Nikkei Dibuka Melemah di Tengah Harga Minyak yang Hampir $130
Nikkei pada perdagangan pagi ini (21/05) dibuka melemah dengan indeks cash anjlok sebesar 156.97 poin (-1.11%) pada level 14003.12, terpicu oleh harga minyak dunia yang mencapai level tertinggi baru mendekati $130/barrel, sementara indeks berjangka kontrak Juni melorot 140 poin di level 13995. Nikkei melemah dengan harga minyak dunia mencapai level tertinggi baru sehingga memicu kekhawatiran inflasi. Saham-saham eksportir, seperti Sony, Toshiba, terpantau terpukul pagi ini.
Fokus pasar terhadap Mitsubishi UFJ Financial Group yang merupakan perbankan terbesar di Jepang membukukan peningkatan 71% dalam keuntungan kuartal 4 karena unit consumer credit membantu menghapus kerugian di subprime tetapi perkiraan untuk tahun ini tidak ada pertumbuhan.
Penurunan akan sulit dihindari karena sudah overheat dan fakta peningkatan minggu lalu didasari short covering jadi ini akan mendukung kemungkinan untuk investor untuk melakukan profit taking menurut Yutaka Miura dari Shinko Securities. Dengan harga minyak yang terlalu tinggi dan harga lainnya seperti makanan juga meningkat maka adanya kekhawatiran terhadap inflasi.
Saham yang berhubungan dengan gas dan minyak seperti Inpex Holdings dapat kuat tetapi disisi lain pasar kemungkinan mendapat tekanan jual dan pergerakan dalam range 13,900-14,200. Honda memperkirakan penjualan retail di US meningkat 1.6% dalam tahun bisnis sampai Maret 2009. Sumitomo Metal Mining merencanakan untuk mengeluarkan dana sedikit lebih besar ai 200 milyar yen untuk mengembangkan pertambangan nickel di Solomon Islands.
Sementara itu, Ibiden Co Ltd akan menginvestasikan dana lebih dari 1 milyar ringgit selama 10 tahun untuk set up pabrik manufaktur di Malaysia. Fujitsu Ltd sedang tidak dalam pembicaraan dengan Toshiba Corp mengenai pengikatan modal untuk mengembangkan dan memproduksi microchips.
Wednesday, May 21, 2008
Market Tokyo
Posted by Russley Futures-Administrator


