Hang Seng Berakhir Menguat Dekati Rekor, Saham Properti Leading
Sejalan dengan keputusan The Fed, kemarin (01/11) otoritas moneter Hong Kong juga menurunkan suku bunga benchmark-nya sebesar 25 basis poin menjadi 6%, karena memang Hong Kong mengikuti AS dalam pergerakan suku bunganya sejak 1981. Atas keputusan tersebut, Hang Seng ditutup menguat, hampiri level rekor tertingginya dengan dipimpin oleh saham properti.
Selain saham property, saham retail dan perminyakan juga naik. Seperti Li & Fung Ltd., yang turut memasok barang untuk Wal-Mart Stores Inc., menguat setelah pertumbuhan ekonomi AS dilaporkan mantap; dan China Petroleum & Chemical Corp. juga melejit setelah pemerintah China setuju untuk menaikkan harga BBM oleh terus menanjaknya harga minyak dunia.
Hang Seng Index berakhir menguat sebesar 140.30 poin atau 0.5% ke level 31,492.88; sebelumnya indeks sempat menanjak hingga 1.7%. Adapun level rekor penutupan Hang Seng sebelumnya adalah di level 31,638.22 yang dicetak pada 30 Oktober lalu.
Sementara indeks berjangka Hang Seng hanya ditutup naik sebesar 16 poin ke level 31,285; dengan 31,261 sebagai level terendah dan 31,840 tertinggi; indikasikan bahwa tekanan koreksi dapat menyerang pada hari ini, serta melihat lajunya kenaikan indeks. beberapa hari terakhir.
New World Development Co., salah perusahaan developer property bear Hong Kong, kemarin menguat sebesar 3.8% ke level $28.70; Hang Lung Properties Ltd., perusahaan properti terbeasr ke tiga Hong Kong, juga menanjak yaitu sebesar 1.2% menjadi $37.30. (REUTERS/RISET-iwan)
Friday, November 2, 2007
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


