Nikkei Pagi Menguat Tajam Setelah The Fed lakukan Cut Rate
Nikkei pada pagi ini (01/11) diperdagangkan meningkat setelah penurunan suku bunga oleh Federal reserve dan ketegangan dalam pasar kredit kemungkinan mereda. Indesk Nikkei berjangka yang dibuka mendahului indeks tunai terpantau naik tajam 125 poin pada 16845, sementara indeks cash dibuka menguat 77.25 poin (0.4%) pada level 16814.88. Saham-saham exporter seperti Canon Inc bergerak meningkat karena melemahnya nilai yen.
Pasar kemungkinan akan mengamati saham Tokyo Electric Power Co setelah pada hari Rabu kemarin memangkas outlook pendapatan untuk kedua kalinya dalam tahun ini sehingga memperkirakan akan membukukan kerugian untuk pertama kalinya dalam 28 tahun setelah menutup pabrik nuklir terbesar di dunia karena terkena gempa. Federal Reserve sesuai dengan perkiraan akan menurunkan suku bunganya sebesar 25 basis point menjadi 4.5% dan investor mendapat sentiment positif terhadap pandangan perekonomian US yang masih relative kuat.
Beberapa berita positif di bursa antara lain data GDP US yang meningkat ditambah melemahnya nilai yen membuat bursa saham Jepang dibuka meningkat. Index terlihat telah mencoba naik di atas level 16,800, tetapi tingginya harga energy kemungkinan membuat investor menurun dan berbalik melihat laporan keuangan di Jepang dan kemungkinan akan sideline untuk Wait & See. Sementara harga minyak dunia yang terus mencatatkan level tertingginya $94.53/barrel akan membuat saham-saham energy dan trading house meningkat.
Nikkei diperkirakan diperdagangkan dalam range 16,600-16,900. Sementara di Chicago, Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 16,735-16,915 dan disettle di level 16,915.
Mitsubishi UFJ Financial Group kemungkinan membukukan penurunan 25% dari perkiraan keuntungan tahunannya. MUFG mengatakan akan membeli sahamnya sebesar 150 milyar yen yang merupakan buyback pertama dalam sejarah. Suzuki Motor Corp meningkatkan perkiraan keuntungan tahunannya sesuai dengan perkiraan. Pioneer Corp membukukan penurunan keuntungan operasional sebesar 80% setelah lambatnya penjualan TV Plasma. Mitsubishi Corp mengatakan akan mengambil alih KFC Japan Ltd. Hitachi Ltd membukukan sedikitnya kerugian semester I karena boomingnya penjualan peralatan power plant. (REUTERS-iwan)
Thursday, November 1, 2007
Market Tokyo
Posted by Russley Futures-Administrator


