Nikkei Turun Tajam, Kembalinya Kecemasan Krisis Subprime
Oleh kembali terangkatnya kisruh krisis kredit subprime, saham keuangan Jepang (02/11) berakhir turun tajam, sehingga tekan anjlok indeks Nikkei. Indeks Topix juga turut melemah hari ini, dengan level pelemahan terbesarnya selama 6 minggu. Spekulasi bahwa sektor keuangan akan mengalami penurunan tingkat pendapatan tampak kembali bayangi sentimen pasar.
Indeks Nikkei berakhir anjlok turun 352.92 poin atau 2.1% ke level 16,517.48; penurunan ini hampir menghabiskan kenaikan yang telah dicetak dalam minggu lalu, di mana hanya tersisa kenaikan mingguan sebesar 0.1%. Sementara indeks Nikkei berjangka hari ini terpantau turun sebesar 2.3% ke level 16,250.
Selain saham perbankan, saham eksportir juga mengalami pelemahan, khususnya setelah AS umumkan peningkatan pada tingkat konsumsi masyarakatnya yang masih di bawah prediksi ekonom.
Adapun indeks yang mencakup seluruh saham yang diperdagangkan di Tokyo Stocks Exchange, Topix, hari ini turun tajam sebesar 35.61 poin atau 2.2% ke level 1,600.17, merupakan penurunan terbesarnya sejak 18 September lalu; untuk minggu ini, terhitung Topix masih bukukan penguatan sebesar 1.7%. (REUTERS/RISET-iwan)
Monday, November 5, 2007
Market Tokyo
Posted by Russley Futures-Administrator


