Indeks Berjangka Hangseng Menguat ; Ditopang Saham Tambang
Menutup perdagangan minggu lalu (14/03), bursa berjangka Hangseng ditutup menguat. Kondisi ini dipicu oleh semakin lemahnya nilai tukar Dollar terhadap mata-mata uang asing di Asia. Hal ini semakin mengakibatkan para investor mencoba berspekulasi terhadap Dollar. Naiknya bursa berjangka Hanseng juga diikuti oleh beberapa saham-saham lokal, seperti Jiangxi Copper, Zhongjin Gold dan Sinopec.
Indeks Hangseng pada pembukaan hari ini (14/03) dari posisi 22087 dan ditutup pada posisi 22126. Menguat sebanyak 39 poin. Tercatat dengan titik tertinggi pada poin 22670 dan terendah 22001. Naiknya indeks Hangseng ini didorong oleh aksi beli para investor pada saham-saham tambang atau minyak. Yang sampai saat ini berada pada trend yang semakin positif.
Jiangxi Copper naik 2.61% ke posisi 43.98 yuan, Zhongjin Gold naik 3.86% ke posisi 105.09 yuan, sedangkan Sinopec naik sebanyak 2.61% ke posisi 43.98 yuan. Para investor cenderung tidak memilih saham-saham selain tambang dan minyak, karena mereka masih khawatir dengan tingkat inflasi yang tetap tinggi dan tingkat ekspor yang cenderung tidak progresif.
Monday, March 17, 2008
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


