Nikkei Dibuka Melemah Karena Turunnya Saham Eksportir
Nikkei diperkirakan dibuka melemah karena turunnya saham-saham exporter seperti Canon Inc setelah laporan ekonomi dari US yang menunjukkan adanya masalah yang terjadi di perekonomian US sehingga memberikan dampak negative bagi bursa Wall Street dan dolar. Selain itu penguatan nilai yen ke level 114 pada perdagagan Asia akan memberikan dampak yang sangat negatif bagi saham exporter. Perdagangan masih akan tergantung dengan pergerakan mata uang jika nilai yen masih berada di level 115 atau diatasnya maka Nikkei seharusnya masih dapat bertahan diatas level 16,000. Tetapi jika yen bertahan di level 114 maka Nikkei dapat menembus level 16,000. Tetapi penurunan Nikkei pada perdagangan kemarin sebelum bursa Wall Street melemah diperkirakan akan membatasi penurunan index.
Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 16,000-16,200 meskipun adanya kemungkinan dapat diperdagangkan di bawah level 16,000. Penjualan yang agresif pada pasar futures akan memberikan pengaruh yang besar bagi spot market. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 16,015-16,160 dan disettle di level 16,105. Sementara pasar juga akan terfokus dengan saham Komatsu Ltd, perusahaan no 2 terbesar di dunia untuk alat-alat berat setelah Nikkei Business daily melaporkan rencana perusahaan untuk meningkatkan capital spending untuk fasilitas manufacturing sebesar 25% untuk fiscal 2007-2009 untuk memenuhi pertumbuhan permintaan dari China dan emerging market lainnya.
Hitachi Zosen akan mengeluarkan 2 obligasi konversi untuk meningkatkan keuangannya dan hedge atas peningkatan suku bunga. Nissan Motor Co memutuskan untuk berpartisipasi bergabung dalam proyek antara Renault dan Indian Motorcycle maker, Bajaj Auto Ltd untuk mengembangkan dan memproduksi mobil biaya rendah. Kobe Steel akan membayar dividen sebesar 3.5 yen/lembar untuk 6 bulan sampai September atau meningkat 3 yen dari tahun lalu. Nissin Food Products akan meningkatkan harga atas mie instant sebesar 7-11%. Kao Corp memperkirakan membukukan keuntungan operasional group sebesar 53 milyar yen untuk semester 1 atau turun 9% dari tahun sebelumnya tetapi melewati perkiraan sebesar 49 milyar yen. (.NIKKEINET/RISET-iwan)
Thursday, September 6, 2007
Market Tokyo
Posted by Russley Futures-Administrator


