Hang Seng Berakhir Menguat, Dipimpin Saham Properti dan Keuangan
Setelah melewati sesi yang fluktuatif, kemarin (06/11) Bursa Hong Kong akhiri sesinya dengan penguatan, perbaiki keterpurukan kemarin yang lebih dari 1,500 poin hari sebelumnya, yang juga merupakan pelemahan terbesar yang pernah terjadi selama ini. Aksi bargain buying selektif pada beberapa saham, khususnya keuangan dan properti pimpin penguatan kemarin. Namun yang paling memancing perhatian adalah harga penutupan Alibaba.com yang di hari pertamanya diperdagangkan di bursa Hongkong, harga telah melonjak menjadi HK$39.50, hampir tiga kali lipat dari harga IPO-nya di level HK$13.50.
Akhirnya indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 495.81 poin atau 1.7% ke level 29,438.13; dengan 29,470.97 sebagai level tertinggi dan 28,479.03 terendah. Sementara indeks berjangka Hang Seng meningkat sebesar 665 poin menjadi 29,441; setelah bergerak di kisaran 28,371 sampai 29,489.
Terus diundurnya keputusan China untuk mengizinkan masyarakatnya untuk berinvestasi di Hong Kong picu spekulasi bahwa China masih ingin menjaga keketatan pada peraturan investasinya. Atas spekulasi tersebut, saham-saham China banyak yang melemah kemarin, batasi penguatannya.
Di antara saham-saham yang menguat adalah Sun Hung Kai Properties yang menanjak sebesar 6.6% menjadi HK$141.60; dan Sino Land yang naik sebesar 4.6% menjadi HK$23.80. Adapun saham properti menanjak hari ini setelah Merrill Lynch memprediksi bahwa harga perumahan di Hong Kong akan meningkat sebesar 50% hingga akhir 2009 nanti. Pada saham keuangan, terpantau HSBC menguat sebesar 2.8% ke level HK$148.30; dan Bank of China menanjak sebesar 5.3% menjadi HK$4.81. (HSI/RISET-iwan)
Wednesday, November 7, 2007
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


