Hang Seng Masih Cetak Rekor, Diangkat Oleh Saham Properti
Kemarin (13/09) tampak bahwa indeks Hang Seng masih gagah dengan terus mencetak rekor tertinggi barunya. Adapun penguatannya masih ditunjang oleh saham properti atas ekspektasi kuat bahwa The Fed akan turunkan suku bunganya.
Adapun saham properti juga terangkat oleh ekspektasi bahwa jika proposal proyek West Kowloon Cultural District yang memiliki bilangan milyaran dolar Hong Kong tersebut jadi dilaksanakan, maka perusahaan propeti akan mendapatkan imbas positif.
Indeks Hang Seng berakhir menguat sebesar 226.88 poin atau 0.93% ke level rekor penutupan baru di 24, 537.02, setelah bergerak di sekitar level 24,216.41 sampai 24, 552.18. Angka tersebut melanjutkan level rekor sebelumnya yang baru di cetak kemarin, yaitu di 24,310.14 pada level penutupan, dan 24,329.20 sebagai rekor tertinggi harian sebelumnya.
Berbeda di bursa Asia lainnya di mana saham perminyakan dan energi menguat, PetroChina malah ditutup melemah oleh pemberitaan bahwa salah satu investor terbesar dunia, Warren Buffet, menjual sahamnya di perusahaan tersebut sehingga menurunkan porsi kepemilikannya menjadi 9.72% dari 10.16%. Beberapa saham tambang lainnya juga melemah sehingga batasi kenaikan kemarin.
Adapun indeks berjangka Hang Seng kemarin turut ditutup menguat, di mana indeks naik sebesar 190 poin ke level 24,518; dengan 24,182 sebagai level terendah dan 24,582 tertinggi. (.REUTERS/RISET-iwan)
Friday, September 14, 2007
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


