Friday, September 28, 2007

Market Tokyo

Nikkei Sentuh Level Tertingginya Selama 6 Pekan

Index Nikkei Jepang mencapai level tertinggi 6 pekan pada hari Kamis (27/09), dipicu oleh penguatan saham-saham eksportir seperti Advantest Corp. setelah Wall Street menguat dan yen melemah, sementara Hitachi Ltd. menguat hampir 7% karena peluang penjualan unit perusahaan. Advantest menguat 7% sementara Sony Corp. melonjak 2,4% dan Honda Motor Co. Ltd. melambung 1,9%. Dolar Amerika melemah pada level 115,45 yen setelah sebelumnya ditutup pada level 115,55 yen. Sementara saham Hitachi menguat 6,9% setelah diperoleh informasi bahwa perusahaan akan melepas saham unit hard disk drive yang saat ini sedang bermasalah.

Investor juga meminati saham-saham melemah seperti saham-saham non-finansial, perbankan terkemuka, perusahaan-perusahaan sekuritas dan developer properti, untuk kembali menyesuaikan portfolio menjelang 30 September, akhir semester pertama tahun bisnis ini.

Saham-saham properti juga menguat, Mitsubishi Estate Co. Ltd. menguat 7,4% sementara Sumitomo Realty & Development Co. Ltd. melambung 6,3% dan Mitsui Fudosan Co. Ltd. menguat 6%. Saham-saham finansial Jepang menguat, seiring dengan penguatan saham-saham finansial Asia lain, karena kekhawatiran mengenai masalah kredit subprime memudar. Sumitomo Mitsui Financial Group menguat 4,9% sementara Mizuho Financial Group melambung 2,9%. Nomura Holdings melonjak 5,3%. (.BLOOMBERG/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Hit New High, Tembus 27,000

Setelah libur sebelumnya, kemarin (27/09) indeks Hong Kong melejit hingga menembus level 27,000, cetak rekor barunya. Adapun indeks terangkat oleh aksi borong para manajer investasi menjelang jatuh temponya kontrak Hang Seng berjangka September.

China Mobile tampak pimpin penguatan pada saham-saham blue chip, selain itu saham telekomunikasi juga menguat atas adanya ekspektasi positif mengenai restrukturisasi industri telekomunikasi yang akan dilakukan oleh pemerintah China.

Adapun indeks Hang Seng berakhir dengan melonjak naik sebesar 634.86 poin atau 2.4% ke level 27,065.15; setelah bergerak di sekitar level 26,664.79 sampai 27,166.01, yang juga merupakan rekor tertinggi harian baru. Sementara Hang Seng berjangka terpantau naik sebesar 596 poin ke level 26,976; dengan 26,554 sebagai level terendah dan 27,087 tertinggi.

Rekor penutupan sebelumnya dicapai pada Senin minggu ini di level 26,551.94, sementara rekor harian sebelumnya dicetak pada Selasa di level 26,667.24.

Di antara yang menguat antara lain China Mobile yang menguat sebesar 6.52% ke level HK$1,29.0 setelah sempat level rekor tertingginya di level 130.2; China Life naik sebesar 3.72% menjadi HK$43.2; HKEx naik sebesar 1.46% menjadi HK$236; dan HSBC naik sebesar 0.91% ke level HK$143.4. (.HSI/RISET-iwan)

Thursday, September 27, 2007

Market Tokyo

Sesi Awal Nikkei, Naik 100 Poin karena Wall Street

Indeks Nikeki dalam perdagangan pagi hari ini (27/09) dibuka menguat dengan indeks berjangkanya berada di sekitar level 16630, naik 100 poin sebelum indeks cash-nya dibuka. Peningkatan yang terjadi di bursa Wall Street dan melemahnya nilai yen akan membantu saham-saham di Jepang meningkat khususnya sektor exporter seperti Advantest Corp.

Sementara Hitachi Ltd sedang mempertimbangkan opsi untuk bisnis Hard Disk Drivenya yang sedang bermasalah termasuk membawa investor strategis kedalamnya. Melemahnya nilai yen akan menjadi dukungan positif bagi sektor teknologi exporter. Saham-saham perusahaan Machinery juga masih meningkat seiring keuntungan dari solidnya permintaan dari China dan Negara Asia lainnya. Sementara satu kekhawatiran bagi bursa adalah kurangnya energy yang ada di bursa karena menjelang berakhirnya semester 1 untuk tahun bisnis ini.

Pasar memperkirakan Nikkei diperdagangkan di level 16,400-16,600. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 16,590-16,670 dan disettle di level 16,605. Analis juga mengatakan tingginya peringkat dukungan public untuk Perdana Menteri Jepang yangbaru, Yasuo Fukuda akan memberikan kenyamanan bagi bursa karena adanya indikasi pemerintahan yang baru akan lebih stabil. Fukuda memenangkan 60% dukungan dalam polling pertama untuk pendapat public. Sony mengatakan akan membeli saham Toyota Industries Corp dalam kerjasamanya di LCD kecil. (.REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

H O L I D A Y

Wednesday, September 26, 2007

Market Tokyo

Sesi Awal Nikkei : Mixed, Imbas Positif Wall Street

Nikkei pagi hari ini (26/09) terpantau mixed dengan bias positif di mana indeks berjangka Desembernya dibuka naik 40 poin pada level 16355 kemudian bergeraka naik ke level 16430 (+110 poin); sementara indeks tunai dibuka di level 16388.5 atau turun tipis 13.22 poin (-0.1%). Indeks Nikkei diperkirakan masih akan meningkat karena saham-saham exporter seperti Advantest Corp setelah Wall Street meningkat oleh harapan adanya penurunan suku bunga akibat kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sementara Perdana Menteri terpilih, Yasuo Fukuda memilih beberapa menteri yang sudah veteran dari kabinet sebelumnya untuk menghadapi kekuatan oposisi yang terus mendorong untuk mengadakan pemilu. Sementara bursa Wall Street masih diperdagangkan solid dan Nikkei diperkirakan akan mencoba level 16,500 dengan saham-saham teknologi khususnya semikonduktor yang mendapat sentiment positif dari Nasdaq. Pasarmemperkirakan Nikkei diperdagangkan di level 16,300-16,500. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 16,305-16,400 dan disettle di level 16,400.

The Nikkei Business daily mengatakan 11 perusahaan Jepang diantaranya Toshiba Corp, Canon Inc, Toray Industries Inc dan perusahaan lainnya akan bekerjasama mengembangkan diagnostic biochip dengan aplikasi untuk kesehatan, lingkungan dan industri makanan untuk berkompetisi dengan Eropa dan US. Victor Co of Japan Ltd bertujuan untuk memangkas 1,150 tenaga kerjanya atau 18% dari perusahaan induknya pada pertengahan Oktober. JVC yang 17 % sahamnya dimiliki oleh Kenwood Corp dan 13% oleh asset manager, Sparx Group mengatakan akan membukukan kerugian khusus sebesar 11 milyar yen untuk semester 1 karena biaya untuk skema pension awal. Hino Motors Ltd meningkatkan keuntungan semester dan perkiraan pendapatannya karena meningkatnya penjualan luar negeri dan melemahnya yen. (.NIKKEINET/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Berakhir Melemah, Aksi Taking Profit Menjelang Libur

Akhirnya kemarin (25/09) indeks Hang Seng harus menyerah dengan ditutup melemah setelah 4 sesi berturut-turut mengalami kenaikan dan cetak rekor. Sesi kemarin dapat dikatakan berlangsung fluktuatif dan aksi ambil untung tampak menyerang indeks pada menjelang penutupan sesi.

Adanya hari libur nasional Hong Kong hari ini dan jatuh temponya indeks berjangka Hang Seng pada Kamis minggu ini membuat sesi perdagangan tampak liar di mana arah pergerakan indeks hamper tidak dapat diperkirakan. Sebelum indeks ditutup di area merah, sebelumnya indeks beberapa kali turun naik dan berada di area merah dan hijau.

Selanjutnya indeks ditutup melemah sebesar 121.65 poin atau 0.46% ke level 26,430.29; setelah bergerak dalam rentang 26,236.73 sampai ke level tertinggi harian baru di level 26,667.24. Sementara indeks berjangka melemah sebesar 77 poin ke level 26,418; dengan 26,270 sebagai level terendah dan 26,617 tertinggi.

Saham penerbangan kemarin merupakan pemimpin pelemahan setelah Cathay Pacific mengumumkan bahwa mereka telah membatalkan rencana untuk mengakuisisi China Eastern Airlines; sementara saham telekomunikasi China hari ini masih tampak menguat atas adanya ekspektasi bahwa Beijing akan melakukan restrukturisasi pada sektor tersebut.

Cathay Pacific melemah sebesar 4.63% ke level HK$21.65; Air China turun sebesar 11.66% menjadi HK$10.46; dan China Eastern Airlines melemah sebesar 14.71% menjadi HK$7.42. Sementara pada saham telekomunikasi tampak bahwa China Mobile naik sebesar 2.54% menjadi HK$121.1l; China Telecom menguat 7.08% ke level HK$5.14; dan China Unicom naik sebesar 4.9% ke level HK$14.56.

Hari ini bursa Hongkong libur, dalam rangka merayakan festival pertengahan musim semi, besok bursa akan kembali normal. (.REUTERS/RISETiwan)

Tuesday, September 25, 2007

Market Tokyo

Nikkei Pagi di Range Terbatas

Nikkei pagi hari ini (25/09) berada di range terbatas dari penutupan pasar akhir minggu lalu dengan indeks berjangka Desembernya dibuka turun 25 poin pada level 16335, sekarang di level 16330; sementara indeks tunai di level 16287.21 atau turun 25.40 poin (-0.16%).

Nikkei bergerak bias melemah karena kekhawatiran masalah kredit yang terjadi di Wall Street akan memberikan dampak yang negative bagi saham-saham keuangan seperti Mizuho Financial Group sementara penguatan nilai yen akan membebani sektor exporter. Bursa saham Jepang kemarin ditutup karena libur nasional.

Sementara menurut deputy manager dari Shinko Securities, Yutaka Miura mengatakan penunjukan Yasuo Fukuda sebagai pemimpin LDP diindikasikan akan menjadi faktor netral untuk bursa. Saham-saham keuangan kemungkinan mendapat tekanan jual dari berita perbankan terbesar di Jerman, Deutsche Bank yang kemungkinan keuntunganya berkurang $2.4 milyar karena investasi beresikonya di sektor subprime mortgage. Selain itu IMF juga memperingatkan masalah subprime mortgage tidak akan pulih dengan segera. Tambahan lagi, masalah yang terjadi di sektor kredit akan masih memberikan kekhawatiran terhadap investor mengenai berapa besar kerugian yang terjadi.

Di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 13,400-13,450 dan disettle dilevel 13,400. Data tersebut menunjukkan bursa Nikkei masih kuat diperdagangkan. Sementara Reuters memperkirakan Nikkei diperdagangkan di level 16,200-16,400. Pada hari minggu kemarin, LDP memilih Yasuo Fukuda sebagai Presiden dan hari selasa ini Fukuda akan menjadi Perdana Menteri ketika Lower House akan mengambil suara untuk Perdana Menteri yang baru. Analis mengatakan investor akan mewaspadai perkembangan lebih jauh lagi seperti anggota cabinet yang baru dan kebijakan mereka. (.REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Break Rekor Baru, Naik Lebih Dari 700 Poin

Indeks saham Hang Seng masih tampak kokoh tak tertandingi kemarin (24/09), di mana indeks masih meneruskan pencetakan rekor tertingginya dengan Hong Kong Exchanges & Clearing (HKEx), China Mobile, PetroChina dan beberapa saham properti pimpin penguatan dan dorong indeks hingga menembus level 26,000.

Seorang dealer mengatakan bahwa akan berakhirnya kontrak September dari indeks berjangka Hang Seng merupakan faktor utama yang mengangkat sentimen bursa sehingga lejitkan indeks. Selain itu adanya ekspektasi aliran dana dari China dan pemberitaan soal merger dan akuisisi membuat indeks masih dapat mempertahankan proses pencetakan rekornya selama 4 sesi berturut-turut.

Adapun indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 708.16 poin atau 2.74% ke level rekor terbarunya di level 26,551.94; dengan 25,994.78 sebagai level terendah dan 26,635.27 tertinggi. Hal serupa terjadi pada Hang Seng berjangka, di mana indeks naik sebesar 663 poin ke level 26,495; setelah bergerak di sekitar level 25,898 sampai 26,619.

Rekor sebelumnya dicetak pada Jumat kemarin di level 25,843.78, sementara level tertinggi harian lalu juga dicetak pada Jumat di level 25,893.2.

Di antara yang memimpin penguatan, terdapat HKEx yang ditutup naik sebesar HK$19.20 atau 8.76% ke level HK$238.40; China Mobile naik sebesar HK$6.50 atau 5.82% menjadi HK$118.10; dan PetroChina naik sebesar HK$1.34 atau 10.34% menjadi HK$14.30. (.REUTERS/RISET-iwan)

Monday, September 24, 2007

Market Tokyo

Nikkei Ditutup Melemah, Imbas Komentar Bernanke

Jum'at kemarin (21/09) indeks saham Jepang berakhir menurun. Adapun penurunan terjadi atas adanya kecemasan bahwa perekonomian AS akan melambat. Kecemasan tersebut terpicu oleh pernyataan gubernur Federal Reserve, Ben S. Bernanke, yang mengatakan bahwa penjualan krisis sektor kredit yang berkepanjangan akan dapat membuat reresi sektor perumahan menjadi masih dalam.

Saham eksportir yang bergantung pada pasar AS seperti Toyota Motor Corp. Tampak pimpin pelemahan. Selain itu pelemahan juga diperdalam oleh mulai kembali menguatnya yen terhadap dolar. Perlambatan ekonomi AS dapat saja membuat para analis kemudian menurunkan proyeksi tingkat keuntungan pada perusahaan-perusahaan tersebut.

Adapun indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 101.08 poin atau 0.6% ke level 16,312.61; sementara indeks Nikkei berjangka hari ini melemah sebesar 120 poin ke level 16,260; dengan 16,325 sebagai level tertinggi dan 16,170 terendah. Toyota sendiri melemah sebesar Y130 atau 1.9% menjadi Y6,560; Honda Motor Co. turun sebesar Y120 atau 3.1% menjadi Y3,750; dan Sony Corp. melemah sebesar Y100 atau 1.8% ke level 5,340.(.REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Masih Terus Cetak Rekor Baru, HKEx leading

Indeks Hang Seng Jumat kemarin (21/09) masih tampak kokoh dengan meneruskan proses pencetakan rekornya ke level tertinggi, setelah melewati sesi perdagangan yang fluktuatif. Adapun penguatan penguatan Jumat kemarin diperkuat oleh saham Hong Kong Exchanges & Clearing Ltd (HKEx). Selain itu saham komoditi dan pesawat terbang China juga menguat hari ini atas adanya rumor merger pada sektor tersebut. Saham HKEx melejit atas adanya ekspektasi bahwa aliran dana dari China akan semakin bertambah sejalan dengan diizinkannya individu China untuk berinvestasi di Hong Kong. Adapun saham Cathay Pacific disuspensi setelah bergerak naik tajam sebesar 10.7% pada sesi pagi harinya.

Akhirnya indeks ditutup menguat sebesar 142.65 poin atau 0.56% ke level rekor penutupan baru di 25, 843.78, setelah bergerak pada interval 25,554.54 sampai 25, 893.2, yang merupakan level tertinggi harian baru. Angka tersebut mengalahkan posisi rekor penutupan yang baru dicetak hari kemarin pada posisi 25,701.13. Sepanjang minggu kemarin, terhitung indeks telah bukukan penguatan sebesar 945.67 poin atau 3.8%. Sementara indeks berjangka Hang Seng tercatat mengalami penguatan sebesar 164 poin ke level 25,832; dengan 25,555 sebagai level terendah dan 25,920 tertinggi. HKEx terpantau melejit sebesar HK$23.5 atau 12.01% ke level HK$219.2, sedikit turun setelah sebelumnya sempat mencapai level rekor tertinggi 220.6; China Eastern Airlines juga naik, yaitu sebesar 12.37% ke level HK$9.72; dan China Southern Airlines menguat sebesar HK$7.59 menjadi HK$13.9. Pada saham komoditi, terpantau PetroChina meningkat sebesar 4.68% menjadi HK$12.96, juga sedikit turun dari level rekor tertingginya di level HK$13.06. (.HSI/RISET-iwan)

Friday, September 21, 2007

Nikkei Pagi Sentimen Negatif karena Wall Street dan Yen Menguat

Nikkei pagi ini (21/09) terindikasi melemah dengan indeks berjangka Desember, yang diperdagangkan mendahului bursa tunai, dibuka turun 130 poin pada level 16195 akibat dari turunnya saham-saham exporter seperti Toyota Motor Corp setelah bursa saham Wall Street melemah dan nilai yen meningkat tajam terhadap dolar.

Sementara investor juga akan terfokus dengan saham Sharp Corp dan Pioneer Corp setelah Sharp akan mengakuisisi 14.3% saham Pioneer untuk membentuk kerjasama untuk mengembangkan DVD Players. Tingginya harga minyak dunia dan melemahnya dolar yang menyebabkan kekhawatiran inflasi sehingga bursa Wall Street terkoreksi juga akan menjadi faktor negative bagi bursa saham di Jepang. Analis memprediksikan Nikkei diperdagangkan diantara 16,100-16,500. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 16,190-16,455 dan disettle di level 16,215.

Mitsui Fudosan Co sedang dalam pembicaraan akhir untuk mengakuisisi 33% saham dalam Imperial Hotel Ltd dari Kokusai Kogyo Co sebesar 90 milyar yen. Mitsubishi UFJ Financial Group mengatakan akan membeli sekitar $1 milyar saham dari Mitsubishi UFJ Nicos untuk meningkatkan unit kartu kreditnya yang sedang sakit. Elpida Memory Inc memperkirakan akan membukukan keuntungan operasional lebih kecil dari 10 milyar yen untuk 6 bulan sampai 30 September. (.REUTERS/RISET-iwan)

Hang Seng Masih Cetak Rekor, Dipicu Saham Perbankan

Di tengah pergerakan bursa Asia lainnya yang telah mulai mengalami tekanan aksi ambil untung, kemarin (20/09) indeks Hang Seng masih lanjutkan proses pencetakan rekor teringginya, dengan dipimpin oleh saham perbankan atas adanya harapan bahwa pertumbuhan kredit tersalur akan meningkat.

Selain itu, turut mendorong naiknya indeks adalah saham-saham perminyakan dan pertambangan yang mengikuti kenaikan harga komoditinya. Adanya ekspektasi bahwa China akan umumkan pemberian izin kepada masyarakatnya untuk dapat membeli saham di Hong Kong juga membantu angkat sentimen hari ini. Adapun indeks Hang Seng akhirnya ditutup menguat sebesar 146.49 poin atau 0.57% ke level 25,701.13; dengan 25,571.15 sebagai level terendah dan 25,773.60 tertinggi, yang juga merupakan rekor tertinggi harian baru. Sementara indeks berjangka Hang Seng telah ditutup melemah tipis sebesar 19 poin ke level 25,668 setelah bergerak di sekitar level 25,775 sampai 25,590. (.REUTERS/RISET-iwan)

Thursday, September 20, 2007

Market Tokyo

Indeks Saham Nikkei Naik 3.7% , Kenaikan Tertinggi Dalam Satu Hari Sejak Sejak 2002.

Kenaikan indeks Nikkei sebesar 579.74 poin atau 3.7% merupakan persentasi kenaikan Nikkei terbesar dalam satu hari perdagangan sejak tahun 2002. Yang dipicu pemotongan tingkat suku bunga AS dini hari tadi. Kenaikan tajam harga minyak dunia mendorong naiknya harga saham sektor perminyakan seperti INPEX Holdings dan juga harga saham di sektor perdagangan, sektor high metal dan juga harga saham perusahan yang bergerak di sektor high tech. Tingkat suku bunga di Jepang tetap tidak berubah seperti ekspektasi pasar, setelah Bank Sentral Amerika menurunkan tingkat suku bunga di As sebanyak 50 basis poin, lebih tinggi dari perkiraan pasar dan juga naiknya pengharapan bahwa perekonomian Amerika akan dapat melewati krisis perumahan rakyatnya.

Keputusan Bank Sentral sangat disambut positif oleh pasar, mengangkat ketidak pastian akan kondisi perekonomian Amerika dan krisis kredit perumahan yang membawa perekonomian Amerika kedalam krisis.Tetapi sedikit ketidakpastian masih tetap ada, pasar sedang menunggu laporan hasil usaha broker-broker besar yang akan jatuh tempo minggu ini. Pasar juga masih tetap mengawasi pergerakan mata uang asing. Banyak pemain di pasar bursa masih terus memantau Wall Street untuk melihat apakah penguatan ini dapat terus berlangsung.Apakah kenaikan Nikkei di hari Selasa kemarin itu akan terus berlangsung? Keputusan Fed dapat dipandang dalam 2 sisi merupakan tanda positif bagi pasar atau juga menjadi tanda bahwa perekonomian memang sudah cukup buruk sehingga perlu diambil tindakan seperti penurunan tingkat suku bunga seperti yang telah terjadi dini hari tadi. Indeks Topix naik 3.8% , ke level 1,567.58. Jumlah saham yang diperjualbelikann di Tokyo Stock Exchange sebanyak 1.77 milyar lembar saham, sepanjang sesi pertama pagi tadi. Volume rata-rata harian di bulan Agustus adalah sebanyak 2.3 milyar saham.

Sektor keuangan kembali menguat setelah melemah di hari Selasa (18/9) yang lalu. Nilai transaksi Mitsubishi UFJ, naik 6.1% ke 1.05 milyar yen. Dan nilai transaksi saham Sumitomo Mitsui Financial Group 821.000 yen, naik 5.8%. Kemudian harga saham Nomura Holdings naik 7.7% ke harga 1,881 yen. Setelah pasar tutup, Toshiba Corp mengumumkan akan menjual gedung milik mereka yang berlokasi di distrik Ginza, di pusat kota Tokyo. Harga yang ditawarkan adalah 161 milyar yen.Perusahaan raksasa dibidang elektronik ini mengatakan bahwa perkiraan laba sebelum pajak adalah 130 milyar yen dihitung dari hasil penjualan selama semester kedua yang dihitung berakhir Maret 2008. (.REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Cetak Rekor Baru ke Atas 25,500, Sambut Positif Penurunan Suku Bunga The Fed

Bursa Hongkong tampak benar-benar menyambut gembira kebijakan The Fed yang menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 4.75%. Hal ini tampak dengan melambungnya indeks Hang Seng hari ini (19/09) hingga ke level rekor penutupan baru di atas level 25,500. Sesuai dengan kebijakan The Fed tersebut, Hong Kong Monetary Authority (HKMA) juga mengikuti kebijakan tersebut dengan menurunkan suku bunganya sebesar 50 basis poin sehingga mengarahkan perbankan komersial Hong Kong untuk menurunkan suku bunga kreditnya. Hal ini terjadi karena Hong Kong memang selalu menjaga selisih suku bunganya terhadap AS untuk selalu sama. Kemarin indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 977.79 poin atau 3.98% ke level rekor baru di 25, 554.64; setelah bergerak di sekitar level 25,286.92 sampai ke level rekor tertinggi harian baru di level 25, 648.44. Hal yang sama terjadi pada indeks Hang Seng berjangka yang hari ini menanjak tajam dengan ditutup naik sebesar 1,106 poin ke level 25,687; dengan 25,260 sebagai level terendah dan 25.697 tertinggi.

Saham keuangan kembali bangkit namun tidak dalam kenaikan yang tajam, di mana HSBC, Hang Seng Bank, dan BOC (Hong Kong) memimpin penguatan; adapun penguatan tajam tidak terjadi karena bank-bank tersebut hanya menurunkan suku bugna kreditnya sebesar 25 basis poin. Bank-bank lain juga diprediksi akan turunkan suku bunga kreditnya sebesar 25 basis poin mengingat masih tingginya suku bunga pasar uang antar bank yang masih tinggi, sehingga ruang gerak untuk melakukan penurunan suku bunga lebih besar memang tidak besar.

Selain itu, saham-saham perminyakan juga tampak menguat hari ini di mana CNOOC dan PetroChina ditutup menanjak, sejalan dengan kenaikan harga minyak yang juga sampai ke level rekor tertingginya dia atas level $82 per barel. (.REUTERS/RISET-iwan)

Wednesday, September 19, 2007

Market Tokyo

Nikkei Berjangka Dibuka Melonjak 475 Poin, Imbas Wall Street

Nikkei dibuka menguat tajam pada perdagangan bursa pagi ini (19/09) dengan indeks berjangka Desember dibuka melonjak 475 poin dikarenakan keputusan Federal Reserve yang menurunkan Fed Fund Rate dan Discount Rate sebesar 50 basis point pada pertemuan kemarin sehingga membuat bursa Wall Street membukukan peningkatan terbesar dalam 1 hari selama 4 tahun terakhir. Indeks Dow di New York melompat 336 poin. Keputusan ini akan membuat saham-saham keuangan dan saham exporter meningkat tajam ditambah dengan faktor pelemahan yen di sekitar level 116.

Indeks Nikkei kontrak Desember pagi ini berada di level 16290 atau menguat tajam 460 poin dari pasarnya kemarin. Fokus lain adalah unit investasi dari Pemerintah Abu Dhabi yang akan menginvestasikan dananya sebesar $776 juta untuk membeli 1/5 Cosmo Oil dan akan menjadi pemegang saham terbesar di perusahaan minyak terbesar keempat di Jepang.

Investor sangat bereaksi positif atas keputusan Federal Reserve kemarin ditambah dengan laporan keuangan yang lebih baik dari perkiraan dari Lehman Brothers. Pemangkasan suku bunga Fed ini merupakan yang pertama kalinya dalam 4 tahun dan dinilai sangat agresif melebihi perkiraan investor. Tetapi investor juga akan terfokus dengan pertemuan Bank of Japan yang mengakhiri pertemuannya hari ini dan diperkirakan tidak akan merubah suku bunganya di level 0.5%.

Investor juga akan menunggu komentar dari Gubernur BOJ, Toshihiko Fukui setelah pertemuan tersebut untuk mengetahui petunjuk outlook suku bunga Jepang. Nikkei diperkirakan akan bergerak di level 16,000-16,500. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,990-16,300 dan settled di level 16,300. (.REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Turun Tipis, Sektor Properti Leading

Penutupan perdagangan di Bursa Hong Kong kemarin sore berakhir flat dengan kecenderungan melemah. Penutupan ini terjadi akibat aksi tunggu investor atas keputusan penetapan tingkat bunga AS yang akan diumumkan.

Indeks spot Hang Seng turun tipis 22.49 poin (0.1%) menjadi 24576.85. Hang Seng melemah juga akibat aksi ambil untung setelah rally dan berhasil mencetak rekor baru dalam empat ahri belakangan. Meskipun ditutup melemah, Hang Seng berhasil menguat dari tingka terendahnya pada perdagangan kemarin. Hang Seng sempat melemah hingga 135 poin.

Melemahnya Hang Seng dipimpin oleh sektor properti. Sub index properti mengalami penurunan sebesar 202.82 poin (0.7%) menjadi 30026.85 poin. CNOOC menguat 34 hkd (3.3%) menjadi 10.66 hkd akibat menguatnya harga minyak mentah, mencapai di atas 81 dolar per barel pada perdagangan kemarin. (.REUTERS/RISET-iwan)

Tuesday, September 18, 2007

Market Tokyo

Nikkei : Pasar Fokus ke Bunga AS

Dalam perdagangan bursa Jepang pagi ini (18/09), indeks Nikkei berjangka dibuka flat dan langsung melemah dari pasar kemarin di sekitar level 15930 atau turun 60 poin. Nikkei diperkirakan akan diperdagangkan dalam range yang sempit karena investor akan menunggu hasil pertemuan Federal Reserve malam ini. Sementara saham-saham sektor keuangan seperti Mizuho Financial Group Inc diperkirakan akan mendapat tekanan jual karena masalah kredit secara global dan perusahaan pinjaman menengah, Credia Co mengumumkan keadaan yang tidak mampu bayar. Toshiba Corp dan Sony Corp nampaknya akan menjadi fokus setelah Sony sedang dalam pembicaraan untuk menjual fasilitas produksi untuk microchips yang digunakan dalam PS3 kepada Toshiba. Sementara Nikkei Business daily melaporkan Toshiba akan menjual bangunan di Tokyo’s Ginza district kepada Tokyu Land Corp untuk lebih dari 150 milyar yen dan menggunakan dana tersebut untuk meningkatkan pertumbuhan pertumbuhan bisnis seperti flash memory chips.

Fed diperkirakan akan menurunkan suku bunganya minimal 25 basis point pada hari ini. Saham-saham exporter dan teknologi diperkirakan mendapatkan sentiment positif dari melemahnya yen di level 115. Analis memperkirakan index akan diperdagangkan di level 15,900-16,150. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,970-16,050 dan settled di level 16,005. Sebelum bursa dibuka data Reuters Tankan untuk Japan Manufacturers menunjukkan penurunan dari +30 dalam bulan Agustus menjadi +24 dalam bulan September. Sementara Japan non-manufacturing tidak berubah di level +14 dalam bulan Sepetmber. (.REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Ditutup Melemah Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Setelah rally dan cetak rekor selama 3 hari berturut-turut pada minggu lalu, kemarin (17/09) indeks Hang Seng akhiri sesinya dengan pelemahan, tertekan oleh aksi ambil untung sebelum pengumuman keputusan The Fed yang akan dilakukan pada hari ini. Selain itu, sentiment melemah atas adanya pemberitaan bahwa sebuah perusahaan penyalur kredit perumahan Inggris, Northern Rock PLC, akan menerima kredit darurat oleh Bank of England dalam rangka mengatasi masalah likuiditas yang tengah mereka alami juga kembali bangkitkan kecemasan pasar akan kondisi di sektor kredit global.

Adapun indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 298.77 poin atau 1.20% ke level 24,599.34; setelah bergerak di sekitar level 24,544.74 sampai 24,977.42. Sementara indeks Hang Seng berjangka turut turun tajam di mana kontrak turun sebesar 410 poin ke level 24,489; dengan 24,488 sebagai level terendah dan 24,980 tertinggi. Di antara banyaknya saham di bursa Hong Kong yang ditutup melemah pada sesi perdagangan kemarin, terpantau China Life dan Ping An justru ditutup menguat atas adanya ekspektasi bahwa tingkat pengembalian dari investasi mereka akan meningkat signifikan setelah China putuskan kenaikan suku bunga depositonya sebesar 27 basis poin pada Jumat lalu. (.REUTERS/RISET-iwan)

Monday, September 17, 2007

Market Tokyo

Nikkei Meranggas, Kembali ke Atas Level 16,000

Indeks benchmark Jepang, Nikkei, Jum'at kemarin (14/09) akhiri sesinya dengan penguatan tajam di mana indeks berhasil ditutup di atas level 16,000 untuk pertama kalinya dalam seminggu. Adapun penguatan tersebut dipimpin oleh saham eksportir yang bangkit atas telah kembali melemahnya yen. Untuk pergerakan selanjutnya diprediksi indeks akan bergerak pada inerval 15,700 -16,300 pada minggu ini, di mana fokus pasar akan terletak pada keputusan suku bunga The Fed. Adapun pada sesi hari Senin ini, bursa Tokyo akan tutup dalam rangka hari libur nasional. Tercatat indeks Nikkei berakhir menguat sebesar 306.23 poin atau 2.0% ke level 16, 127.42; sedikit melemah dari level tertinggi hariannya di level 16,142.08. Sepanjang minggu kemarin, indeks membukukan penguatan tipis sebesar 0.03%. Penanjakan juga terjadi pada Nikkei berjangka yang ditutup menguat sebesar 270 poin ke level 16,000; setelah bergerak dari level 15,850 sampai 16,085.

Adapun indeks dengan cakupan lebih luas, TOPIX, sepanjang penutupan minggu kemarin juga menguat dengan naik sebesar 21.84 poin atau 1.4% ke level 1,544. 71,; namun sepanjang minggu ini indeks masih bukukan pelemahan sebesar 0.8%. Dari seluruh saham, hari ini terdapat 962 saham yang menguat, 640 melemah, dan 120 tetap. (REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Masih Kokoh, Cetak Rekor Baru Dekati Level 25,000

Di tengah menguatnya pergerakan bursa Asia, pada Jum'at kemarin (14/09) indeks Hang Seng bergerak sejalan dengan menguat hingga ke level rekor tertinggi barunya, kalahkan rekor sebelumnya yang dicetak hari sebelumnya. Saham properti tampak masih menjadi primadona, selain karena ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, tapi juga atas adanya ekspetasi positif atas hasil lelang tanah pemerintah pada minggu ini. Di luar properti, tampak China Mobile melejit hari ini atas adanya rumor bahwa pemerintah China tidak akan mengeluarkan izin teknologi komunikasi 3G sampai dengan tahun depan, sehingga dalam waktu dekat ini perusahaan tersebut akan lebih leluasa dalam pemanfaatan modal untuk bentuk ekspansi lainnya.

Adapun indeks hari Jum'at minggu lalu dibuka menguat oleh sentimen positif yang mengikuti mantapnya penutupan Wall Street, dan penguatan terus berlangsung hingga indeks hari ini ditutup naik sebesar 361.09 poin atau 1.47% ke level rekor penutupan tertinggi baru di 24,898.11, setelah bergerak pada interval 24,715.74 sampai 24,978.61 yang juga merupakan rekor tertinggi harian baru. Sepanjang minggu kemarin, indeks bukukan penguatan sebesar 916 poin atau 3.82%. Penguatan juga tampak terjadi pada indeks Hang Seng berjangka yang bukukan kenaikan sebesar 368 poin ke level 24,886; dengan 24,715 sebagai level terendah dan 24,975 tertinggi. Indeks properti menguat sebesar 902.06 poin atau 2.91% ke level 31,853.34; dan China Mobile juga tampak menguat sebesar HK$3.70 atau 3.53% menjadi HK$108.50. (REUTERS/RISET-iwan)

Friday, September 14, 2007

Market Tokyo

Bursa Jepang Berakhir Mixed, Saham Energi Menguat

Pada sesi perdagangan kemarin (13/09) bursa Jepang berakhir mixed cenderung flat, karena penurunan dan kenaikan yang terjadi tergolong tipis. Adapun pengangkat adalah saham-saham energi yang menguat ikuti kenaikan harga minyak yang melonjak ke rekor tertingginya.

Sentimen pasar sampai rupanya masih dibayangi oleh ketidakpastian pasca pengunduran diri Perdana Menteri Shinzo Abe kemarin, oleh karena itu volume perdagangan tergolong ringan di mana investor lebih memilih menunggu dari luar pasar sampai The Fed umumkan keputusan suku bunganya.

Indek Nikkei 225 Jepang berakhir menguat sebesar 23.59 poin atau 0.2% ke level 15, 821.19; setelah sebelumnya sempat menanjak hingga ke level 15,931.09. Indeks berjangka Nikkei menguat sebesar 20 poin ke level 15,800; setelah bergerak di sekitar level 15,790 sampai 15,940.

Sementara indeks yang mencakup seluruh saham di Tokyo Stocks Exchange, TOPIX,kemarin ditutup melemah tipis sebesar 5.4 poin atau 0.4% ke level 1,522.87. Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, terdapat 1,067 saham melemah, 539 menguat, dan 111 tetap. (.REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Masih Cetak Rekor, Diangkat Oleh Saham Properti

Kemarin (13/09) tampak bahwa indeks Hang Seng masih gagah dengan terus mencetak rekor tertinggi barunya. Adapun penguatannya masih ditunjang oleh saham properti atas ekspektasi kuat bahwa The Fed akan turunkan suku bunganya.

Adapun saham properti juga terangkat oleh ekspektasi bahwa jika proposal proyek West Kowloon Cultural District yang memiliki bilangan milyaran dolar Hong Kong tersebut jadi dilaksanakan, maka perusahaan propeti akan mendapatkan imbas positif.

Indeks Hang Seng berakhir menguat sebesar 226.88 poin atau 0.93% ke level rekor penutupan baru di 24, 537.02, setelah bergerak di sekitar level 24,216.41 sampai 24, 552.18. Angka tersebut melanjutkan level rekor sebelumnya yang baru di cetak kemarin, yaitu di 24,310.14 pada level penutupan, dan 24,329.20 sebagai rekor tertinggi harian sebelumnya.

Berbeda di bursa Asia lainnya di mana saham perminyakan dan energi menguat, PetroChina malah ditutup melemah oleh pemberitaan bahwa salah satu investor terbesar dunia, Warren Buffet, menjual sahamnya di perusahaan tersebut sehingga menurunkan porsi kepemilikannya menjadi 9.72% dari 10.16%. Beberapa saham tambang lainnya juga melemah sehingga batasi kenaikan kemarin.

Adapun indeks berjangka Hang Seng kemarin turut ditutup menguat, di mana indeks naik sebesar 190 poin ke level 24,518; dengan 24,182 sebagai level terendah dan 24,582 tertinggi. (.REUTERS/RISET-iwan)

Thursday, September 13, 2007

Market Tokyo

Nikkei Goyah, Sentimen Goyah Oleh Pengunduran Diri PM. Shinzo Abe

Dengan melalui perjalanan sesi yang sangat fluktuatif, kemarin (12/09) indeks benchmark Jepang, Nikkei, akhiri sesinya dengan penurunan. Oleh imbas penguatan Wall Street indeks sempat menguat sekitar 150 poin namun adanya pemberitaan bahwa Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, akan mengajukan permohonan untuk resign atau pengunduran diri. Adapun yang membuat Nikkei sempat tergeser hingga turun lebih dari 100 poin adalah terjadinya penguatan nilai tukar yen pasca konfirmasi pengunduran diri Abe tersebut; sehingga saham-saham eksportir pun kembali melemah.

Nikkei akhiri sesinya dengan melemah sebesar 80.07 poin atau 0.50% ke level 15,797.60; setelah sempat menguat hingga ke level 16,032.26 dan melemah hingga ke 1528.27. Dikabarkan bahwa karakter atau gaya kepemimpinan perdana menteri yang baru mungkin akan pengaruhi pergerakan bursa selanjutnya.

Nikkei berjangka tampak turut melemah kemarin, di mana indeks turun sebesar 70 poin ke level 15,805; dengan 16045 level tertinggi dan 15725 terendah. Sementara indeks dengan cakupan lebih luas, TOPIX melemah sebesar 4.12 poin atau 0.3% ke level 1,528.27.

Volume perdagangan bursa Tokyo sedikit melemah, yaitu menjadi sebanyak 1.74 milyar saham, dari 1.75 milyar lembar kemarin. Adapun dari seluruh saham yang aktif, terdapat 965 saham melemah, 639 menguat,dan 114 tetap. (.NIKKEINET/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Cetak Rekor Baru, Optimisme Penurunan Suku Bunga The Fed

Di tengah sesi Asia yang ditutup mixed, (12/09) Hang Seng akhiri sesinya dengan penguatan tajam hingga ditutup di level rekor tertinggi baru. Hal tersebut terjadi karena kebijakan suku bunga AS merupakan benchmark dari pergerakan suku bunga Hong Kong, jika suku bunga AS turun, maka suku bunga Hong Kong akan ikut turun sehingga akan meringankan beban bunga yang harus dibayar oleh sektor bisnis Hong Kong.

Atas adanya optimisme tersebut, akhirnya indeks Hang Seng menutup sesinya dengan menguat sebesar 357.90 poin atau 1.5% ke level rekor penutupan tertinggi baru di 24,310.14; sebelumnya indeks sempat menguat hingga ke level 24,329.20 yang merupakan level rekor tertinggi harian baru. Penguatan juga terjadi pada indeks Hang Seng kemarin, di mana indeks naik sebesar 438 poin ke posisi 23,328; dengan 24,052 sebagai level terendah dan 24,360 tertinggi.

Adapun pendorong kenaikan indeks yakni terutama dari saham property yang kegiatannya berkaitan erat dengan suku bunga, terpantau sub-indeks untuk sector properti (Hang Seng Property Index) juga ditutup di level rekor tertinggi baru, dengan meroket naik sebesar 1,514.44 poin atau 5. 3% ke level 30,081.47.

Sun Hung Kai Properties, perusahaan property terbesar Hong Kong berdasarkan nilai pasarnya, merupakan pemimpin penguatan, dengan menguat sebesar 7.1% ke level HK$116.70. Selain itu, atas masih bertahannya harga minyak di sekitar level rekor tertinggi $78 per barel, saham perminyakan juga melejit , salah satunya CNOOC yang menguat sebesar 4.6% menjadi HK$10.24 per saham. (.REUTERS/RISET-iwan)

Monday, September 10, 2007

Market Tokyo

Nikkei Jatuh 270 Poin, Nilai Yen Menguat

Nikkei dibuka melemah tajam , turun 270 poin dari penutupannya pekan lalu karena investor melakukan penjualan terhadap sektor teknologi seperti Sony Corp setelah data nonfarm Payroll US menunjukkan penurunan yang tajam dan nilai yen yang menguat terhadap dolar ke level 112.61. Sementara pasar juga akan terfokus dengan Tokyo Star Bank Ltd dimana perusahaan private equity dari Jepang, Advantage Partners mendekati untuk memenangkan persetujuan untuk mengakuisisi perbankan tersebut sebesar $2.5 milyar.

Hari ini faktor kekhawatiran ekonomi US akan menghadapi resesi karena turunnya data nonfarm payroll dan menguatnya yen yang akan mengurangi nilai penjualan sektor export menjadi faktor utama penurunan bursa. Selain itu tidak adanya minat beli dari investor asing karena kekhawatiran terhadap keadaan politik di Jepang juga membuat bursa saham di Jepang sulit untuk membukukan peningkatan seperti bursa lainnya pada perdagangan sebelumnya. Investor juga akan terfokus dengan data GDP yang akan dirilis pagi ini sebelum bursa dibuka.

Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 15,700-15,950. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,750-15,840 dan disettle di level 15,805. Mayoritas perbankan di Jepang dan beberapa perusahaan termasuk NTT DoCoMo Inc diperkirakan untuk investasi di bank yang akan di set up dalam bulan Oktober oleh Aeon Co.

Isuzu Motors Ltd akan bekerjasama dengan Sumitomo Corp dan Swaraj Mazda Ltd untuk menjadi otomotif Jepang pertama yang memproduksi bus ukuran sedang di India akhir bulan ini. Canon Inc mengatakan akan menginvestasikan dana sebesar 80 milyar yen untuk membangun pabrik highly automated toner cartridge di Jepang. Hitachi merencanakan untuk investasi 30 milyar yen untuk meningkatkan output atas peralatan tenaga nuklir di pabrik di Ibaraki dekat Tokyo.(.REUTERS/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Turun Tipis, China Naikkan Reserve Requirement

Indeks benchmark Hong Kong, Hang Seng, Jumat lalu (07/09) akhiri sesinya dengan pelemahan, namun berhasil memperbaiki penurunan awalnya. Adapun kenaikan pada saham perminyakan oleh naiknya harga minyak, hari ini tampak batasi pelemahan atas pengetatan moneter yang dilakukan oleh China. Pada sesi pertama, Hang Seng berakhir melemah sekitar 127 poin oleh pengumuman kebijakan bank sentral China yang menaikkan reserve requirement rasio yang mengharuskan perbankan menyimpan lebih banyak cadangan dana kepada Bank Sentral; sehingga uang yang beredar di masyarakat pun akan berkurang. Sementara sore ini, indeks Hang Seng ditutup melemah hanya sebesar 67.79 poin atau 0.3% ke level 23,982.61; dengan level tertinggi harian di level 24,135.24. Sementara Hang Seng berjangka Jum'at sore, terpantau melemah sebesar 117 poin ke level 23,954; dengan 23,860 sebagai level terendah dan 24,100 tertinggi. Adapun saham properti merupakan yang mengalami pelemahan terbesar.

Adapun di antara yang menguat hari ini antara lain CNOOC dan Petrochina yang tengah rally oleh kenaikan harga minyak, di mana CNOOC menguat sebesar 2.7% ke level HK$9.78; dan Petrochina naik sebesar 1.1% menjadi HK$11,28 per saham. (.HSIBank/RISET-iwan)

Friday, September 7, 2007

Market Tokyo

Nikkei Dibuka Menguat Tipis, Tunggu Data NonFarm Payroll

Nikkei dibuka menguat tipis, 55 poin diatas penutupannya kemarin dan diperkirakan akan steady pada perdagangan hari ini karena investor akan menunggu data nonfarm payroll malam ini yang akan memberikan petunjuk bagi kesehatan perekonomian US. Sementara saham-saham komoditi dan trading house seperti Sumitomo Metal Mining Co dan Marubeni Corp diperkirakan akan meningkat setelah harga komoditi dunia termasuk minyak dunia meningkat tajam. Saham perbankan juga kemungkinan menjadi focus setelah Nikkei Business Daily melaporkan Mitsubishi UFJ Financial Group merencanakan untuk mengakuisisi seluruh saham anggota grupnya, Mitsubishi UFJ Nicos Co melalui pertukaran saham dalam semester 1 tahun depan dan akan mendelisting perusahaan kartu kredit tersebut.

Bursa Wall Street kemarin diperdagangkan menguat karena naiknya saham-saham industri, pharmaceutical dan retail dikarenakan investor berbalik ke saham yang aman menjelang data nonfarm payroll malam ini. Hal tesebut mengindikasikan investor akan terfokus dengan apa yang terjadi pada bursa Wall Street malam ini setelah data nonfarm payroll dirilis sehingga membuat perdagangan bursa hari ini akan relative didalam range. Pergerakan Nikkei pada perdagangan kemarin sangat fluktuatif dan sempat menembus level 16,000 sehingga menyentuh level terendah dalam 29 Agustus tetapi penurunan itu kemudian berbali menguat karena investor membeli saham-saham dengan harga murah. Nikkei diperkirakan diperdagangkan dalam range 16,000-16,400 dengan kemungkinan adanya profit taking dalam level yang tinggi karena pasar menunggu data nonfarm payroll. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan dalam range 16,110-16,240 dan disettle di level 16,195. Sementara di pasar berjangka indeks Nikkei dibuka sedikit menguat 55 poin diatas penutupannya kemarin.

Market Hongkong

Hang Seng Turun Tipis, Terangkat Pencetakan Rekor Bursa Shanghai

Index blue chip Hong Kong melemah 0,4% pada hari Kamis, karena penurunan Wall Street memicu investor melepas saham-saham menguat seperti China Mobile, sehari setelah pasar mencapai rekor tertinggi untuk hari kedua. Namun saham operator kereta api, MTR Corp. menguat 7,5% saat diperkirakan perusahaan tersebut segera mengadakan merger dengan KCRC. Transaksi sepi dengan volume mencapai H$44 miliar (US$5,6 miliar) pada tengah hari, dibandingkan hari Rabu pagi yang mencapai HK$46,8 miliar.

China Mobile, saham paling aktif dalam sesi pagi, melemah 1,1%. Saham terkemuka lain, China Life, petusahaan asuransi jiwa terkemuka di China, melemah 0,5%. Sementara MTR Corp. ditutup menguat 5,3%.

Saham-saham perusahaan pengiriman barang kembali menguat, terutama China COSCO dengan kenaikan 4,7% karena investor tetap meminati saham setelah perusahaan menyatakan rencana mengambil alih saham induk perusahaan. Saham diperkirakan akan kembali menguat untuk ke tiga belas kalinya, hampir dua kali lipat sejak 17 Agustus lalu. Credit Suisse menyatakan terdapat peluang penambahan aset. Sementara, China Shipping Container Lines menguat 2,6%.

Thursday, September 6, 2007

Market Tokyo

Nikkei Dibuka Melemah Karena Turunnya Saham Eksportir

Nikkei diperkirakan dibuka melemah karena turunnya saham-saham exporter seperti Canon Inc setelah laporan ekonomi dari US yang menunjukkan adanya masalah yang terjadi di perekonomian US sehingga memberikan dampak negative bagi bursa Wall Street dan dolar. Selain itu penguatan nilai yen ke level 114 pada perdagagan Asia akan memberikan dampak yang sangat negatif bagi saham exporter. Perdagangan masih akan tergantung dengan pergerakan mata uang jika nilai yen masih berada di level 115 atau diatasnya maka Nikkei seharusnya masih dapat bertahan diatas level 16,000. Tetapi jika yen bertahan di level 114 maka Nikkei dapat menembus level 16,000. Tetapi penurunan Nikkei pada perdagangan kemarin sebelum bursa Wall Street melemah diperkirakan akan membatasi penurunan index.

Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 16,000-16,200 meskipun adanya kemungkinan dapat diperdagangkan di bawah level 16,000. Penjualan yang agresif pada pasar futures akan memberikan pengaruh yang besar bagi spot market. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 16,015-16,160 dan disettle di level 16,105. Sementara pasar juga akan terfokus dengan saham Komatsu Ltd, perusahaan no 2 terbesar di dunia untuk alat-alat berat setelah Nikkei Business daily melaporkan rencana perusahaan untuk meningkatkan capital spending untuk fasilitas manufacturing sebesar 25% untuk fiscal 2007-2009 untuk memenuhi pertumbuhan permintaan dari China dan emerging market lainnya.

Hitachi Zosen akan mengeluarkan 2 obligasi konversi untuk meningkatkan keuangannya dan hedge atas peningkatan suku bunga. Nissan Motor Co memutuskan untuk berpartisipasi bergabung dalam proyek antara Renault dan Indian Motorcycle maker, Bajaj Auto Ltd untuk mengembangkan dan memproduksi mobil biaya rendah. Kobe Steel akan membayar dividen sebesar 3.5 yen/lembar untuk 6 bulan sampai September atau meningkat 3 yen dari tahun lalu. Nissin Food Products akan meningkatkan harga atas mie instant sebesar 7-11%. Kao Corp memperkirakan membukukan keuntungan operasional group sebesar 53 milyar yen untuk semester 1 atau turun 9% dari tahun sebelumnya tetapi melewati perkiraan sebesar 49 milyar yen. (.NIKKEINET/RISET-iwan)

Market Hongkong

Hang Seng Cetak Rekor, Terimbas Wall Street dan Ekspektasi Dana China

Setelah melalui sesi yang fluktuatif,kemarin (05/09) indeks Hang Seng berhasil bertahan sehingga ditutup menguat sebesar 183.1 poin atau 0.77% ke level 24,069.17. Sedang Pada sesi pagi indeks sempat mencetak rekor tertinggi harian baru di level 24,283.15; namun terimbas oleh melemahnya buras Jepang, tekanan jual sempat menyerang hingga turunkan indeks hingga ke bawah level 23,900.
Adapun level penutupan kemarin merupakan level rekor penutupan tertinggi baru di mana indeks untuk pertama kali ditutup di atas level 24,000. Menguatnya penutupan Wall Street pada dini sebelumnya angkat sentiment, dan ekspektasi akan adanya aliran dana China masih terus warnai pasar dan bantu rebound indeks hingga ke level rekor penutupan barunya.

Saham properti tampak pimpin penguatan kemarin atas adanya ekspektasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga dalam rangka mendorong system perbankan untuk menurunkan tingkat suku bunga kreditnya, sehingga dapat meringankan beban cicilan yang harus dibayar oleh masyarakat yang memiliki kredit hipotek. Hal tersebut berpengaruh kuat bagi pasar Hong Kong karena pergerakan suku bunga Hong Kong cenderung mengikuti suku bunga AS karena pergerakan dolar Hong Kong dipagu berdasarkan nilai tukar dolar AS.

China COSCO Holdings tampak menguat sebesar 3.02% menjadi HK$20.15 setelah Goldman Sachs meningkatkan target harganya; dan Hotel Shangri-La Asia menanjak sebesar 5.7% menjadi HK$21.40 setelah laporkan peningkatan profit semester I sebesar 95%. (.REUTERS/RISET-iwan)

Wednesday, September 5, 2007

Market Tokyo

Nikkei Melemah, Dibayangi Buruknya Data Capital Spending

Index Nikkei melemah 0,4 persen pada hari Selasa kemarin ketika investor masih dihantui data turunnya capital spending yang di luar perkiraan, dan menjual saham Fas Retailing Co Ltd dan saham bluechip lainnya.
Akan tetapi laporan harian bisnis Nikkei bahwa Nippon Steel Corp dan Mitsubishi Heavy Industries Ltd telah sepakta untuk menggabungkan bisnis konstruksi jembatan untuk kompetisi yang lebih baik menimbulkan kembali harapan mengenai konsolidasi pada sektor ini. Akan tetapi perdagangan cukup sepi, dan kehilangan arah setelah libur Labor Day di Amerika pada hari Senin, di mana investor memperhatikan pasar luar negeri sebagai isyarat berkaitan dengan kecemasan akan gelombang indikator Amerika yang dimulai hari Selasa. Pasar tidak yakin dengan data pemerintah Jepang pada hari Senin yang menunjukkan bahwa perusahaan memotong belanja sekitar 4,9 persen untuk bulan April-Juni dari setahun sebelumnya, berlawanan dengan perkiraan naik 11,5 persen. Hal ini menunjukkan penjualan oleh investor yang cemas mengenai minat domestik. Nikkei 225 ditutup turun 70,15 point pada pagi hari di harga 16.454,78. Volume perdagangan menunjukkan sebanyak 731 saham berpindah tangan, dibandingkan rata-rata pekan lalu sebesar 669 juta saham. Nippon Steel naik 0,4 persen pada 827 yen. Mitsubishi Heavy menguat 0,6 persen pada 713 yen, setelah laporan Nikkei yang mengatasi penguatan pagi hari. Perusahaan baru mereka akan memiliki anggaran lebih dari 40 milyar yen ($345 juta) dan mengontrol lebih dari 10 persen pada pasar domestik, melampaui leader industri Yokogawa Bridge Holdings, demikian menurut Nikkei. Kedua perusahaan mengatakan akan berusaha memperkuat bisnis mereka, akan tetapi sampai sekarang belum mengeluarkan keputusan. Japan Bridge Corp, pembuat struktur baja termasuk jembatan, melonjak 9,4 persen pada 315 yen. Matsuo Bridge melambung 11,4 persen pada 146 yen. Yokogawa Bridge naik 2,7 persen pada 713 yen. (.NIKKEINET)

Market Hongkong

Pasar Stagnan, Ketakmenentuan Arah Wall Street

Saham-saham di Hongkong mencapai rekor tertinggi pada hari Selasa, akan tetapi berbalik ke penutupan flat, di mana saham China tertahan pada penguatan 0,3 persen ketika China Construction Bank menguat yang dipicu oleh prospek listing Shanghai. China COSCO Holdings Co Ltd maju lebih dari 18 persen ke rekor tertinggi setelah mengatakan akan membeli aset dry bulk shipping senilai US$ 4,6 milyar sejalan dengan pernyataan analis bahwa perusahaan akan mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan. Pasar berliku-liku pada jam awal perdagangan di tengah nihilnya arah yang diperoleh dari Wall Street yang tutup pada liburan panjang akhir pekan. Akan tetapi pembelian melangkah naik-turun, dan pasar mencetak puncak baru dalam tiga sesi terakhir, ketika investor mengabaikan rencana China untuk mengijinkan investor daratan untuk langsung melakukan investasi pada saham Hongkong mendadak terhambat.
Akan tetapi lemahnya penutupan sore hari pada saham Nikkei di Jepang memberi kesulitan pada investor, dan pada penutupan index Hang Seng berbelok tajam ke arah negatif, ditutup melemah 18,02 point. Index ditutup pada 23.886,07, dibanding level puncak 24.127,16. China Enterprises atau H-shares menguat 41,78 point pada 14.338,88, dan mencetak puncak baru pada 14.574,73. Turnover senilai HK$ 92 milyar (US$ 11,8 milyar), lebih tinggi dari hari Senin yang bernilai HK$ 84,4 milyar. China Construction Bank, saham teraktif hari itu, menguat 2,2 persen pada HK$ 6,65 setelah mencapai level tertinggi baru. Pembuat peraturan sekuritas China mengatakan akan melakukan review pada hari Jumat mengenai rencana pemberi pinjaman ini untuk terdaftar di dalam negeri. Bank of Communications, kreditur terbesar nomor 5 di negara ini, menguat 0,7 persen pada HK$ 8,87 di tengah berita mereka telah mengajukan peluncuran rencana di Beijing untuk memberi kesempatan individu melakukan investasi langsung pada sekuritas Hongkong. COSCO melonjak 2,8 persen pada HK$ 19,56, menyusul penguatan lima sesi terakhir yang mengantisipasi suntikan aset dari induk perusahaan. Developer real estate Country Garder jatuh 1,5 persen pada HK$ 12,8 menyusul penguatan tiga sesi terakhir yang dimulai dua hari sebelum pencantuman pada index MSCI. (.REUTERS)

Tuesday, September 4, 2007

Market Tokyo

Bursa Jepang Berakhir Negatif, Nikkei Berjangka Turun 155 Poin

Index saham Nikkei di Jepang jatuh pada hari Senin, ketika investor yang masih dilanda kecemasan mengenai permasalahan kredit, menjual saham finansial dan saham lainnya menyusul penaikan hari Jumat lalu, di tengah jatuhnya capital spending di luar perkiraan, memukul pasar secara keseluruhan.
Saham Nippon Steel Corp, pembuat baja terbesar kedua di dunia, menguat setelah harian bisnis Nikkei memberitakan kemungkinan akan meningkatnya dividen untuk keempat tahun berturut-turut, membantu saham baja lainnya juga terdongkrak.

Data pemerintah hari Senin menunjukkan bahwa perusahaan di Jepang memotong anggaran belanja senilai 4,9 persen untuk bulan April-Juni dalam setahun terakhir, sanga kontras dengan perkiraan ekonom yang naik 11,5 persen. Nikkei melemah 0,55 persen atau 91,26 point pada 16.477,83 pada 94.32 GMT.
Saham bank, asuransi, dan broker, jatuh ketika investor melakukan lock in profit setelah penaikan hari Jumat lalu. Perdagangan aktif juga terllihat pada saham ini berkaitan dengan likuiditas yang tinggi, demikian menurut analis.
Mizuho Financial Group melemah 1 persen pada 726.000 yen setelah hari Jumat menguat 2,7 persen.
Prospek laporan yang baik mendongkrak saham angkutan laut dan baja. Nippon Steel menguat 1,1 persen pada 821 yen setelah harian Nikkei mengatakan kemungkinan pembayaran dividen tahunan sebesar 11 yen per saham, naik 1 yen dari setahun lalu.

Kawasaki Kisen Kaisha Ltd menguat 1,8 persen pada 1.523 yen. Mitsui OSK Lines Ltd menguat 1,5 persen pada 1.732 yen. Sektor angkutan laut semakin membaik di tengah harapan kuatnya laporan earning. Saham pembuat kosmetik Shiseido Co juga naik 2,7 persen pada 2.480 yen setelah mengatakan akan membeli kembali saham senilai 25 milyar yen saham miliknya. (.REUTERS)

Market Hongkong

Hangseng Dropped 0.3%, Investor Taking Profit dari Saham Asuransi

Index Hang Seng jatuh 0,3 persen pada hari Senin, ketika para investor menarik untung dari China Life dan saham menguat lainnya, setelah penaikan pekan lalu berkaitan dengan laporan tunda mengenai program investasi langsung lepas pantai. Pasar terlihat lebih sepi dibanding biasanya berkaitan dengan liburan Labor Day pada pasar finansial di Amerika pada hari Senin ini.

Akan tetapi perusahaan penerbangan China Eastern Airlines menguat lebih dua kali lipat dan mencetak rekor tertinggi setelah Singapore Airlines dan induknya Temasek sepakat untuk membayar saham di perusahaan ini senilai US$ 918 juta untuk 24 persen saham. Penguatan dua digit pada pasar saham di negara ini menyusul rencana China untuk mengijinkan masyarakat untuk melakukan investasi langsung pada saham Hongkong yang mendongkrak Beijing, demikian laporan Caijing Magazine. Investan mendapat lampu hijau hanya setelah Beijing mengeluarkan pedoman bagi investor di daratan ini, demikian laporannya. Index Hang Seng ditutup turun 80,05 point pada 23.904,09 dengan turnover senilai HK$ 84,4 milyar (US$ 10,8 milyar) dibandingkan HK$ 113,1 milyar pada hari Minggu. Index China Enterprise atau H-shares jatuh 0,3 persen atau 41,74 point pada 14.297,10.
China Eastern Airlines ditutup menguat 75,1 persen pada HK$ 6,53 ketika perdagangan dimulai lagi hari Minggu setelah mengalami suspend lebih dari tiga bulan untuk kesepakatan dengan Singapore Airlines.

Selain itu penaikan juga dipicu oleh berita bahwa Morgan Stanley menaikkan peringkat sektor penerbangan negara ini menjadi ‘in-line’ dari ‘cautions’, demikian juga naiknya peringkat saham China Eastern menjadi ‘overweight’ dari ‘underweight’. China Southern Airlines melonjak 2,3 persen menjadi HK$ 10,16, sementara Air China menghapus penguatan di awal perdagangan dan ditutup melemah 1,7 persen pada HK$ 9,54.
Saham lain yang menguat adalah Zijin Mining yang melonjak hampir 8 persen pada HK$ 7,42, setelah mencapai rekor tertinggi di balik kuatnya harga emas dan pembicaraan bahwa penambang emas akan membiarkan sahamnya di Shanghai. Asuransi jiwa Ping An Insurance jatuh 1,5 persen pada HK$ 79,90. Pesaingnya China Life jatuh hampir 1 persen pada HK$ 37,30. Aluminum Corp of China (Chalco), produsen alumina terbesar di negara ini, jatuh 2,1 persen pada HK$ 20,90. Jiangxi Copper Co Ltd melemah hampir 2 persen pada HK$ 17,68. (.REUTERS)

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649