Hang Seng Terperosok Turun 1000 Poin, Anjlok Saham Properti
Setelah sempat menguat tipis pada sesi sebelumnya (02/11) Hang Seng anjlok tajam terimbas oleh terpuruknya Wall Street. Kembali terangkatnya kecemasan atas dampak krisis kredit ke permukaan pasar pasca pernyataan Credit Suisse menyebabkan negatifnya sentimen bursa hari ini. Selain itu, adanya ancaman tekanan inflasi oleh adanya kenaikan harga minyak membuat pasar khawatir bahwa krisis kredit tidak dapat pulih secepat yang diperkirakan sebelumnya.
Aksi ambil untung juga merupakan faktor penekan utama anjlok indeks Jum'at lalu, mengingat cepatnya kenaikan yang terjadi belakangan ini. Adanya kecemasan saat ini menjadi momentum yang tepat untuk mengantongi keuntungan. Saham properti dan perbankan merupakan objek profit taking terbesar.
Adapun indeks Hang Seng berakhir anjlok tajam, dengan terperosok sebesar 1,024.54 poin atau 3.25% ke level 30,468.34; dengan 30,366.69 sebagai level terendah harian dan 30,922.31 trtinggi. Namun untuk keseluruhan minggu lalu, indeks masih membukukan kenaikan tipis sebesar 63 poin atau 0.21%. Sementara indeks Hang Seng berjangka hari ini terpantau anjlok 824 poin ke level 30,461; dengan 30,252 sebagai level terendah adn 30,820 tertinggi.
Sub-indeks property terpuruk turun sebesar 1,768.36 poin atau 4.78% ke level 35,237.30. Sementara pada individu saham, di antara yang melemah adalah HSBC yang turun sebesar 2.43% menjadi HK$148.30; China Mobile juga turun 2.43% menjadi HK$148.30; namun Lenovo masih menguat sebesar 2.22% menjadi HK$8.74 setelah umumkan tingkat pendapatan kuartal II yang meningkat hampir 3 kali lipat dari posisi tahun lalu. (REUTERS/RISET-iwan)
Monday, November 5, 2007
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


