Hang Seng Cetak Rekor Baru, Optimisme Penurunan Suku Bunga The Fed
Di tengah sesi Asia yang ditutup mixed, (12/09) Hang Seng akhiri sesinya dengan penguatan tajam hingga ditutup di level rekor tertinggi baru. Hal tersebut terjadi karena kebijakan suku bunga AS merupakan benchmark dari pergerakan suku bunga Hong Kong, jika suku bunga AS turun, maka suku bunga Hong Kong akan ikut turun sehingga akan meringankan beban bunga yang harus dibayar oleh sektor bisnis Hong Kong.
Atas adanya optimisme tersebut, akhirnya indeks Hang Seng menutup sesinya dengan menguat sebesar 357.90 poin atau 1.5% ke level rekor penutupan tertinggi baru di 24,310.14; sebelumnya indeks sempat menguat hingga ke level 24,329.20 yang merupakan level rekor tertinggi harian baru. Penguatan juga terjadi pada indeks Hang Seng kemarin, di mana indeks naik sebesar 438 poin ke posisi 23,328; dengan 24,052 sebagai level terendah dan 24,360 tertinggi.
Adapun pendorong kenaikan indeks yakni terutama dari saham property yang kegiatannya berkaitan erat dengan suku bunga, terpantau sub-indeks untuk sector properti (Hang Seng Property Index) juga ditutup di level rekor tertinggi baru, dengan meroket naik sebesar 1,514.44 poin atau 5. 3% ke level 30,081.47.
Sun Hung Kai Properties, perusahaan property terbesar Hong Kong berdasarkan nilai pasarnya, merupakan pemimpin penguatan, dengan menguat sebesar 7.1% ke level HK$116.70. Selain itu, atas masih bertahannya harga minyak di sekitar level rekor tertinggi $78 per barel, saham perminyakan juga melejit , salah satunya CNOOC yang menguat sebesar 4.6% menjadi HK$10.24 per saham. (.REUTERS/RISET-iwan)
Thursday, September 13, 2007
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


