Hang Seng Anjlok, Kekhawatiran Akan Perekonomian Cina
Perdagangan saham di Hong Kong kemarin (20/05) ditutup anjlok tajam seiring merosotnya indeks Shanghai nyaris 4.5% setelah peringatan gempa susulan di provinsi Sechuan. Kekhawatiran inflasi akibat lonjakan harga minyak juga berperan dalam menekan indeks.
Indeks Hang Seng berakhir ditutup anjlok 572.77 poin atau 2.23% ke level 25,169.46 setelah bergerak pada kisaran 25,042.09 dan 25,702.87.
China Petroleum dan Chemical Corp melemah sekitar 4.3% dan PetroChina merosot 3% akibat dilanda kekhawatiran akan bisnis kilangnya seiring harga minyak mentah yang bertahan di atas level $127 per barrel.
China Enterprises Index melemah 394.10 poin atau 2.74% ke level 13,973.6, sementara itu indeks sektor properti anjlok 942.5 poin atau 2.93% ke level 31.178.80.
Diantara saham berkapitalisasi besar, HSBC melemah 0.8 hkd atau 0.59% ke level 134.9; China Mobile melemah 3.9 hkd atau 2.9% ke level 130.7; China Life turun 0.75 hkd atau 2.26% ke level 132.5 dan Cheung Kong melemah 4.0 hkd atau 3.07% ke level 126.5. (efinet/iwan)
Wednesday, May 21, 2008
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


