Friday, November 30, 2007

Market Tokyo

Bursa Jepang Berakhir Bullish, Eksportir dan Keuangan Berpesta

Penutupan perdagangan di bursa Jepang pada sesi perdagangan kemarin siang (29/11) terpantau menguat. Indeks-indeks di bursa Jepang berhasil bertahan pada teritori positif atas imbs positif dari komentar Donald Kohn. Kohn mengisyaratkan bahwa kemungkinan besar fed akan kembali melakukan penurunan suku bunga di AS. Eksportir Jepang bergembira oleh berkurangnya kekhawatiran resesi di pasar terbesar Jepang tersebut.

Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Desemberditutup menguat tajam 2.5% dan berada pada posisi 15555. Indeks spot Nikkei 225 mengalami peningkatan sebesar 359.96 poin (2.4%) menjadi 15513.74. Sementara itu, indeks Topix menguat 38.83 poin (2.6%) dan berakhir pada level 1514.47. Saham-saham yang memperoleh penguatan pada perdagangan sepanjang hari kemarin antara lain Nintendo, meningkat 2900 yen (4.7%) menjadi 65100 yen. Mitsubishi UFJ naik 62 yen menjadi 1076 yen. Mizuho FG naik 26000 yen (4.7%) menjadi 583000 yen. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Lompat 1,111 Poin, Sektor Property Leading

Bursa Hong Kong kemarin kembali berakhir menguat (29/11). Oleh spekulasi bahwa The Fed masih akan menurunkan suku bunganya, indeks Hang Seng melonjak hingga ke level tertingginya selama dua minggu. Adapun saham properti tampak memimpin penguatan pada sesi perdagangan kemarin.

Adapun indeks Hang Seng akhiri sesinya dengan menguat sebesar 1,111.30 poin atau 4.1% ke level 28,482.54, merupakan level penutupan tertinginya sejak 15 November lalu, namun angka tersebut telah menurun dari level tertinggi hariannya yang berada di level 28,667.27. Sementara indeks Hang Seng berjangka juga terpantau menguat sebesar 1,049 poin ke level 28,479, setelah bergerak dari level 28,227 hingga 28,700.

Sun Hung Kai Properties Ltd. tampak memimpin penguatan, yang terjadi pada saham-saham property kemarin, atas adanya spekulasi bahwa bunga kredit Hong Kong juga akan menurun sejalan dengan penurunan suku bunga The Fed. Li & Fung Ltd., yang juga merupakan pemasok untuk Wal-Mart Stores Inc., ikut menanjak atas ekspektasi bahwa tingkat pemesanan dari AS akan dapat terus stabil. Selain itu, Ping An Insurance (Group) Co. juga menguatnya kemarin setelah umumkan pembeliannya atas saham Fortis, perusahaan jasa keuangan terbesar di Belgia. (REUTERS/RISET-iwan)

Thursday, November 29, 2007

Market Tokyo

Nikkei Melonjak 2.14% oleh Saham Eksportir

Indeks bursa Jepang , Nikkei mencatat rebound tajam pada hari ini (29/11) dengan meningkat sebesar (2.14%) pada level 15475.83 dan indeks berjangka Desember terpantau melompat sekitar 350 poin di level 15480. Nikkei dibuka menguat tajam karena naiknya saham-saham exportir setelah melemahnya nilai yen ke level 110 dan peningkatan Wall Street karena perkiraan penurunan suku bunga.
Fokus pasar lainnya terhadap Softbank Corp yang memperkirakan akan membukukan keuntungan investasi yang berhubungan dengan Alibaba.com Ltd sebesar 55 milyar yen dalam kuartal sekarang yang berakhir Desember. Pasar Jepang rebound mengikuti bursa US dan stabilnya nilai mata uang. Pasar memperkirakan Nikkei diperdagangkan di level 15,250-15,500. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,330-15,560 dan disettle di level 15,535.

Nintendo Co Ltd dan NTT mengatakan akan bekerjasama di Jepang untuk mempromosikan akses internet untuk penjualan game Nintendo Wii. Sumitomo Chemical Co Ltd, perusahaan kimia terbesar keempat di Jepang menurut market value memperkirakan peningkatan harga minyak untuk mendorong keuntungan atas kerjasama barunya di Saudi petrochemical. Perusahaan bekerjasama dengan 50-50 joint venture dengan Perusahaan minyak Saudi Aramco. Sanyo Electric Co dan Aron Co akan bekerjasama mengembangkan produk elektronik untuk dijual dibawah merek Aeon dan Sanyo bertujuan untuk membangkitkan lagi bisnisnya yang bermasalah. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Berakhir Bullish oleh Saham Property

Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong kemarin sore (28/11) kembali memperlihatkan penguatan pada indeks-indeks benchmarknya. Harga saham di bursa Hong Kong sebagian besar terangkat sehubungan dengan peningkatan yang terjadi pada sector property yakni adanya spekulasi pemotongan suku bunga di AS bulan depan.

Berita penyuntikan dana sebesar 7.5 miliar dolar AS ke Citigroup juga turut membantu mengangkat sentiment para investor. Menguatnya nilai tukar yuan membantu menguatnya nilai asset property dalam negeri.

Indeks berjangka Hang Seng kontrak bulan Desemebr mengalami peningkatan dan ditutup pada level 27425 dengan pergerakan pada kisaran 26939 – 27519. Indeks spot Hang Seng menguat 161.03 poin (0.59%) menjadi 27371.24 poin. Nilai transaksi pada perdagangan kemarin senilai 104.13 miliar hkd.

Saham Sinotruk yang melakukan IPO kemarin mengalami tekanan dan ditutup anjlok sebesar 15.7% dari harga IPO-nya. Sinotruk ditutup pada harga 10.86 hkd setelah IPO-nya pada harga 12.88 hkd. (eFINET/RISET-iwan)

Wednesday, November 28, 2007

Market Tokyo

Nikkei Pagi Leading oleh Saham-Saham Keuangan

Indeks bursa Jepang, Nikkei, pagi hari ini (28/11) mengawali perdagangan dengan penguatan terbatas sebesar 48.29 poin (0.3%) pada level 15271.14, sementara indeks berjangka untuk periode bulan Desember menguat 50 poin pada level 15255. Saham-saham keuangan seperti Mitsubishi UFJ Financial Group memberikan peningkatan bursa saham pada hari ini setelah adanya peningkatan tajam dari Wall Street karena pembelian saham Citigroup oleh Abu Dhabi tetapi peningkatan kemungkinan terbatasi karena bursa Wall Street masih volatile. Selain itu bursa saham Jepang sudah memfaktor berita Citigroup kemarin tetapi naiknya saham keuangan di US akan mendorong saham-saham sejenis di Jepang menurut Yutaka Miura, deputy manager dari Shinko Securities.

Miura juga mengatakan setelah bursa dibuka, pasar mix diantara beli dan jual karena tidak adanya kunci utama untuk menuntun perdagangan hari ini. Pasar tidak dapat meningkat tanpa pelemahan yen dan rallynya bursa Wall Street. Fokus pasar lainnya terhadap Astellas Pharma Inc Fokus pasar lainnya terhadap Astellas Pharma Inc yang akan membeli perusahaan biotech dari US, Agensys Inc sebesar $387 juta untuk meningkatkan riset antibody dan pengembangan pengobatan kanker.

Nikkei diperkirakan diperdagangkan dalam range 15,100-15,400. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,090-15,285 dan disettle di level 15,270. Toshiba Corp dan NEC Electronics mengatakan mereka akan bergabung mengembangkan chips 320 nanometre untuk menjaga persaingan dengan rivalnya. INPEX Holdings Inc membeli 10% saham dalam proyek pengembangan Joslyn oil sands di Alberta, Kanada dari perusahaan minyak dan gas Perancis, Total. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Menguat Terbatas, Kecemasan Subprime dan Penguatan Saham Batubara China

Tidak seperti bursa Asia utama lainnya, Jepang dan Korea Selatan, yang mampu berbalik menguat pada penutupan sesi kemarin (27/11), bursa Hong Kong masih berakhir melemah sehingga kurangi penguatan tajam lusa. Adanya pemberitaan bahwa HSBC akan mengeluarkan dana penjaminan bagi dua dana investasinya yang terdera dampak krisis kredit dan Temasek Holdings (Singapura) akan menjual kepemilikannya di Bank of China membuat sentimen negatif masih mendominasi pasar. Adapun indeks Hang Seng akhirnya ditutup melemah sebesar 416.41 poin atau 1.51% ke level 27,210.21, setelah bergerak di kisaran26,637.61 sampai 27,552.34. Level penutupan tersebut berhasil sedikit menguat dari level terendah hariannya, karena tertopang oleh penguatan pada saham-saham pertambangan batubara China, atas adanya ekspektasi bahwa harga batubara masih akan menguat pada tahun depan.

Sementara indeks berjangka Hang Seng “hanya” melemah sebesar 625 poin ke level 27,105; dengan 26,601 sebagai level terendah dan 27,582 tertinggi. Untuk sesi hari ini, diprediksi indeks akan bergerak sideways dengan berfluktuatif di sekitar level tertentu. Hang Seng Bank turun 2.11% ke level HK$139.30; BOC Hong Kong turun 1.84% menjadi HK$18.14; dan Bank of China turun 5.19% ke level HK$4.02. (REUTERS/RISET-iwan)

Tuesday, November 27, 2007

Market Tokyo

Nikkei Terkoreksi Tajam pada Sektor Saham Keuangan

Indeks bursa saham Jepang, Nikkei, pada perdagangan pagi ini (27/11) melemah tajam turun 197.26 poin (-1.30%) pada level 14937, sementara indeks berjangka kontrak Desembernya anjlok 370 poin pada posisi 14830. Nikkei merosot oleh turunnya saham-saham keuangan seperti Mizuho Financial Group Inc karena kekhawatiran masalah kredit kembali yang membuat bursa Wall Street terkoreksi sangat tajam.

Fokus lainnya terhadap Matsushita Electric Industrial Co yang merencanakan untuk membangun pabrik di Jepang Barat. Pada perdagangan hari ini bursa kembali diperhadapkan masalah subprime tetapi diperkirakan bursa saham kembali akan berada di level oversold untuk level di bawah 15,000 ini sehingga kemungkinan sulit untuk pasar membuat level terendah baru.

Index diperkirakan diperdagangkan di level 14,800-15,100. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 14,850-15,120 dan disettle di level 14,850. Bursa Wall Street terkoreksi karena kekhawatiran masalah mortgage karena berita negative dari HSBC Holdings dan Freddie Mac dan Fannie Mae.

DDo Drinco melaporkan peningkatan keuntungan operasional sebesar 26.6% untuk 9 bulan. IHI akan menjual Properti di Tokyo kepada Dai-ichi Mutual Life Insurance Co. Sumitomo Trust & Banking Co mengatakan presidennya merencanakan untuk turun karena alasan kesehatan dan Hitoshi Tsunekage, Managing executive office akan menggantikannya. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Kembali Meroket Lebih Dari 1000 Poin, Dipimpin China Mobile

Menyusul penguatan Wall Street, kemarin (26/11) bursa Hong Kong turut menguat dalam level terbesarnya untuk lebih dari 7 sesi sebelumnya. Adapun China Mobile Ltd. merupakan pemimpin penguatannya, dan mendorong beberapa saham-saham telekomunikasi lain turut menguat hingga mencapai level rekor harga tertingginya.

Li & Fung Ltd. dan HSBC Holdings Plc juga menguat setelah dilaporkan bahwa angka retail sales AS akan meningkat mengikuti tingginya tingkat belanja untuk perayaan Thanksgiving, sehingga perlambatan ekonomi AS pun diprediksi tidak akan mengalami perlambatan yang signifikan. Bank of Communications Co. juga meningkat setelah mengumumkan adanya rencana untuk bekerjasama dengan HSBC.
Adapun indeks Hang Seng akhirnya ditutup menguat sebesar 1,085.53 poin atau 4.1% ke level 27,626.62. Sementara indeks Hang Seng berjangka naik sebesar 1,160 poin ke level 27,730; setelah bergerak di kisaran 27,300 sampai 27,761.

Sentimen positif tampak mulai menyelimuti bursa global kemarin, namun beberapa analis masih berpendapat bahwa kondisi belum stabil, dan masih akan cenderung berfluktuatif. (REUTERS/RISET-iwan)

Monday, November 26, 2007

Market Tokyo

Nikkei Pagi Menguat Tajam, Imbas Menguatnya Wall Street

Nikkei pada awal minggu pagi ini (26/11) meningkat tajam dengan indeks berjangka Desember naik 220 poin pada level 14995 sementara indeks cash-nya terpantau melonjak 84.86 poin (0.57%) pada level 14973. Bursa Wall Street akhir minggu lalu mencatatkan peningkatan tajam karena naiknya saham-saham retail dan perbankan sehingga meningkatkan saham perbankan di Jepang seperti Mitsubishi UFJ Financial Group. Saham lainnya yang menjadi focus adalah Sanyo Electric Co Ltd yang memutuskan untuk membukukan tambahan kerugian lebih dari 100 milyar yen dalam pendapatan perusahaan induknya untuk bisnis yang berakhir Maret 2001 setelah perusahaan mereview hasil yang lalu. Sedikit melemahnya nilai yen juga diperkirakan memberikan sentiment positif bagi sektor exportir.

Dengan meningkatnya bursa Wall Street dan melemahnya yen ke level 109 akan membuat bursa saham menemukan support dan meningkat mencoba level 15,000. Tetapi kekhawatiran akan kesehatan kesehatan perekonomian US dan kurangnya faktor yang kuat untuk membeli diperkirakan akan membuat peningkatan terbatasi. Saham perbankan do Tokyo seharusnya meningkat setelah mendapat tekananj ual pada minggu lalu sehingga membuat Nikkei menyentuh level terendah dalam 16 bulan.

Nikkei diperkirakan diperdagangkan dalam range 14,750-15,100. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 14,875-15,020 dan disettle di level 15,000. Bridgestone Corp akan meningkatkan harga untuk pergantian ban pada tanggal 1 Maret. Fujitsu melaporkan penurunan keuntungan kuartal sebesar 62% karena penurunan harga hard drive. Astellas Pharma Inc akan mem-buy back sebesar 8 juta lembar. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Berakhir Rebound, Namun Masih Turun 3.9% Pekan Lalu

Bursa Hong Kong akhiri sesi mingguannya dengan menguat (23/11), terangkat oleh aksi bargain buying investor yang membeli saham-saham perusahaan besar yang telah terkoreksi pada beberapa sesi terakhir. Adapun saham properti dan perbankan China tampak pimpin penguatan.

Selain aksi bargain buying, komentar salah satu konglomerat Hong Kong, Lee Shau-kee, yang menyatakan bahwa Ia bersedia untuk menanamkan modal sebesar HK$10 milyar di bursa saham juga membantu angkat sentimen pasar saat ini, di tengah sepinya faktor pengangkat lainnya mengingat bursa AS yang tutup negatif malam sebelumnya, oleh perayaan hari terima kasih (thanksgiving day). Adapun volume perdagangan Hong Kong masih tergolong sepi karena banyak investor yang masih menunggu arahan yang lebih jelas sebelum memutuskan untuk kembali masuk pasar.

Indeks Hang Seng berakhir menguat sebesar 536.17 poin atau 2.1% ke level 26,541.09, dengan 26,305.45 sebagai level terendah dan 26,723.34 tertinggi. Sementara indeks berjangka Hang Seng meningkat sebesar 483 poin ke level 26,570; setelah bergerak pada kisaran 26,164 sampai 26,658.

Saham properti dan saham-saham China pimpin kenaikan indeks, namun saham properti memberikan sumbangan yang lebih menonjol. Terlihat dari sub-indeks properti yang hari ini naik sebesar 1,007.55 poin atau 3.07% ke level 33,850. 64, sementara sub-indeks saham-saham China hanya naik 130.29 poin atau 0.84% menjadi 15,691.71. (REUTERS/RISET-iwan)

Friday, November 23, 2007

Market Tokyo

Nikkei Ditutup Mixed, Membaiknya Kinerja Emiten

Penutupan perdagangan di bursa Jepang pada kemarin siang (22/11) akhirnya dapat ditutup pada teritori positif setelah sempat mengalami penurunan pada sesi sebelumnya. Para investor yang sempat dipenuhi sentimen negatif mulai beranjak melakukan bargain hunting. Kondisi ini disebabkan oleh fundamentl dari perusahaan-perusahaan yang memang menunjukkan peningkatan.

Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Desember mengalami penutupan stabil pada level 14780 poin. Sementara itu, indeks spot Nikkei mengalami penutupan menguat sebesar 51.11 poin (0.3%) menjadi 14888.77 poin. Indeks Topix yang cakupannya lebih luas mengalami penurunan sebesar 1.34 poin (0.1%) menjadi 1437.38.

Honda mengalami penurunan sebesar 50 yen menjadi 3570 yen. Toyota Motors mengalami penurunan sebesar 70 yen dan ditutup pada 5870 yen. Daikin Industries mengalami penurunan sebesar 240 yen menjadi 5420 yen. Sementara itu, Sumitomo Mitsui menguat 17000 yen menjadi 813000 yen. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hangseng tertekan oleh Bursa China

Indeks saham Hong Kong turun tajam dalam dua sesi berturut-turut menyusul pelemahan bursa saham Cina akibat aksi jual saham para investor di negeri tirai bambu tersebut, hal tersebut menyebabkan rebound pada sesi awal perdagangan menjadi terhapus dengan indeks H shares yang turun 2.7% akibat kekhawatiran melambatnya ekonomi AS hingga tahun 2008. HSBC Holdings plc ditutup melemah 1.2% menembus harga terendahnya sejak April 2006. Indeks Hang Seng <.HSI> ditutup melemah 2.3% atau 613.27 poin ke level 26,004.92. H shares <.HSCE> turun 432.08 poin ke level 15,561.42.

Volume perdagangan mencapai 123.8 miliar HKD (15.9 miliar USD). China Life turun 4.8%. Ping An merosot 4.1%. China Telecom naik lebih dari 2% akibat berkembangnya ekspektasi bahwa penyedia layanan telefon berbasis fixed-line akan dapat memberikan layanan telefon mobil/selular. Hsaham perusahaan listrik Hong Kong CLP Holdings menguat 1% menyusul upgrade peringkat sahamnya Goldman Sachs. Saham operator jalan tol Cina menguat menyusul penguatan nilai tukar yuan ke level tertinggi setelah revaluasinya, Shenzhen Expressway naik 2.1% dan Jiangsu Expressway menguat lebih dari 2%. (REUTERS/RISET-iwan)

Thursday, November 22, 2007

Market Tokyo

Nikkei Berjangka Dibuka Menguat Terbatas

Indek Nikkei Jepang pada pagi hari ini (22/11) khususnya indeks berjangka kontrak Desember dibuka meningkat terbatas 35 poin pada level 14645. Indeks berjangka dibuka mendahului bursa spotnya. Diperkirakan indeks akan melemah hari ini karena mendapat tekanan dari penurunan Wall Street oleh kekhawatiran ekonomi dan menguatnya yen dengan saham-saham exportir seperti Canon Inc akan terkena dampaknya.

Pasar juga akan terfokus dengan Mitsubishi UFJ Financial Group Inc yang membukukan penurunan keuntungan semester 1 sebesar 49% dalam semester I karena terkena dampak investasi yang berhubungan dengan subrpime dan kerugian dalam unit credit card.

Bursa saham US mengalami penurunan karena adanya tanda-tanda masalah dalam pasar housing semakin memburuk dan memberikan dampak negative bagi perekonomian sementara kekhawatiran bertumbuh mengenai dampak dari kerugian subprime mortgage yang kemungkinan lebih besar pada tahun depan.

Dolar melemah ke level terendahnya terhadap yen dalam lebih dari 2 tahun karena investor mengkhawatirakan resiko dari perdagangan karena kekhawatiran kredit dan kesehatan perekonomian US. Secara teknikal, bursa saham jepang merupakan bursa dimana mereka dapat memperkirakan rebound terutama dalam jangka pendek tetapi jika yen tidak melemah dan bursa saham US tidak pulih maka gambaran jangka panjang tidak terlalu bagus. Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 14,500-14,900. Matshushita Electric Co mengatakan perusahaan bertujuan untuk pertumbuhan double digit atas penjualan luar negeri dalam kuartal Oktober-Desember karena permintaan yang positif dari permintaan untuk plasma TV dan DVD Recorders. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Ambruk Lagi Lebih Dari 1100 Poin! Kecemasan AS dan Harga Minyak

Setelah berhasil menguat, kemarin (21/11) indeks Hang Seng ambruk lagi dengan turun lebih dari 1100 poin, ini merupakan pelemahan terbesar kedua sepanjang tahun ini. Adanya kecemasan atas kondisi ekonomi AS dan terus meroketnya harga minyak membuat investor banyak yang memilih untuk memutuskan posisinya di pasar.

Saham properti leader pelemahan kemarin, banyak disebabkan pengambilan momentum aksi ambil untung setelah menguat tajam pada dua bulan terakhir ini. Selain itu saham penerbangan juga melemah, khususnya disebabkan oleh kenaikan harga minyak mendekati $100 per barel yang dapat mengancam penurunan tingkat laba perusahaan. Bahkan saham komoditi pun ikut melemah pada sesi perdagangan kemarin, walaupun tingkat harga tengah menguat sejalan dengan harga minyak, oleh karena fokus investor saat ini adalah lebih kepada ketidakpastian pada kondisi ekonomi AS.

Adapun indeks Hang Seng ditutup turun tajam sebesar 1,153.02 poin atau 4.15% ke level 26,618.19; dengan 26,500.54 sebagai level terendah dan 27,303.91 tertinggi. Sementara indeks berjangkanya turun 947 poin ke level 26,498; setelah bergerak dalam kisaran 26,323 sampai 27,180.

Sub-indeks properti juga turut ambruk, turun 1,865.96 poin atau 5.26% ke level 33,629.07; sementara sub-indeks saham-saham China turun 873.88 poin atau 5.18% menjadi 15,993.5. (REUTERS-RISET-iwan)

Wednesday, November 21, 2007

Market Tokyo

Nikkei Rebound Menguat Oleh Aksi Bargain Buying

Tampil beda dari mayoritas bursa Asia yang merah kemarin (20/11), bursa Jepang berakhir menguat setelah sempat anjlok lebih dari 2% pada sesi paginya hingga ke bawah level 15,000. Rendahnya indeks kemudian memicu spekulasi bahwa tekanan jual sejauh ini telah menekan harga-harga saham menjadi jauh lebih merah, sehingga aksi pemburuan saham yang sedang murah (bargain buying) pun meramaikan akhir-akhir sesi bursa ini.

Masatoshi Sato dari Mizuho Investors Securities Co mengatakan bahwa setelah indeks anjlok ke bawah level 15,000 banyak penjual menjadi pembeli, karena ketakutan akan terjadinya penurunan lebih jauh telah berkurang.

Adapun indeks Nikkei berakhir menguat sebesar 168.96 poin atau 1.212% ke level 15,211.52; sementara indeks berjangkanya naik sekitar 1% ke level 15,205; setelah bergerak di kisaran 14,730 sampai 15,230. Topix, indeks dengan cakupan lebih luas, juga menguat yaitu sebesar 10.03 poin atau 0.7% ke level 1,466.64. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Berakhir Menguat, Rebound Saham-Saham Blue Chip China

Layaknya roller coaster, kemarin (20/11) bursa Hong Kong berjalan dengan turun dan naik tajam. Setelah sempat anjlok lebih dari 1000 poin, akhirnya sore ini indeks Hang Seng berhasil mengakhiri sesinya dengan menguat, terangkat oleh rebound yang terjadi pada saham-saham blue chip China seperti China Mobile, China Life, China Construction Bank (CCB) dan CNOOC.

Adapun rebound saham blue chip pada sesi sore merupakan imbasan oleh penguatan pada bursa Jepang dan Shanghai yang lebih dulu mengakhiri sesinya dengan menguat, oleh aksi bargain buying. Selain itu, adanya ekspektasi bahwa The Fed akan umumkan adanya proyeksi ekonomi yang mensinyalkan akan adanya perbaikan juga termasuk salah satu faktor yang mengangkat sentiment pada pasar kemarin.

Adapun indeks Hang Seng akhiri sesinya dengan menguat sebesar 311.04 poin atau 1.13% ke level 27,771.21; dengan 26,404.28 sebagai level terendah dan 27,851.31 tertinggi. Sementara indeks berjangka Hang Seng hari ini juga menguat, yaitu 275 poin menjadi 27,445; setelah bergerak dalam kisaran 23,170 sampai 27,747. Sub-indeks saham-saham China juga terpantau menguat yaitu sebesar 332.21 poin atau 2.01% ke level 16, 867.38, bangkit setelah sempat melemah ke level 15,744.88. (REUTERS/RISET-iwan)

Tuesday, November 20, 2007

Market Hongkong

Bursa Hong Kong Berakhir Bearish Meski tertahan Property dan Telekomunikasi

Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong kemarin sore (19/11) terpantau kembali membukukan penurunan. Pada sesi perdagangannya kemarin, indeks-indeks benchmark di bursa Hong Kong bergerak dengan sangat volatil. Kekhawatiran para investor tentang penundaan penerapan program QDII mengakibatkan indeks saham tertekan ke teritori negatif. Meskipun demikian, melemahnya indeks hang Seng tertahan oleh peningkatan yang terjadi pada saham-saham property. Indeks berjangka Hang Seng untuk kontrak bulan November mengalami penutupan pada level 27155 poin. Indeks berjangka ini telah bergerak pada kisaran 27096 – 27600. Indeks spot Hang Seng ditutup turun 154.26 poin (0.56%) menjadi 27460. Indeks saham H turun 202.56 poin (1.21%) menjadi 16535.17.

Saham-saham dari sektor telekomunikasi masih menjadi pusat perhatian setelah pemerintah China memberikan izin bagi perusahaan fixed-line untuk mengembangkan operasinya ke dalam pelayanan selular. China Telecom naik 0.24 hkd (4.61%) menjadi 5.45 hkd. China Netcom naik 1.1 hkd (5.49%) menjadi 21.15 hkd. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Tokyo

Nikkei Melemah Tajam, Kekuatiran Masalah Kredit AS

Indeks Nikkei pagi hari (20/11) melemah tajam dan membukukan level terendah baru dalam tahun ini setelah Wall Street terkoreksi tajam akibat kekhawatiran masalah kredit dan kesehatan perekonomian US setelah Goldman Sachs menurunkan peringkat Citigroup. Indeks cash berada di level 14798.68 atau merosot sekitar 243 poin (-1.62%), sementara indeks berjangka Desember anjlok 255 poin pada level 14785.
Pasar terfokus dengan Sumitomo Trust & Banking Co dan Aozora Bank Ltd setelah Nikkei business daily mengatakan rencana mereka untuk membentuk kerjasama bisnis dengan focus kemungkinan merger. Senin kemarin, Goldman Sachs merekomendasikan investor untuk menjual saham Citigroup dengan mengatakan Citigroup kemungkinan write off sebesar$15 milyar karena kerugian mortgage. Wall Street membukukan penurunan tajam, Nikkei Future juga terkoreksi tajam dan yen menguat sehingga tidak ada yang dapat dilakukan menurut GM dari Nikko Cordial Securities.

Secara teknikal, Pasar sudah oversold yang secara normal akan memimpin untuk short covering dan kemungkinan akan menjadi point utama hari ini tetapi keadaan global yang memburuk tidak memberikan alasan untuk adanya pembelian yang kuat. Kekhawatiran kredit setelah peringkat Citigroup diturunkan oleh “neutral” menjadi “sell” dan Swiss Re mengumumkan untuk write down sebesar $1.07 milyar. Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 14,650-15,000. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 14,740-15,060 dan disettle di level 14,780. Sumitomo Mitsui Financial Group membukukan penurunan keuntungan sebesar 30% dalam bulan April-September karena kerugian investasi subprime tetapi tidak merubah perkiraan tahunannya. (REUTERS/RISET-iwan)

Monday, November 19, 2007

Market Tokyo

Nikkei Awal Menguat, Range Terbatas

Nikkei pagi hari ini (19/11) bergerak dalam range sempit dengan meningkat sekitar 103.61 poin (0.70%) pada level 15258.22 untuk indeks cash, sementara indeks berjangka Desember naik 100 poin pada level 15280. Peningkatan yang terjadi kemungkinan akan mendapat tekanan jual, namun penurunan bursa tertahan oleh kuatnya performance dari sektor energy seperti Inpex Holdings Inc.
Saham perbankan besar seperti Mizuho Financial Group menjadi focus setelah Nikkei Business Daily mengatakan Japan’s banking regulator sedang menjelajahi untuk mengijinkan perbankan untuk invest di perusahaan non keuangan. Bursa juga mendapat dukungan dari peningkatan yang terjadi di Wall Street dengan kuatnya sektor teknologi dan energy. Tetapi pergerakan bursa diperkirakan akan bergantung dengan pergerakan nilai mata uang dimana bursa melihat pergerakan yen.

Pemulihan yang terjadi di bursa US dan melemahnya yen akan membantu bursa saham Nikkei terutama sektor exportir tetapi kekhawatiran masalah kredit dan perekonomian US masih ada sehingga tidak ada alasan yang jelas untuk membeli sehingga bursa meningkat tajam. Dengan meningkatnya kompetisi global di sektor perbankan, The Financial Services Agency juga mempertimbangkan untuk menghilangkan peraturan yang akan mengijinkan perbankan untuk melakukan perdagangan di komoditi dan komoditi future.

Nikkei diperkirakan akan bergerak dalam range 15,000-15,300. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,105-15,250 dan disettle di level 15,190. Resona Holdings Inc melaporkan penurunan keuntungan semester 1 sebesar 74%. Tetapi meningkatkan perkiraan tahunannya. Sony Financial Holdings yang diperdagangkan perdana dalam bulan Oktober mengatakan membukukan keuntungan bersih sebesar16.7 milyaryen untuk 6 bulan sampai bulan September atau naik 51.8% dari tahun lalu. Perusahaan tidak merubah perkiraan tahunannya dan memproyeksikan keuntungan bersih sebesar 21 milyar yen. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Terperosok Lagi, Turun Lebih Dari 1000 Poin Imbas Wall Street

Oleh imbasan pelemahan bursa AS, hari ini (16/11) bursa Hong Kong kembali terperosok turun lebih dari 1000 poin. Adanya ekspektasi bahwa pemerintah China akan terus menaikkan suku bunganya membuat investor cemas bahwa pada akhirnya aliran dana dari China berkurang untuk berinvestasi di Hong Kong.

Ketidakpastian pada pelonggaran peraturan QDII dalam pengizinan individu China untuk berinvestasi di Hong Kong juga kurangi sentimen hari ini, karena pasar sudah mencium adanya rencana pemerintah China untuk mengubah rencana tersebut mengingat adanya usaha mereka untuk mengurangi aliran dana illegal ke pasar saham Hong Kong.

Indeks Hang Seng hari ini akhiri sesinya dengan anjlok 1,136.78 poin atau 3.95% ke level 27,614.43, dengan 27,496.15 sebagai level terendah dan 28,120.42 tertinggi; sepanjang minggu ini indeks telah bukukan pelemahan sebesar 1,168.98 poin atau 4.06%. Sementara indeks berjangka Hang Seng juga tampak terperosok, dengan turun 1,371 poin ke level 27,255; setelah bergerak dalam kisaran 27,255 sampai 28,030.

Sampai didapatinya kejelasan mengenai kondisi ekonomi AS, diprediksi Hang Seng masih akan bergerak turun-naik tajam seperti rollercoaster. Saham-saham China merah hari ini di mana sub-indeks saham-saham China turun sebesar 747.73 poin atau 4.28% menjadi 16,737.73. Di antara para pemodal besar, tercatat hari ini bahwa China Mobile anjlok 4.58% ke level HK$ 133.2; HSBC turun 1.87% menjadi HK$136.2; dan China Life turun 3.12% menjadi HK$43.45. (REUTERS/RISET-iwan)

Friday, November 16, 2007

Market Tokyo

Bursa Jepang Mixed, Nikkei Melemah Tertekan Eksportir

Penutupan perdagangan di bursa Jepang siang kemarin (15/11) kembali memperlihatkan retreat pada indeks Nikkei setelah pada penutupan sesi pertamanya sempat menguat. Rilis data penjualan retail di AS yang kurang memuaskan membuat saham-saham eksportir mengalami tekanan. AS merupakan pasar utama produk-produk ekspor Jepang.<

Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Desember mengalami penurunan sebesar 0.8% dan ditutup pad alevel 15385 poin. Indeks spot Nikkei 225 mengalami penurunan sebesar 103.26 poin (0.7%) menjadi 15396.30. Sementara itu, indeks Topix yang memiliki cakupan lebih luas menguat 1.15 poin (0.1%) menjadi 1498.86.

Saham-saham yang mengalami penurunan pada perdagangan kemarin dipimpin oleh saham-saham eksportir. Honda turun 50 yen menjadi 3830 yen. Nintendo turun 700 yen menjadi 63300 yen. Sharp turun 52 yen menjadi 1778 yen. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Indeks Hang Seng Akan Mencapai Level 35.000 Sebelum Akhir Tahun 2008

Hasil analisa JP Morgan menunjukkan arah indeks Hang Seng akan mencapai level 35.000 dari levelnya saat ini di 28.000 sebelum akhir tahun 2008. Perhitungan itu juga menunjukkan indeks H-shares akan mencapai 22.000 dari levelnya saat ini di 17.000 juga akan dicapai selama tahun 2008.

Hasil analisa para pengamat bursa Amerika menunjukkan bahwa faktor-faktor pendukung penguatan bursa Hong Kong di tahun depan adalah penguatan pertumbuhan ekonomi , pertumbuhan hasil usaha korporasi yang stabil, naiknya arus modal dari daratan China dan turunnya tingkat suku bunga Amerika.

Dengan catatan bahwa keuntungan dari berlanjutnya arus dana dari daratan China akan dinikmati saham-saham perusahaan asal China, jadi bukan saham-saham unggulan perusahaan asal Hong Kong.

JP Morgan mengumumkan akan kenaikan produk domestik bruto yang di perkirakan akan naik sebesar 4.5% atau lebih di tahun depan. Sangat diyakini bahwa pertumbuhan hasil usaha akan tetap kuat tahun depan dan pertumbuhan sebesar 15% akan di capai selama tahun 2008. JP Morgan juga mengatakan bahwa bursa saham Hong Kong dalam kondisi bullish dan di sarankan untuk berinvestasi di sektor properti dan sektor yang berkaitan dengan konsumen demikian baiknya dengan saham-saham perusahaan asal China.

Kesimpulannya adalah selama momentum pertumbuhan ekonomi tetap kuat dan berkelanjutan dan juga pertumbuhan yang dapat mempengaruhi dunia, maka China akan menikmati hasil-hasil pembangunannya.(RISET-iwan)

Thursday, November 15, 2007

Market Tokyo

Nikkei Pagi Bergerak Terbatas dan Mixed

Nikkei terpantau diperdagangkan dalam range yang sempit dan mixed pagi ini (15/11) setelah mengalami rally yang tajam pada perdagangan sebelumnya. Indeks bursa Jepang yang baru saja dibuka terlihat menguat tipis 0.12% (19.02 poin) di level 15517.72, sementara indeks futures untuk kontrak Desember turun sekitar 85 poin pada 15545. Investor terfokus dengan Mizuho Financial Group Inc yang membukukan penurunan keuntungan semester 1 sebesar 17% dan menurunkan perkiraan tahunannya setelah masalah subprime memukul unit sekuritasnya dan meningkatnya biaya kredit.

Indeks berjangka dibuka melemah karena merefleksikan penurunan Wall Street tetapi penurunan kemungkinan terbatasi karena harga saham yang dinilai sudah oversold. Pasar memperkirakan Nikkei diperdagangkan dilevel 15,400-15,650. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,520-15,660 dan disettle di level 15,500 sehingga mengindikasikan adanya penurunan sekitar 30 point dari penutupan kemarin. Sementara Wall Street melemah setelah mengalami rally sebelumnya akibat kekhawatiran masalah kredit.

Mizuho Financial akan menunda merger antara Mizuho Securities dan Shinko Securities selama 4 bulan setelah Mizuho Securities membukukan kerugian semester 1 karena hubungannya dengan Subprime Mortgage. NEC Corp membukukan kecilnya kerugian semester 1. Applied Materials Inc memberikan perkiraan keuntungan yang jauh dibawah perkiraan Wall Street.

Saham-saham yang berhubungan dengan komoditi seperti Mitsui & Co kemungkinan meningkat setelah harga minyak membukukan peningkatan terbesarnya dalam 2 minggu dan harga tembaga meningkat besar dalam 16 bulan. Daikin Industries Ltd kemungkinan meningkat setelah perusahaan mengatakan keuntungan semester 1 meningkat 2 kali lipat. Sementara saham exportir untuk consumer goods seperti Matsushita Electric Industrial Co kemungkinan menurun setelah US Commerce Department mengatakan penjualan Department Store bulan Oktober mengalami penurunan. (REUTERS/RISETiwan)

Market Hongkong

Hang Seng Melesat Naik 1,362.66 Poin! Terbesar ke Dua Dalam Sejarah Bursa Hong Kong

Selain Wall Street, pergerakan bursa China juga merupakan faktor penting yang dapat mengarahkan sentiment pada bursa Hong Kong. Oleh rally tajam bursa China (14/11), bursa Hong Kong turut meroket dengan penguatan terbesar kedua terbesarnya pada sepanjang sejarah bursa Hong Kong.

Kenaikan tajam pada Wall Street dan bursa Shang Hai kemarin menjadi momen yang tepat untuk aksi bargain buying setelah tekanan koreksi pada beberapa sesi terakhir di mana indeks sempat tinggalkan level 27,000 dari level rekor yang di atas 30,000. Sentimen pasar jauh membaik sehingga membuat pengambilan posisi di bursa pun kembali ramai, adapun adanya berita negatif baru mengenai kondisi sektor keuangan dan perumahan masih dipandang perlu untuk dicermati karena masih akan dapat menekan turut indeks seketika.
Indeks Hang Seng akhiri sesinya dengan melambung naik 1,362.66 poin atau 4.9% ke level 29,166.01, setelah bergerak di kisaran 28,622.97 sampai 29,175.26. Adapun kenaikan kemarin merupakan yang ke dua terbesar dalam sejarah bursa Hong Kong, setelah rekor kenaikan tertinggi yang terjadi pada 29 Oktober 1997 di mana indeks meroket sebesar 1,705 poin.
Indeks Hang Seng berjangka juga turut melejit tajam sebesar 1.423 poin menjadi 29,210; dengan 28,521 sebagai level terendah dan 29,220 tertinggi. (REUTERS/RISET-iwan)

Wednesday, November 14, 2007

Market Tokyo

Bursa Jepang Berakhir Bearish oleh Turunnya Harga Minyak dan Emas

Indeks-indeks benchmark di bursa Jepang pada penutupan perdagangannya hari ini (13/11) kembali melanjutkan trend bearishnya yang telah berlangsung selama delapan hari. Penurunan delapan hari berturut-turut ini merupakan yang terpanjang selama lebih dari tiga tahun. Mitsubishi Corp memimpin penurunan tersebut setelah harga minyak mentah dan emas mengalami penurunan akibat spekulasi perlambatan ekonomi AS.

Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Desember mengalami penurunan sebesar 1.2% dan ditutup pada 15035. Indeks spot Nikkei turun 70.46 poin (0.5%) menjadi 15126.63. Indeks Topix turun 1.67 poin (0.1%) menjadi 1454.73. Penurunan indeks pada penutupan perdagangan kali ini tertahan oleh rilis data GDP Q3 Jepang yang melebihi ekspektasi.

Saham-saham yang menjadi penarik turunnya indeks di bursa Jepang terutama berada di sektor pertambangan. Saham-saham tersebut antara lain JFE Holdings, yang turun 2.9% menjadi 5660 yen. Penurunan harga saham perusahaan ini terjadi akibat turunnya harga minyak. Sumitomo Metal turun 2.7% menjadi 463 yen. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Ditutup Menguat, Dipimpin Saham Properti

Bursa Hong Kong (13/11) berhasil akhiri sesinya dengan sebuah penguatan, setelah lewati sesi perdagangan dengan volatilitas yang tinggi. Adanya bargain buying pada saham-saham properti pada menjelang akhir sesi angkat indeks kembali ke teritori positif, adanya ekspektasi bahwa menurunnya suku bunga akan meningkatkan pendapatan sektor properti.

Adapun beberapa bank Hong Kong telah menurunkan suku bunga pinjamannya pada beberapa bulan terakhir.
Indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 137.62 poin atau 0.5% ke level 27,803.35; sebelumnya indeks sempat terjerembab ke bawah level 27,000 yaitu hingga ke level 26,952.94, level 28,010.97 merupakan level tertinggi harian untuk hari ini. Sementara indeks Hang Seng berjangka hari ini juga naik, yaitu sebesar 160 poin ke level 27,787; setelah bergerak di kisaran 26,891 sampai 27,979.

Kemarin, China mengumumkan tingkat inflasinya untuk bulan Oktober yang tunjukkan angka yang kembali meningkat menjadi sebesar 6.5% (yoy), dari 6.2% pad September. Oleh laporan data tersebut, saham-saham properti China anjlok melemah oleh ekspektasi akan terus dinaikkannya suku bunga. Namun penguatan pada saham properti Hong Kong berhasil kalahkan tekanan melemah tersebut, hingga indeks pun dapat berakhir di teritori positif. (EFINET/RISET-iwan)

Tuesday, November 13, 2007

Market Tokyo

Nikkei Melemah oleh Menguatnya Yen, Tertahan GDP Q3 yang Kuat

Nikkei mengawali awal perdagangannya pagi ini (13/11) dengan melemah karena turunnya saham-saham exportir seperti Toyota Motor Corp karena penguatan nilai yen ke level 109 memberikan kekhawatiran investor terhadap outlook keuntungan perusahaan. Sebelum bursa spot dibuka dirilis data GDP Q3 yang ternyata lebih baik dari ekspektasi para ekonom. Data real GDP kwartalan Jepang bertumbuh 0.6% (tahunan 2.6%), di atas perkiraan pasar yang sebesar 0.4%, terdongkrak oleh kuatnya ekspor dan belanja modal (capex). Indeks berjangka dibuka melemah lebih dari 100 poin, namun terangkat oleh rilis data GDP yang kuat, menjadi flat terhadap pasar kemarin pada 15165, sementara indeks cash dibuka turun 48.93 poin (-0.3%) pada level 15148.16.

Saham Isuzu Motor Ltd menjadi focus investor setelah perusahaan membukukan penurunan keuntungan operasional sebesar16% karena penjualan truk di Jepang, Amerika Utara dan Thailand mengalami penurunan yang tajam.

Setelah bursa tutup, Gubernur Bank of Japan, Toshihiko Fukui dijadwalkan untuk memberikan konfrensi pers setelah BOJ mengadakan pertemuannya selama 2 hari. Analis memperkirakan BOJ akan mempertahankan suku bunganya di level 0.5%.

Pasar memperkirakan Nikkei diperdagangkan dalam range 14,900-15,400. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,015-15,230 dan disettle di 15,015. Rohm Co Ltd akan buy back saham. Nippon Steel dan POSCO dari Korea mencapai persetujuan dasar untuk mengembangkan bisnis kerjasama di Asia. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Perbankan, Angkut Hang Seng Turun Ke Tingkat Terendah dalam 1 Bulan

Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong sore ini (12/11) membawa indeks-indeks benchmark di bursa anjlok. Bursa Hong Kong ditutup turun ke titik terendah dalam jangka waktu satu bulan setelah Credit Suisse Group menyatakan bahwa China akan menunda pilot project QDII di Hong Kong. Penundaan ini mengakibatkan para investor China tidak segera dapat menanamkan uangny ake bursa Hong Kong. Pengetatan moneter oleh pemerintah China juga turut memberikan tekanan bagi pergerakan bursa.

Indeks spot Hang Seng ditutup turun 1117.68 poin (3.9%) menjadi 27665.73. Turn over di bursa saham hari ini senilai 4.072 miliar hkd. Sementara itu, indeks berjangka hang Seng untuk kontrak bulan November mengalami penurunan dan ditutup pada level 27390 dengan pergerakan pada kisaran 27347 – 28061 sepanjang perdagangan hari ini.

ICBC mengalami penurunan sebesar 33 sen (5.2%) dan ditutup pada harga 6.06 hkd. ICBC turun oleh peningkatan reserve ratio di China yang diperkirakan akan mengakibatkan berkurangnya kemampuan penyaluran kredit oleh bank. HSBC turun 4.2 hkd menjadi 136.80 setelah diberitakan akan melaporkan kerugian tambahan sebesar 1 miliar dolar akibat sub prime. (efinet/RISET-iwan)

Monday, November 12, 2007

Market Tokyo

Nikkei Berakhir Melemah, Terimbas Pidato Bernanke yang Negatif

Tidak hanya nilai tukar dolar dan bursa saham AS dibuat anjlok oleh pernyataan Bernanke yang cukup Hawkish dalam menggambarkan bahwa perekonomian AS akan mengalami perlambatan pada kuartal IV nanti. Jum'at lalu (09/11) bursa Jepang juga turut lesu oleh pidato semalam, mengingat besarnya ketergantungan perekonomian Jepang terhadap pasar AS.

Dalam pidatonya Bernanke menyatakan bahwa masalah inflasi dan perlambatan ekonomi tengah mengancam perekonomian AS secara bersamaan, oleh karena ini pasar mengartikan bahwa The Fed tidak akan menurunkan suku bunga lanjutan pada tahun ini dan membiarkan perlambatan ekonomi terjadi. Seorang analis Jepang hari ini mengatakan bahwa proyeksi tingkat pendapatan perusahaan eksportir Jepang cenderung akan menurun hingga 6 bulan ke depan. Indeks Nikkei berakhir turun sebesar 188.15 poin atau 1.2% ke level 15,583.42 di Tokyo, merupakan level terendahnya selama tiga bulan; adapun sebelumnya indeks sempat naik tipis sebesar 0.4%. Sementara Nikkei berjangka turut terpantau melemah, yaitu turun sebesar 1.1% ke level 15,560.
Adapun indeks Topix yang mencakup seluruh saham yang diperdagangkan di Tokyo Stocks Exchange, hari ini melemah sebesar 22.59 poin atau 1.5% menjadi 1,494.35, setelah sebelumnya sempat naik sebesar 0.5%. Pada keseluruhan minggu ini, Nikkei telah bukukan pelemahan sebesar 5.7%, dan Topix sebesar 6.6%, merupakan pelemahan mingguan ke dua terbesar yang pernah terjadi pada keduanya di tahun ini. (REUTERS-RISET-iwan)

Market Hongkong

Perbankan Hong Kong Memotong Tingkat Suku Bunga Pinjaman Sebesar 25 Basis Poin

Hari Jumat lalu ( 9/11 ) perbankan Hongkong mengumumkan penurunan tingkat suku bunga pinjaman untuk kali kedua di dalam minggu ini dan para analis memperkirakan akan ada kemungkinan untuk diturunkan lagi sebelum akhir tahun ini atau awal tahun depan. Meningkatnya likuiditas di dalam sistem perbankan membawa tingkat suku bunga antar bank turun dan dengan demikian menekan suku bunga pinjaman sebesar 25 basis poin , efektif Senin ( 12/11 ).

Perbankan local sudah memotong suku bunga pinjaman sebesar 25 basis poin pada tanggal 1 Nopember lalu setelah Hongkong Monetary Authority memotong suku bunga menyesuaikan dengan apa yang dilakukan di Amerika. HIBOR (Hong Kong Interbank Offered Rate) 3 bulan, turun ke 3.38 % untuk untuk hari Jumat (9/11) kemarin, turun dari 3.48% di hari Kamis (8/11) dan sangat rendah dibandingkan 5.5% pada tanggal 17 Oktober lalu. HIBOR mencapai level terendahnya pada minggu ini untuk dua tahun terakhir ini. Hal ini dipicu oleh terjadi nya mega IPO yang menambah jumlah uang yang masuk kedalam sistem perbankan. Sebagai contoh IPO dari Alibaba.com bernilai 452 milyar Hong Kong dolar dan akan menambah jumlah dana yang dapat dijadikan pinjaman di dalam perbankan Hong Kong. Dan pelemahan AS dolar . keterkaitan Hong Kong dollar terhadap US dollar juga merupakan tekanan terhadap HIBOR. Otoritas Keuangan Hongkong minggu lalu telah menjual 9.4 milyar hkd untuk mempertahankan nilai tukar hkd. Nilai tukar HKD terhadap dolar Amerika adalah 7.80 dan telah bergerak di kisaran 7.75 sampai 7.86 dalam minggu lalu.

Pada Rabu (7/11) lalu dolar Amerika ada pada nilai tukarnya yang terendahnya terhadap euro, yang disebabkan rumor bahwa China akan melakukan difersifikasi dalam cadangan devisanya dengan menguragi persentasi jumlah dollar Amerika. Saat ini dari cadangan devisa China, 60% adalah US dollar, senilai 1.53 triliun dollar US. Bila HIBOR akan tetap pada level nya yang sekarang, maka akan ada kemungkinan bank akan memotong tingkat suku bunga pinjaman lagi sebesar 25 basis poin lagi sebelum akhir tahun ini atau mungkin awal tahun depan demikinan Paul Lee, senior analis dari Tai Fook Securities. Hong Kong cenderung mengikuti tingkat suku bunga Amerika untuk mempertahankan nilai tukar hkd walaupun bank-bank lokal mempunyai fleksibilitas untuk menentukan sendiri tingkat suku bunga pinjaman mereka.

HSBC Holdings sudah menurunkan tingkat suku bunga pinjamannya pada Jumat (9/11). Dan yang akan memberlakukan tingkat suku bunga pinjaman yang baru pada hari Senin (12/11) adalah HSBC unit Hang Seng Bank, BOC Hong Kong yaitu pada 7%, Standard Chartered Dan Bank of East akan menetapkan menjadi 7.25%.(REUTERS/RISET-iwan)

Friday, November 9, 2007

Bursa Komoditi

Minyak Kembali Rally, Badai Paksa ConocoPhillips dan BP Plc Kurangi Produksi

Setelah sempat bergerak melemah hingga tinggalkan level $95 rendahnya penurunan cadangan minyak AS, malam ini terpantau harga minyak telah kembali menanjak tembus level $97 per barel. Serangan badai di Laut Selatan AS telah memaksa ConocoPhillips dan BP Plc melakukan penghentian operasi pada beberapa kilang sehingga mengurangi tingkat produksinya sebanyak 220,000 barel per hari, sehingga kembali picu kecemasan pasar bahwa sisi penawaran di pasar minyak dunia akan mengetat.

BP Plc telah menutup operasi beberapa kilangnya semalam, sementara ConocoPhillips sendiri kemarin menutup sekitar lima kilangnya yang berada di sekitar Laut Selatan AS tersebut. Hingga kemarin siang, terpantau harga minyak masih melemah oleh laporan Departemen Energi AS yang tunjukkan penurunan cadangan minggu lalu, jauh lebih rendah dari prediksi ekonom.

Perjalanan menuju level $100 per barel tampak masih berlangsung saat ini. Adapun minyak mentah kontrak Desember saat ini terpantau tengah menguat sebesar 88 sen atau 0.9% ke level $97.25 pada sesi elektronik New York Mercantile Exchange. Sebelumnya sempat melemah hingga tinggalkan level $95. Penguatan juga tampak terjadi pada minyak brent kontrak December yang saat ini juga menguat, yaitu sebesar $1.03 atau 1% ke level $94.27 per barrel di sesi ICE Futures exchange London. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Berjangka Berakhir Anjlok 993 Poin

Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong pada kemarin sore (08/11) memperlihatkan hasil yang bearish. Indeks-indeks benchmark di bursa masih belum beranjak dari teritori negatif yang terjadi di sepanjang sesi perdagangan. Pergerakan negatif pada bursa Hong Kong ini masih dipicu oleh penurunan Wall Street, tingginya harga minyak mentah dan penurunan nilai tukar dolar yang memberikan sinyal kondisi ekonomi yang buruk.
Indeks berjangka Hang Seng ditutup turun 993 poin menjadi 28535 poin. Indeks berjangka ini telah mengalami pergerakan pada kisaran 28385 – 28845. Sementara itu, indeks spot Hang Seng mengalami penurunan sebesar 948.71 poin (3.19%) menjadi 28760.22 setelah bergerak pada kisaran 28545.7 – 29009.37.

Saham-saham blue chips di Hong Kong mengalami kekalahan besar pada perdagangan kemarin. Sub indeks property turun 752.33 poin (2.03%) menjadi 36220.63. China Mobile turun 5.4 hkd menjadi 137.9 hkd. PetroChina turun 1.28 hkd menjadi 7.41 hkd. Henderson Land turun 4.55 hkd menjadi 67.35 hkd. (REUTERS/RISET-iwan)

Thursday, November 8, 2007

Market Tokyo

Nikkei Turun Tajam Efek Wall Street, Yen dan Machinery Orders

Indeks bursa Jepang, Nikkei, pada pagi ini (08/11) dibuka melemah dengan indeks berjangka kontrak Desember dimulai dengan merosot 190 poin pada level 15790, sementara indeks tunainya turun tajam 310 poin (1.93%) di level 15785.98. Penurunan tajam yang terjadi di Wall Street dan penguatan nilai yen membuat bursa Nikkei dibuka melemah tajam dengan turunnya saham-saham exportir seperti Canon Inc meskipun adanya kemungkinan laporan yang kuat dari Toyota Motor Corp sedikit menenangkan investor.


Sementara itu, data pesanan industri (machinery orders) periode September yang dirilis menjelang bursa dibuka tadi pagi tercetak turun 7.6%, penurunan kedua setelah bulan sebelumnya anjlok 7.7%. Angka ini di bawah dari prediksi pasar yang sekitar -2.0%, dan turut menekan Nikkei pagi hari, walau fokus utama pasar lebih terhadap terhadap pergerakan nilai mata uang.

Bursa saham akan terkena dua dampak negative yaitu penurunan Wall Street dan menguatnya yen. Nikkei kemungkinan akan diperdagangkan dibawah level 16,000 tetapi kemudian akan tergantung dengan pergerakan yen. Pasar memperkirakan Nikkei diperdagangkan di level 15,800-16,000. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,820-16,050 dan disettle di level 15,850.

Nilai dolar melemah tajam terhadap yen setelah adanya komentar dari Official China bahwa China akan mengurangi kepemilikan US Asset. Sementara Wall Street terkoreksi karena adanya penyelidikan dalam industri pinjaman rumah oleh Jaksa Agung New York terhadap beberapa perusahaan keuangan mortgage dan Washington Mutual Inc memperingatkan penurunan sektor Housing akan terus menurun sampai tahun depan.


Sementara Toyota Motor melaporkan peningkatan keuntungan operasional kuartal sebesar 2.7%. Citizen Holding Co Ltd merevisi naik keuntungan operasional semester 1 sebesar 57.1% karena peningkatan penjualan. NEC Corp meningkatkan outlook untuk 6 bulan untuk menunjukkan kerugian bersih yang berkurang karena rendahnya biaya untuk membuat cellphone dan microchip. (REUTERS-RISET-iwan)

Wednesday, November 7, 2007

Market Tokyo

Nikkei Menguat Terbatas, Saham Keuangan Diburu Investor

Nikkei memulai sesi perdagangannya pagi ini (07/11) berbalik meningkat setelah membukukan penurunan ke level terendah dalam 7 minggu dengan indeks spot menguat sekitar 65 poin (0.36%) pada level 16308.67, sedangkan indeks berjangka Desembernya naik sedikit 15 poin pada 16315. Penguatan indeks terjadi karena peningkatan di Wall Street dengan investor memburu saham-saham perbankan seperti Mitsubishi UFJ Financial Group yang sudah mengalami penurunan tajam.

Fokus pasar adalah terhadap Softbank Corp setelah keuntungan operasional meningkat 49% dalam semester 1. Menurut GM dari Nikko Cordial Securities, Nishi mengatakan index rebound setelah peningkatan Wall Street tetapi peningkatan kemungkinan terbatasi karena ketidakpastian masalah Subprime di US dan keadaan politik dalam negeri. Selainitu dia juga mengatakan harga saham dinilai oversold dan terlihat murah, saham-saham sektor shipping, trading house, steel maker dan komoditi akan menjadi sorotan.

Pasar memperkirakan Nikkei diperdagangkan dalam range 16,300-16,500. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan dalam range 16,310-16,420 dan disettle di level 16,420. Sementara Ichiro Ozawa, pimpinan partai oposisi Jepang akan tetap bertahan dan tidak jadi mengundurkan diri. Hari ini Toyota Motor Corp akan mengumumkan laporan keuangan semester 1 setelah bursa tutup hari ini.

Japan Airlines Corp melaporkan keuntungannya meningkat 7 kali lipat dalam semester 1 karena peningkatan pendapatan dari penerbangan international dan meningkatkan outlook keuntungan operasional tahunannya. Olympus Corp membukukan level tertinggi dalam keuntungan operasional untuk semester I karena meningkatnya penjualan kamera dan peralatan medis. Sony Corp merencanakan untuk meluncurkan versi yang lebih ringan untuk Sony Corp merencanakan untuk meluncurkan versi yang lebih ringan untuk PS2 menjelang musim liburan. Orix Corp akan buyback saham antara 7Nov -23 Juni tahun depan. Yamada Denki Co Ltd membukukan peningkatan keuntungan operasional semester 1 sebesar 35.7%. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Berakhir Menguat, Dipimpin Saham Properti dan Keuangan

Setelah melewati sesi yang fluktuatif, kemarin (06/11) Bursa Hong Kong akhiri sesinya dengan penguatan, perbaiki keterpurukan kemarin yang lebih dari 1,500 poin hari sebelumnya, yang juga merupakan pelemahan terbesar yang pernah terjadi selama ini. Aksi bargain buying selektif pada beberapa saham, khususnya keuangan dan properti pimpin penguatan kemarin. Namun yang paling memancing perhatian adalah harga penutupan Alibaba.com yang di hari pertamanya diperdagangkan di bursa Hongkong, harga telah melonjak menjadi HK$39.50, hampir tiga kali lipat dari harga IPO-nya di level HK$13.50.

Akhirnya indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 495.81 poin atau 1.7% ke level 29,438.13; dengan 29,470.97 sebagai level tertinggi dan 28,479.03 terendah. Sementara indeks berjangka Hang Seng meningkat sebesar 665 poin menjadi 29,441; setelah bergerak di kisaran 28,371 sampai 29,489.

Terus diundurnya keputusan China untuk mengizinkan masyarakatnya untuk berinvestasi di Hong Kong picu spekulasi bahwa China masih ingin menjaga keketatan pada peraturan investasinya. Atas spekulasi tersebut, saham-saham China banyak yang melemah kemarin, batasi penguatannya.

Di antara saham-saham yang menguat adalah Sun Hung Kai Properties yang menanjak sebesar 6.6% menjadi HK$141.60; dan Sino Land yang naik sebesar 4.6% menjadi HK$23.80. Adapun saham properti menanjak hari ini setelah Merrill Lynch memprediksi bahwa harga perumahan di Hong Kong akan meningkat sebesar 50% hingga akhir 2009 nanti. Pada saham keuangan, terpantau HSBC menguat sebesar 2.8% ke level HK$148.30; dan Bank of China menanjak sebesar 5.3% menjadi HK$4.81. (HSI/RISET-iwan)

Tuesday, November 6, 2007

Market Tokyo

Nikkei Melemah, Sektor Keuangan Terjungkal

Penutupan perdagangan di bursa Jepang kemarin siang (05/11) kembali membukukan penurunan. Kali ini Nikkei 225 terpuruk ke titik terendahnya dalam tujuh minggu. Sektor perbankan menjadi pemimpin jatuhnya indeks pada hari ini dengan berkembangnya kembali kekhawatiran tentang kredit sub prime di AS.

Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Desember turun 0.9% menjadi 16320 poin. Sementara itu, indeks spot Nikkei 225 turun 248.56 poin (1.5%) dan ditutup pada 16268.92. Indeks Topix melemah 25.04 poin (1.6%) menjadi 1575.13.

Saham-saham yang menjadi pemimpin pada penurunan kemarin antara lain Mitsubishi UFJ. Bank terbesa dalam nilai pasar di Jepang ini mengalami penurunan sebesar 35 yen menjadi 1017 yen. Mizuho Financial Group turun 18000 yen menjadi 589000 yen. Sumitomo Mitsui melemah 22000 yen menjadi 846000 yen. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Ambruk! Indeks Berjangka Turun 1685 Poin

Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong kemarin (05/11) turun tajam dengan penurunan yang mencengangkan. Indeks berjangka dan spot Hang Seng turun melebihi 1000 poin. Kondisi bearish besar di bursa Hong Kong kemarin dipicu oleh komentar PM China yang mengisyaratkan penundaan ’pilot project’ yang membolehkan investor retail China untuk berinvestasi di bursa Hong Kong.

Indeks berjangka Hang Seng membukukan penurunan tajam sebesar 1685 poin dan terpuruk di level 28776. Indeks telah bergerak pada kisaran 28725 – 30250 pada perdagangan siang kemarin. Sementara itu, indeks spot Hang Seng ditutup pada level 28942.32 dengan penurunan sebesar 5.1%.

China Mobile memimpin penurunan saham dengan membukukan penurunan sebesar 7.40 hkd (4.9%) menjadi 144.80 hkd. China Life Insurance turun 1.65 hkd menjadi 48.55 hkd. Sementara itu, HKEx mengalami peningkatan sebesar 1.40 hkd (0.5%) menjadi 267 hkd setelah target sahamnya dinaikkan oleh UBS AG menjadi 306 hkd. (REUTERS/RISET-iwan)

Monday, November 5, 2007

Market Tokyo

Nikkei Turun Tajam, Kembalinya Kecemasan Krisis Subprime

Oleh kembali terangkatnya kisruh krisis kredit subprime, saham keuangan Jepang (02/11) berakhir turun tajam, sehingga tekan anjlok indeks Nikkei. Indeks Topix juga turut melemah hari ini, dengan level pelemahan terbesarnya selama 6 minggu. Spekulasi bahwa sektor keuangan akan mengalami penurunan tingkat pendapatan tampak kembali bayangi sentimen pasar.
Indeks Nikkei berakhir anjlok turun 352.92 poin atau 2.1% ke level 16,517.48; penurunan ini hampir menghabiskan kenaikan yang telah dicetak dalam minggu lalu, di mana hanya tersisa kenaikan mingguan sebesar 0.1%. Sementara indeks Nikkei berjangka hari ini terpantau turun sebesar 2.3% ke level 16,250.

Selain saham perbankan, saham eksportir juga mengalami pelemahan, khususnya setelah AS umumkan peningkatan pada tingkat konsumsi masyarakatnya yang masih di bawah prediksi ekonom.

Adapun indeks yang mencakup seluruh saham yang diperdagangkan di Tokyo Stocks Exchange, Topix, hari ini turun tajam sebesar 35.61 poin atau 2.2% ke level 1,600.17, merupakan penurunan terbesarnya sejak 18 September lalu; untuk minggu ini, terhitung Topix masih bukukan penguatan sebesar 1.7%. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Terperosok Turun 1000 Poin, Anjlok Saham Properti

Setelah sempat menguat tipis pada sesi sebelumnya (02/11) Hang Seng anjlok tajam terimbas oleh terpuruknya Wall Street. Kembali terangkatnya kecemasan atas dampak krisis kredit ke permukaan pasar pasca pernyataan Credit Suisse menyebabkan negatifnya sentimen bursa hari ini. Selain itu, adanya ancaman tekanan inflasi oleh adanya kenaikan harga minyak membuat pasar khawatir bahwa krisis kredit tidak dapat pulih secepat yang diperkirakan sebelumnya.

Aksi ambil untung juga merupakan faktor penekan utama anjlok indeks Jum'at lalu, mengingat cepatnya kenaikan yang terjadi belakangan ini. Adanya kecemasan saat ini menjadi momentum yang tepat untuk mengantongi keuntungan. Saham properti dan perbankan merupakan objek profit taking terbesar.

Adapun indeks Hang Seng berakhir anjlok tajam, dengan terperosok sebesar 1,024.54 poin atau 3.25% ke level 30,468.34; dengan 30,366.69 sebagai level terendah harian dan 30,922.31 trtinggi. Namun untuk keseluruhan minggu lalu, indeks masih membukukan kenaikan tipis sebesar 63 poin atau 0.21%. Sementara indeks Hang Seng berjangka hari ini terpantau anjlok 824 poin ke level 30,461; dengan 30,252 sebagai level terendah adn 30,820 tertinggi.

Sub-indeks property terpuruk turun sebesar 1,768.36 poin atau 4.78% ke level 35,237.30. Sementara pada individu saham, di antara yang melemah adalah HSBC yang turun sebesar 2.43% menjadi HK$148.30; China Mobile juga turun 2.43% menjadi HK$148.30; namun Lenovo masih menguat sebesar 2.22% menjadi HK$8.74 setelah umumkan tingkat pendapatan kuartal II yang meningkat hampir 3 kali lipat dari posisi tahun lalu. (REUTERS/RISET-iwan)

Friday, November 2, 2007

Market Tokyo

Nikkei Mengawali dengan Anjlok Tajam; Kekuatiran Saham Keuangan

Nikkei memulai perdagangannya hari ini (02/11) dengan melemah tajam setelah Wall Street terkoreksi tajam karena timbulnya kekhawatiran kredit dan melemahnya saham-saham keuangan dengan menguatnya nilai yen menambah sentiment negative bagi bursa. Indeks Nikkei berjangka dibuka merosot tajam 370 poin pada levelo 16525, sementara indeks cash bursa baru saja dibuka dengan anjlok tajam sebesar 224.01 poin (-1.13%) pada level 16646.39.

Saham keuangan seperti Mitsubishi UFJ Financial Group menjadi focus pasar setelah broker di US menurunkan peringkat Citigroup dan Bank of America sehingga saham Citigroup terkoreksi hampir 7% yang merupakan penurunan terbesar dalam 5 tahun. Menurut analis Shinko Securities, Yutaka Miura mengatakan perbankan US tidak seharusnya mempengaruhi banyak ke Jepang tetapi hal tersebut tidak dapat dihindarkan.

Penjualan saham Jepang diperkirakan akan dipicu oleh menguatnya nilai yen dan pergerakan bursa kemungkinan ditentukan oleh bagaimana pergerakan mata uang pagi ini. Nikkei diperkirakan diperdagangkan dalam range 16,400-16,850. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 16,450-16,800 dan disettle di level 16,510.

Kirin Holdings Co Ltd membukukan penurunan keuntungan operasional kuartal sebesar 4.6% karena meningkatnya biaya bahan dasar dan turunnya penjualan bir dan perusahaan menurunkan outlook tahunan sebesar 3%.Promise Co Ltd mengatakan perusahaan memperkirakan akan melewati perkiraan semester 1. Nomura Real Estate Holding Inc akan membukukan peningkatan 30% dalam keuntungan operasional untuk semester 1. Konica Minolta Holding Inc membukukan peningkatan keuntungan operasional semester 1 sebesar 23%. Mitsubishi Chemical Holdings merencanakan untuk meningkatkan pengeluaran untuk Research & Development selama 3 tahun mendatang. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Berakhir Menguat Dekati Rekor, Saham Properti Leading

Sejalan dengan keputusan The Fed, kemarin (01/11) otoritas moneter Hong Kong juga menurunkan suku bunga benchmark-nya sebesar 25 basis poin menjadi 6%, karena memang Hong Kong mengikuti AS dalam pergerakan suku bunganya sejak 1981. Atas keputusan tersebut, Hang Seng ditutup menguat, hampiri level rekor tertingginya dengan dipimpin oleh saham properti.

Selain saham property, saham retail dan perminyakan juga naik. Seperti Li & Fung Ltd., yang turut memasok barang untuk Wal-Mart Stores Inc., menguat setelah pertumbuhan ekonomi AS dilaporkan mantap; dan China Petroleum & Chemical Corp. juga melejit setelah pemerintah China setuju untuk menaikkan harga BBM oleh terus menanjaknya harga minyak dunia.

Hang Seng Index berakhir menguat sebesar 140.30 poin atau 0.5% ke level 31,492.88; sebelumnya indeks sempat menanjak hingga 1.7%. Adapun level rekor penutupan Hang Seng sebelumnya adalah di level 31,638.22 yang dicetak pada 30 Oktober lalu.

Sementara indeks berjangka Hang Seng hanya ditutup naik sebesar 16 poin ke level 31,285; dengan 31,261 sebagai level terendah dan 31,840 tertinggi; indikasikan bahwa tekanan koreksi dapat menyerang pada hari ini, serta melihat lajunya kenaikan indeks. beberapa hari terakhir.

New World Development Co., salah perusahaan developer property bear Hong Kong, kemarin menguat sebesar 3.8% ke level $28.70; Hang Lung Properties Ltd., perusahaan properti terbeasr ke tiga Hong Kong, juga menanjak yaitu sebesar 1.2% menjadi $37.30. (REUTERS/RISET-iwan)

Thursday, November 1, 2007

Market Tokyo

Nikkei Pagi Menguat Tajam Setelah The Fed lakukan Cut Rate

Nikkei pada pagi ini (01/11) diperdagangkan meningkat setelah penurunan suku bunga oleh Federal reserve dan ketegangan dalam pasar kredit kemungkinan mereda. Indesk Nikkei berjangka yang dibuka mendahului indeks tunai terpantau naik tajam 125 poin pada 16845, sementara indeks cash dibuka menguat 77.25 poin (0.4%) pada level 16814.88. Saham-saham exporter seperti Canon Inc bergerak meningkat karena melemahnya nilai yen.

Pasar kemungkinan akan mengamati saham Tokyo Electric Power Co setelah pada hari Rabu kemarin memangkas outlook pendapatan untuk kedua kalinya dalam tahun ini sehingga memperkirakan akan membukukan kerugian untuk pertama kalinya dalam 28 tahun setelah menutup pabrik nuklir terbesar di dunia karena terkena gempa. Federal Reserve sesuai dengan perkiraan akan menurunkan suku bunganya sebesar 25 basis point menjadi 4.5% dan investor mendapat sentiment positif terhadap pandangan perekonomian US yang masih relative kuat.

Beberapa berita positif di bursa antara lain data GDP US yang meningkat ditambah melemahnya nilai yen membuat bursa saham Jepang dibuka meningkat. Index terlihat telah mencoba naik di atas level 16,800, tetapi tingginya harga energy kemungkinan membuat investor menurun dan berbalik melihat laporan keuangan di Jepang dan kemungkinan akan sideline untuk Wait & See. Sementara harga minyak dunia yang terus mencatatkan level tertingginya $94.53/barrel akan membuat saham-saham energy dan trading house meningkat.

Nikkei diperkirakan diperdagangkan dalam range 16,600-16,900. Sementara di Chicago, Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 16,735-16,915 dan disettle di level 16,915.

Mitsubishi UFJ Financial Group kemungkinan membukukan penurunan 25% dari perkiraan keuntungan tahunannya. MUFG mengatakan akan membeli sahamnya sebesar 150 milyar yen yang merupakan buyback pertama dalam sejarah. Suzuki Motor Corp meningkatkan perkiraan keuntungan tahunannya sesuai dengan perkiraan. Pioneer Corp membukukan penurunan keuntungan operasional sebesar 80% setelah lambatnya penjualan TV Plasma. Mitsubishi Corp mengatakan akan mengambil alih KFC Japan Ltd. Hitachi Ltd membukukan sedikitnya kerugian semester I karena boomingnya penjualan peralatan power plant. (REUTERS-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Melemah Tinggalkan Rekor, Dipimpin Angang Steel dan Cnooc

Indeks Hang Seng (31/10) berakhir menguat setelah Angang Steel Co. laporkan kondisi keuangan yang mengecewakan. Selain itu, terus turunnya harga minyak juga tekan CNOOC jauh melemah, dan investor pun mulai berspekulasi bahwa penguatan sejauh ini telah terlalu berlebih.
Angang Steel, produsen komiditi besi baja terbesar ke tiga China, jatuh dengan level terbesarnya selama 4 minggu setelah laporkan tingkat pendapatan kuartal III yang menurun oleh meningkatnya biaya operasional. CNOOC juga tampak pimpin pelemahan pada saham perminyakan kemarin, setelah harga minyak terus bergerak melemah.
Adapun kemarin indeks Hang Seng terpantau melemah sebesar 285.64 poin atau 0.9% ke level penutupan 31,352.58, akhiri rally pada 4 hari terakhir di mana indeks sempat bukukan penguatan sebesar 7.9%. Sepanjang tahun ini, indeks telah menguat sebesar 57%. Sementara Hang Seng berjangka terpantau melemah sebesar 302 poin ke posisi 31,268; dengan 31,585 sebagai level tertinggi dan 31,161 terendah.
Melihat lajunya pergerakan indeks sejauh ini, mungkin banyak yang akan memprediksi bahwa secara fundamental indeks akan terus terkoreksi hingga ke bawah level 30,000; namun dengan tingginya tingkat likuiditas pasar seperti saat ini, kecil kemungkinan hal tersebut dapat terjadi. Pada sesi pagi hari indeks sempat anjlok turun 1.5%, namun aksi bargain buying kembali menyerbu sehingga indeks hanya ditutup melemah sekitar 200 poin.

Adapun Angang Steel turun sebesar 6.2% ke level HK$28.15, setelah laporkan penurunan profit sebesar 18%; Cnooc, produsen minyak lepas pantai terbesar China, melemah sebesar 76 sen atau 4.5% menjadi HK$16.16; sementara PetroChina Co., the perusahaan minyak terbesar China, turun sebesar 1.8% ke level HK$19.40. (EFINET/RISET-iwan)

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649