Hang Seng Menguat Terbatas, Kecemasan Subprime dan Penguatan Saham Batubara China
Tidak seperti bursa Asia utama lainnya, Jepang dan Korea Selatan, yang mampu berbalik menguat pada penutupan sesi kemarin (27/11), bursa Hong Kong masih berakhir melemah sehingga kurangi penguatan tajam lusa. Adanya pemberitaan bahwa HSBC akan mengeluarkan dana penjaminan bagi dua dana investasinya yang terdera dampak krisis kredit dan Temasek Holdings (Singapura) akan menjual kepemilikannya di Bank of China membuat sentimen negatif masih mendominasi pasar. Adapun indeks Hang Seng akhirnya ditutup melemah sebesar 416.41 poin atau 1.51% ke level 27,210.21, setelah bergerak di kisaran26,637.61 sampai 27,552.34. Level penutupan tersebut berhasil sedikit menguat dari level terendah hariannya, karena tertopang oleh penguatan pada saham-saham pertambangan batubara China, atas adanya ekspektasi bahwa harga batubara masih akan menguat pada tahun depan.
Sementara indeks berjangka Hang Seng “hanya” melemah sebesar 625 poin ke level 27,105; dengan 26,601 sebagai level terendah dan 27,582 tertinggi. Untuk sesi hari ini, diprediksi indeks akan bergerak sideways dengan berfluktuatif di sekitar level tertentu. Hang Seng Bank turun 2.11% ke level HK$139.30; BOC Hong Kong turun 1.84% menjadi HK$18.14; dan Bank of China turun 5.19% ke level HK$4.02. (REUTERS/RISET-iwan)
Wednesday, November 28, 2007
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


