Hang Seng Cetak Rekor, Terimbas Wall Street dan Ekspektasi Dana China
Setelah melalui sesi yang fluktuatif,kemarin (05/09) indeks Hang Seng berhasil bertahan sehingga ditutup menguat sebesar 183.1 poin atau 0.77% ke level 24,069.17. Sedang Pada sesi pagi indeks sempat mencetak rekor tertinggi harian baru di level 24,283.15; namun terimbas oleh melemahnya buras Jepang, tekanan jual sempat menyerang hingga turunkan indeks hingga ke bawah level 23,900.
Adapun level penutupan kemarin merupakan level rekor penutupan tertinggi baru di mana indeks untuk pertama kali ditutup di atas level 24,000. Menguatnya penutupan Wall Street pada dini sebelumnya angkat sentiment, dan ekspektasi akan adanya aliran dana China masih terus warnai pasar dan bantu rebound indeks hingga ke level rekor penutupan barunya.
Saham properti tampak pimpin penguatan kemarin atas adanya ekspektasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga dalam rangka mendorong system perbankan untuk menurunkan tingkat suku bunga kreditnya, sehingga dapat meringankan beban cicilan yang harus dibayar oleh masyarakat yang memiliki kredit hipotek. Hal tersebut berpengaruh kuat bagi pasar Hong Kong karena pergerakan suku bunga Hong Kong cenderung mengikuti suku bunga AS karena pergerakan dolar Hong Kong dipagu berdasarkan nilai tukar dolar AS.
China COSCO Holdings tampak menguat sebesar 3.02% menjadi HK$20.15 setelah Goldman Sachs meningkatkan target harganya; dan Hotel Shangri-La Asia menanjak sebesar 5.7% menjadi HK$21.40 setelah laporkan peningkatan profit semester I sebesar 95%. (.REUTERS/RISET-iwan)
Thursday, September 6, 2007
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


