Nikkei Turun Dipimpin Toyota akibat Sentimen Negatif Global
Pada hari perdagangan terakhir tahun 2007, Indeks Nikkei Jum'at lalu (28/12) ditutup turun 1.7% atau 256.91 poin ke level 15,307.78 akibat sentimen negatif global atas terbunuhnya mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto.
Toyota turun 2 persen, penurunan tertingginya sejak tanggal 21 November. Berarti tahun ini saham Toyota jatuh 24%, yang merupakan kinerja terburuknya sejak tahun 2000 akibat kekhawatiran mengenai pengeluaran konsumsi di AS yang merupakan pasar terbesarnya.
Pesanan AS yaitu kendaraan, pesawat dan durable goods lainnya nyatanya hanya naik 0.1% pada November, berbeda dengan prediksi yaitu 2% akibat berkurangnya pengeluaran barang modal. Selain itu tingkat pengangguran yang meningkat juga menimbulkan indeks makin tertekan.
Sony Corp juga turun 2.2% menjadi 6,200 yen. Yamada Denki turun 2.7& ke level 12,770 yen. Kemudian Kao Corp juga turun 2.9% menjadi 3,360 yen. Sementara itu indeks berjangka Nikkei juga ditutup turun 420 poin ke level 15,420 setelah bergerak dalam kisaran 15200-15470. (REUTERS/RISET-iwan)
Monday, December 31, 2007
Market Tokyo
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Ditutup Melemah 472 Poin akibat Sentimen Negatif Global
Indeks Hang Seng Jum'at lallu (28/12) ditutup melemah sebanyak 472.33 poin atau 1.7% ke level 27,370.60 akibat sentimen negatif global menyusul terbunuhnya mantan PM Pakistan Benazir Bhutto dan rilis data AS yang mendorong pelemahan bursa AS kemarin.
Kematian Benazir Bhutto juga menimbulkan kekhawatiran mengenai bakal naiknya harga minyak ke level 100. Hal ini juga menimbulkan tekanan pada bursa. Sektor properti memimpin aksi profit taking setelah membukukan gain menyusul outlook yang bagus pada sektor tersebut.
Diantara pelemahan saham, China Eastern Airlines dan Air China melawan tren dengan harapan bahwa menguatnya yuan akan mengurangi biaya utangnya yang berdenominasi US dollar.
Saham-saham lainnya yang naik, Bank of East Asia naik sebesar 1.42 hkd atau 2.7% ke level 52.9 dolar menyusul berita bahwa pemegang sahamnya dari Spanyol meningkatkan kepemilikan di bank tersebut menjadi 8.9%. BEA akan memanfaatkan dana tersebut untuk ekspansi di Cina. Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng juga ditutup turun sebesar 304 poin ke level 27,491 setelah bergerak pada kisaran 27350-27589. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Friday, December 28, 2007
Market Tokyo
Bursa Jepang Ditutup Turun oleh Sektor Perbankan
Penutupan perdagangan di bursa Jepang pada siang kemarin (27/12) masih bertahan pada teritori negatifnya. Indeks saham di bursa Jepang mengalami penutupan turun untuk pertama kalinya dalam lima hari setelah harga perumahan di AS mengalami penurunan tajam ke titik terendah dalam enam minggu. Kondisi ini mengakibatkan kembali bertambahnya kekhawatiran tentang kondisi sektor sub prime di AS.
Indeks berjangka Nikkei 225 mengalami penurunan sebesar 110 poin dan ditutup pada posisi 15595 setelah bergerak pada kisaran 15555-15720 sepanjang sesi perdagangan. Indeks spot Nikkei 225 mengalami penurunan sebesar 88.95 poin (0.6%) menjadi 15564.69 poin. Sementara itu indeks Topix melemah 8.53 poin (0.6%) menjadi 1499.94 poin.
Saham-saham yang mengalami penurunan pada perdagangan antara lain Mitsubishi UFJ dan Sumitomo Mitsui FG. Keduanya menjadi pimpinan penurunan sektor perbankan. Sementara itu dari sektor eksportir, Honda Motors turut membukukan penurunan akibat spekulasi bahwa krisis perumahan akan mengurangi penjualan di AS.
(REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Bukukan Penurunan akibat Aksi Jual China Mobile; Indeks Berjangka Turun 470 Poin
Indeks Hang Seng kemarin masih ditutup turun sebanyak 285.87 poin atau 1 persen pada level 27,842.93 menyusul aksi ambil untung saham China Mobile sejak sesi pagi. Restrukturisasi pada sector telekomunikasi di Cina dikhawatirkan dapat mengurangi keuntungan perusahaan telekomunikasi terbesar di Cina tersebut.
Saham China Mobile sendiri, yang merupakan 13% dari bobot total indeks Hang Seng, menurun sebesar 3.2 hkd atau 2.3% menjadi 138.60. Sementara itu indeks berjangka Hang Seng turun sebanyak 470 poin ke level 27,785 setelah bergerak pada kisaran 27,780-28,425.
Saham China Unicom naik 62 sen atau 3.6% menjadi 17.98 dolar, sementara China Netcom ditutup turun 80 sen atau 3.4 persen menjadi 24.05 dolar. China Telecom, penyedia layanan fixed-line terbesar, naik 37 sen atau sebesar 6.3% menjadi 6.28 dolar pada perdagangan kemarin.
Turunnya indeks ditengarai juga akibat pengeluaran AS semasa liburan yang lebih rendah dari perkiraan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran masih adanya krisis subprime AS dan kemungkinan resesi pada 2008.
(REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Thursday, December 27, 2007
Market Tokyo
Nikkei Berakhir Naik oleh Bullish Prediksi Penjualan Toyota
Penutupan perdagangan di bursa Jepang pada siang kemarin (26/12) akhirnya berhasil mencatatkan penguatan untuk kali keempatnya dalam empat hari berturut-turut. Penguatan ini dipimpin oleh saham Toyota Motors yang membukukan peningkatan setelah perusahaan meningkatkan prediksi penjualannya pada tahun 2008 mendatang.
Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Desember berakhir menguat 25 poin menjadi 15675 poin. Indeks bergerak pada kisaran 15600 -15730 poin sepanjang sesi perdagangan. Indeks spot Nikkei 225 mengalami peningkatan sebesar 100.92 poin (0.7%) menjadi 15653.54 poin. Indeks Topix juga menguat sebesar 12.44 poin (0.8%) menjadi 1508.47 poin.
Saham Toyota masih membukukan peningkatan sebesar 80 yen (1.3%) menjadi 6180 yen. Takeuchi Manufacturing naik 220 yen menjadi 4730 yen. Nippon Steel mengalami peningkatan sebesar 14 yen menjadi 694 yen. Sementara itu Canon naik 90 yen menjadi 5330 yen. (NIKKEINET/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market New York
Wall Street Melemah Terbatas, Imbas Penurunan Proyeksi Penjualan Target Corp
Untuk pertama kalinya dalam 4 hari, semalam (26/12) bursa AS terpantau melemah, oleh imbasan pengumuman penurunan proyeksi penjualan Target Corp. Adapun pelemahan masih bersifat terbatas karena penurunan harga rumah hingga ke level 6 tahun terendah belum mensinyalkan akan adanya penurunan tingkat belanja konsumen AS.
Macy's Inc., Circuit City Stores Inc. dan Dillard's Inc. tampil memimpin pelemahan pada 31 peretail AS; Merrill Lynch & Co. juga sempat anjok hingga ke level terendahnya selama 1 bulan setelah CIBC World Markets Inc. malaporkan bahwa perusahaan tersebut akan membukukan kerugian akibat krisis kredit subprime lalu hingga sekitar $7 milyar.
Semua indeks AS terpantau melemah, di mana Dow Jones Industrial Average turun 31.62 poin atau 0.23% ke level 13,517.71; indeks S&P 500 turun 4.36 poin atau 0.29% menjadi 1,492.09; dan Nasdaq Composite Index turun 8.42 atau 0.31% menjadi 2,705.08. (AP/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Wednesday, December 26, 2007
Market Tokyo
Nikkei Berakhir Bullish oleh Turunnya Suku Bunga LIBOR
Perdagangan di bursa Jepang pada kemarin (25/12) Nikkei berakhir pada teritori positif. Menguatnya bursa saham Jepang ini masih kuat dipimpin oleh saham perbankan setelah adanya penurunan bunga pinjaman interbank. Kondisi ini menyiratkan adanya indikasi perbaikan krisis yang menimpa sektor kredit global saat ini.
Indeks spot Nikkei 225 ditutup menguat 295.59 poin (1.9%) menjadi 1552.59 pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks Nikkei ini telah mengalami penurunan sebesar 9.7% sepanjang tahun 2007 ini. Indeks Topix juga turut membukukan peningkatan sebesar 26.83 poin (1.8%) menjadi 1496.03 poin. Indeks berjangka Nikkei 225 mengalami peningkatan sebesar 1.9% menjadi 15590 poin.
Saham perbankan bullish dipimpin oleh Mitsubishi UFJ Financial Group dan Mizuho Financial Group. Kedua perusahaan ini mengalami peningkatan tajam yang terbesar dalam jangka waktu dua minggu belakangan. Kondisi ini didorong oleh tutunnya suku bunga LIBOR ke titik terendah sejak bulan Maret lalu. (NIKKEINET/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Korea
Bursa Korea Tingkatkan Kemudahan Investor Asing Untuk IPO
Bursa saham di Korea Selatan berencana akan meningkatkan kemudahan peraturan-peraturan bagi proses IPO sebuah perusahaan (25/12). Keputusan yang diambil bursa ini ditujukan bagi semakin banyaknya investor asing yang melakukan listing di bursa tersebut.
Korea Exchange Inc. akan mengizinkan konsolidasi laporan keuangan yang akan menyamai standar akuntansi di AS dan di dunia internasional pada para perusahaan yang ingin melakuak IPO tahun depan.
Bursa Korea Selatan berencana menarik investor dari China, Vietnam, dan negara lain. Pad abulan Agustus lalu, 3NOD Digital Group Co, perusahaan pembuat audio speaker dari China menjadi perusahaan asing pertama yang listing di bursa Korea. Perusahaan ini menjadi salah satu komponen indeks Kosdaq. (REUTERS/RISET-iwan )
Posted by Russley Futures-Administrator
Monday, December 24, 2007
Market Tokyo
Bursa Jepang Bullish Masih oleh Dukungan Sektor Elektronik
Penutupan perdagangan di bursa Jepang di akhir minggu ini (21/12) memperlihatkan pergerakan yang masih positif. Indeks Nikkei 225 mengalami peningkatan setelah surat kabar Nikkei melaporkan Hitachi berencana menjual bisnis yang tidak menguntungkan dan Toshiba berencana untuk bekerja sama dengan Sharp.
Indeks berjangka Nikkei 225 mengalami peningkatan sebesar 1.9% menjadi 15315 poin pada akhir perdagangan. Indeks spot Nikkei mengalami peningkatan sebesar 225.40 poin 91.5%) menjadi 15257.00. Sementara itu indeks Topix menguat 11.64 poin (0.8%) menjadi 1469.20 poin.
Saham Sumitomo Mitsui mengalami penurunan setelah Bear Stern menyatakan kemungkinan akan adanya tambahan write-downs akibat kemelut yang terjadi pada sektor sub prime di AS. Sementara itu saham-saham elektronik bullish oleh rencana Toshiba dan Sharp. (NIKKEINET/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Ditutup Menguat Dipimpin Sektor Properti
Indeks Hang Seng berakhir menguat pada tutup perdagangan minggu kemarin (21/12) dimana para investor memburu saham sektor property, sementara mereka kelihatannya mengabaikan keputusan terakhir China menaikkan suku bunga dan terfokus kepada kinerja pasar yang kuat setelah penguatan Wall Street, malam sebelumnya.
Indeks Hang Seng spot berakhir naik 609.83 poin (2.3%) pada level 27,626.92, dengan level tertinggi pada 27,670.31 dan terendah di 27,192.80. Volume perdagangan sebesar 83.4 milyar Hong Kong dollar. Sementara itu, indeks berjangka ditutup naik tajam 808 poin pada level 27840.
Saham-saham property berhasil memimpin pasar sejalan dengan ekspektasi konsumen bahwa investasi dalam real estate akan meningkat sebagai bentuk hedging menghadapi pertambahan laju inflasi.
Pemerintah HK kemarin melaporkan indeks harga konsumen Hong Kong bertumbuh 3.4% untuk bulan November dibandingkan setahun sebelumnya. Ini merupakan kenaikan harga tertinggi dalam sembilan tahun terakhir. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Thursday, December 20, 2007
Market Tokyo
Nikkei Berakhir Turun oleh Setelah pemerintah Turunkan Prediksi Pertumbuhan Ekonomi
Penutupan perdagangan di bursa Jepang pada sesi perdagangan kemarin(19/12) akhirnya tidak mampu bertahan di teritori positif. Bursa jepang kembali membukukan penurunan selama enam hari berturut-turut setelah pemerintah mengurangi prediksi pertumbuhan ekonomi. Aksi tunggu para investor jelang pengumuman keuangan perusahaan AS juga mengakibatkan turunnya harga saham di bursa.
Indeks berjangka Nikkei mengalami penurunan sebesar 0.6% dan ditutup pada level 15085. Sementara itu indeks spot Nikkei mengalami penutupan pada level 15030.51 poin dengan membukukan peningkatan sebesar 177.35 poin (1.2%). Indeks Topix juga menguat 12.98 poin (0.9%) menjadi 1456.79 poin.
Saham-saham yang mengantongi penurunan harga pada penutupan antara lain Toyota, turun 70 yen menjadi 5960 yen. Mizuho mengalami penurunan sebesar 7000 yen menjadi 529000 yen. Komatsu turun 115 yen menjadi 2810 yen.(NIKKEINET/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Ditutup Naik Dipimpin Sektor Telekomunikasi dan Property
Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong pada kemarin sore (19/12) terpantau masih membukukan penguatan. Rebound Wall Street pada penutupan perdagangannya dini hari sebelumnya memberikan arahan positif bagi pergerakan indeks Hang Seng. Saham-saham property dan telekomunikasi menjadi sasaran pembelian pada perdagangan kemarin.
Indeks berjangka Hang Seng untuk kontrak bulan Desember mengalami peningkatan sebesar 296 poin menjadi 27025 poin. Indeks ini telah bergerak pad akisaran 26660 – 27275 poin sepanjang perdagangan. Indeks spot Hang Seng membukukan peningkatan sebesar 296.39 poin (1.11%) menjadi 27029.26 poin. Transaksi perdagangan di bursa Hong Kong hari ini senilai 82.32 miliar hkd.
Saham China Unicom mengalami peningkatan tajam sebesar lebih dari 6% setelah UBS meningkatkan target harga saham tersebut. China Unicom naik 6.27% (0.94 hkd) menjadi 15.94 hkd. China Mobile naik 2.1% akibat aksi short covering. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Wednesday, December 19, 2007
Market Tokyo
Nikkei Konsolidasi, Setelah Merah 5 Hari
Indeks bursa Jepang, Nikkei, pagi ini (19/12) dibuka cenderung flat di mana indeks cash di sesi awal pasar turun terbatas sebesar 42.72 poin (-0.3%) pada level 15165.09 dan indeks berjangka kontrak Maret cenderung turun 30 poin pada 15195. Indeks Nikkei terkonsolidasi setelah membukukan penurunan dalam 5 hari perdagangan dan saham-saham exportir diperkirakan memimpin setelah Wall Street membukukan peningkatan dan melemahnya nilai yen. Pasar memperkirakan pergerakan pasar akan lebih tertahan daripada kemarin yang terlihat volatile yang dipimpin oleh index future. Investor juga akan terfokus terhadap perusahaan elektronis Matsushita Electric Industrial Co, Canon Inc dan Hitachi Ltd yang sedang dalam pembicaraan akhir untuk bekerjasama dalam flat panels menurut Nikkei Business Daily.
Saham-saham keuangan juga meningkat meskipun outlook yang tidak pasti dari Goldman Sachs. Goldman Sachs kemarin membukukan peningkatan pendapatan kuartal 4 sebesar 2% melewati perkiraan tetapi memberikan kewaspadaan terhadap pasar akan masih menantang dalam jangka pendek ini. Nikkei diperkirakan diperdagangkan dalam range 15,150-15,400. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,150-15,360 dan disettle dilevel 15,295.
Canon, Matsushita dan Hitachi dalam pembicaraan akhir untuk membentuk kerjasama dalam Organic light-emitting diode (OLED) yang digunakan untuk membuat flat displays. Toshiba Corp akan bergabung dengan grup yang dipimpin oleh IBM Corp untuk mengembangkan system chips yang menggunakan 32-nanometre circuitry. Hino Motors Ltd dan China’s Guangzhou Automobile Group mengatakan membentuk joint venture di China dan bertujuan untuk memulai produksinya di pabrik baru di Guangzhou pada pertengahan tahun 2009.
Nippon Steel, Sumitomo Metal Industries dan Kobe Steel mencapai perjanjian dasar untuk meningkatkan kepemilikannya dalam perusahaan lainnya dan diperkirakan akan mengumumkan persetujuannya pada awal Rabu ini. Kepemilikan Nippon Steel dalam Sumitomo Metal akan meningkat dari 5% menjadi 7% sementara Sumitomo Metal dalam Nippon Steel akan meningkat dari 1.8% menjadi hampir 3 %. Di tempat lain, hari ini bursa Korea Kospi tutup karena pemilihan Presiden. (NIKKEINET/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Ditutup Naik Dipimpin HSBC
Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong kemarin sore (18/12) masih melanjutkan penguatannya yang diawali pada sesi pertama. Aksi bargain hunting pada saham-saham blue chips masih mewarnai pergerakan perdagangan di bursa Hong Kong sepanjang sesi siang.
Indeks berjangka Hang Seng untuk kontrak bulan Desember ditutup pada posisi 26729 dengan peningkatan sebesar 232 poin setelah bergerak pada kisaran 26117 - 26988. Sementara itu indeks spot Hang Seng ditutup menguat 136.29 poin (0.5%) menjadi 26732.87 setelah bergerak pada kisaran 26093.96 – 26912.29.
Saham yang menjadi memimpin pada penguatan bursa kemarin adalah HSBC, Esprit Holdings, dan Sinopec. Saham keuangan China masih terpantau mengalami penurunan akibat kekhawatiran tentang pengetatan moneter berkelanjutan di China. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Tuesday, December 18, 2007
Market Tokyo
Perbankan Seret Nikkei, Ditutup Melemah
Harga saham-saham di bursa Jepang berakhir turun pada penutupan perdagangan kemarin (17/12). Sentimen negatif dari regional Asia memperkeruh perdagangan di sesi perdagangan siang kemarin. Sentimen negatif tersebut diperkuat oleh berita eksposure Nomura Holdings terhadap investasinya di sektor sub prime.
Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Januari mengalami penutupan turun 200 poin dan berakhir pada posisi 15270 poin. Indeks ini telah bergerak pada kisaran 15265 – 15575 poin di sepanjang sesi perdagangan kemarin. Indeks spot Nikkei mengalami penurunan sebesar 264.72 poin (1.7%) menjadi 15249.79 poin. Sementara itu, indeks Topix ditutup turun 28.55 poin (1.9%) menjadi 1472.70 poin.
Saham-saham perbankan mengalami penurunan tajam dipimpin oleh Mitsubishi UFJ. Saham bank ini turun 46 yen (4.3%) menjadi 1028 yen. Mizuho turun 28000 yen menjadi 533000 yen. Sumitomo Mitsui turun 32000 menjadi 825000 yen. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Masih “Berdarah”, Property Biang Bursa Anjlok
Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong kemarin sore (17/12) kembali memperlihatkan pelemahan yang signifikan. Indeks-indeks benchmark di Hong Kong turun untuk empat sesi berturut-turut oleh tekanan pengetatan moneter China dan spekulasi bahwa Fed tidak akan kembali menurunkan tingkat bunganya dalam waktu dekat.
Indeks berjangka Hang Seng untuk kontrak bulan Desember mengalami penutupan pada posisi 26928 poin. Indeks berjangka ini telah bergerak pad akisaran 26662 – 27363 poin di sepanjang sesi perdagangan kemarin. Indeks spot Hang Seng mengalami penutupan melemah sebesar 967.06 poin (3.5%) menjadi 26596.58 poin.
Saham-saham yang mengalami tekanan jual berasal dari sektor perbankan dan property. China Eastern naik menjadi 4.75 hkd ari harga IPO sebesar 4.22 hkd. Indeks saham-H turun 566.07 poin (3.6%) menjadi 15381.39 poin. Sub indeks property mengalami penurunan sebesar 2244.05 poin (6.11%) menjadi 34500.56 poin. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Monday, December 17, 2007
Market Tokyo
Nikkei Dibuka Melemah; Berjangka Flat
Indeks bursa Nikkei pagi ini (17/12) dibuka melemah, dan terpantau untuk indeks cash di sesi awal pasar turun sebesar 74.24 poin (0.48 %) pada level 15430.22 dan indeks berjangka kontrak Maret flat pada 15470. Nikkei bias melemah mengikuti penurunan yang terjadi di Wall Street karena kekhawatiran terhadap meningkatnya inflasi yang kemungkinan mencegah Federal Reserve dari menurunkan suku bunganya. Pada saat yang sama, nilai dolar meningkat terhadap yen yang kemungkinan memberikan dukungan bagi saham-saham exportir seperti Sony Corp. Fokus pasar lainnya terhadap Nomura Holdings Inc yang dilaporkan sedang dalam pembicaraan dengan Collins Stewart Plc mengenai takeover yang dapat bernilai lebih dari 700 juta pound menurut Britain’s Sunday Telegraph.
Hari ini mungkin sangat sulit untuk saham keuangan setelah Wall Street melemah karena perkiraan penurunan suku bunga terhambat oleh kekhawatiran peningkatan inflasi. Tetapi disisi lain, rendahnya nilai yen dapat menarik minat pembeli untuk sektor exportir pada level rendah. Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 15,300-15,500. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan dilevel 15,490-15,600 dan disettle di level 15,490.
Millea Holdings Inc akan membeli Llyod’s of London Insurer Kiln Ltd sebesar 442 juta pound dalam bentuk tunai untuk menolong berkembang ke luar negeri. IHI Corp memperkirakan untuk membukukan sampai 5 milyar yen dalam keuntungan operasional. Sharp Corp akan menginvestasikan dana sebesar 100 milyar yen untuk membangun pabrik solar cell terbesar di dunia. Toyota memperkirakan produksi global dalam tahun 2008 akan meningkat menjadi 9.9 juta kendaraan atau 500,000 lebih besar dari proyeksi tahun ini. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Terbelit Sektor Keuangan
Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong pada Jum'at sore lalu (14/12) masih memperlihatkan kondisi penurunan hampir di setiap sektor. Tertekannya indeks hang Seng hari ini disebabkan masih tingginya kekhawatiran terhadap kondisi sektor keuangan global. Di samping itu, pengetatan moneter China juga turut memberikan sentimen negatif bagi pergerakan bursa. Indeks spot Hang Seng mengalami penutupan pada posisi 27563.64 dengan membukukan penurunan sebesar 180.81 poin (0.65%). Transaksi perdagangan di bursa saham Hong Kong mengalami perputaran sebesar 3.31 miliar hkd. Diperkirakan bahwa bursa Asia, khususnya Hong Kong masih akan mengalami tekanan pada minggu ini.
Saham-saham perbankan menjadi pimpinan pergerakan turun yakni ICBC, bank dengan nilai pasar terbesar di Hong Kong mengalami penurunan sebesar 3.4% dan ditutup pada posisi harga 5.72 hkd. China Life Insurance mengalami penurunan sebesar 1.9% menjadi 40.65 hkd. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Friday, December 14, 2007
Market Tokyo
Market Tokyo Lesu, Indeks Berjangka Turun 2.3%
Pergerakan bursa Jepang pada kemarin masih belum mampu menggerakkan harga-harga sahamnya dari teritori negatif (13/12). Pada penutupan perdagangan kemarin, indeks-indeks benchmark di bursa Jepang masih terpantau turun dan bahkan mengalami penurunan terbesar dalam waktu empat bulan. Kondisi ini didorong oleh spekulasi bahwa injeksi dana ke sektor keuangan tidak akan membawa hasil seperti yang diharapkan.
Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Januari ditutup pada posisi 15535 poin dengan membukukan penurunan sebesar 2.3%. Sementara itu, indeks spot Nikkei ditutup turun sebesar 395.74 poin (2.5%) menjadi 1553.52. Indeks Topix juga turut membukukan penurunan sebesar 40.83 poin (2.6%) dan ditutup pada 1516.10 poin.
Saham-saham dari sektor keuangan dan perbankan menjadi pemimpin penurunan indeks kemarin. Toyota mengalami penurunan setelah yen mengalami penguatan terhadap dolar pada siang ini. Bursa Jepang juga menjadi tidak bergairah akibat keputusan partai berkuasa Jepang untuk mengenakan pajak atas dividen.
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Berakhir Jatuh Dipimpin Saham China
Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong pada sore kemarin (13/12) kembali memperlihatkan penurunan. Indeks-indeks benchmark di bursa kemarin kembali mengalami penutupan pada teritori merah. Kepercayaan investor tentang aksi bank-bank sentral di AS dan Eropa masih rendah dan mengakibatkan terpuruknya harga saham di bursa Hong Kong. Rencana pengetatan moneter di China juga turut berpotensi menjadi penahan pergerakan indeks.
Indeks berjangka Hang Seng untuk kontrak bulan Desember mengalami penurunan sebesar 949 poin dan ditutup pada level 27575. Kisaran yang dicapai indeks pada sesi perdagangan kemarin adalah 27540 – 28650. Indeks spot Hang Seng turun 776.61 poin (2.7%) dan berakhir pada level 27744.45 poin.
Saham-saham yang mengalami penurunan pada kemarin didominasi oleh saham-saham perusahaan dari China. Perkiraan akan pengetatan moneter di China membuat harga saham China melesak tajam. Indeks saham-H turun 630.54 poin 93.7%) menjadi 16332.08 poin. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Thursday, December 13, 2007
Market Tokyo
Nikkei Berakhir Merah Meski Berangkat dari Day Low
Penutupan perdagangan di bursa Jepang siang kemarin (12/12) masih diwarnai sentimen negatif yang disebabkan oleh imbas keputusan pemotongan suku bunga di AS. Meskipun demikian penutupan kemarin juga berhasil menguat dari titik terendah yang dicapai pada sesi perdagangan tadi. Kondisi ini disebabkan masih baiknya kondisi fundamental dari perusahaan-perusahaan di bursa.
Indeks Nikkei berjangka untuk kontrak bulan Desember ditutup pada level 15895. Indeks ini telah bergerak pada kisaran 15630 – 15970 poin di sepanjang sesi perdagangan tadi. Indeks spot Nikkei 225 ditutup turun 0.7% menjadi 15932.26 setelah sempat mengalami penurunan sebesar 2.1%. Indeks Topix ditutup pada level 1556.93 dengan membukukan penurunan sebesar 0.6%.
Saham-saham perminyakan mengalami rebound pada perdagangan hari ini. Nippon Oil naik 3.8% menjadi 894 yen. Nippon Mining naik 1.9% menjadi 789 yen. Inpex Holdings naik 1.7% menjadi 1.18 juta yen. Canon turun 2.4% menjadi 5690 yen. Fast Retailing turun 1.9% menjadi 8130 yen. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Para Bankir Hong Kong Memotong Tingkat Suku Bunga Pinjaman Sebesar 25 Basis Poin
Hari Rabu (12/12) bank-bank di Hong Kong mengumumkan pemotongan suku bunga pinjaman mereka untuk ke empat kalinya sejak bulan September lalu, walaupun para analis tidak melihat adanya penurunan lagi di bulan-bulan yang akan datang karena system perbankan di Hong Kong cukup kuat.
Para analis mengatakan bahwa naiknya likuiditas perbankan dikarenakan banyaknya arus modal masuk ke Hong Kong dapat menekan penurunan suku bunga pinjaman antar bank dan demikian akan dapat menekan bunga pinjaman.
Bank-bank local terakhir kalinya memotong tingkat suku bunga pinjaman pada tanggal 9 Nopember lalu yang mengikuti jatuhnya HIBOR (Hong Kong Interbank Offered Rate. Tingkat bunga HIBOR – 3 bulan sekarang ada di 3.75%. Ada dua faktor yang akan menekan suku bunga yaitu pemotongan suku bunga yang dilakukan oleh The Fed dan rendahnya HIBOR.
Bank-bank kecil termasuk Dah Sing Financial atau Wing Lung Bank sangat tergantung dari tingkat suku bunga antar bank untuk pendanaan mereka. Tetapi pengetatan pengeluaran kredit secara global akan membuat para banker menyadari bahwa hal ini akan mendorong naiknya HIBOR. Fed akan kembali memangkas tingkat suku bunga di Amerika, karena hal ini akan melindungi perekonomian dari ancaman resesi
Rabu kemarin (12/12)HSBC memimpin dalam penurunan suku bunga.Bank-bank lain termasuk HSBC unit Hang Seng Bank dan BOC Hong Kong juga akan menurunkan tingkat suku bunga nya sebesar 25 basis poin ke level 6.75 dan efektif tanggal 13 Desember.
Standard Chartered and Bank of East Asia memotong tingkat suku bunga pinjamannya sebesar 25 basis poin ke level 7.0%.Pemotongan suku bunga yang di lakukan oleh perbankan Hong Kong dilakukan menyusul penurunan yang dilakukan oleh Hong Kong Monetary Authority (HKMA) yang juga menyesuaikan dengan apa yang telah dilakukan oleh The Fed. Tingkat bunga dasar yang dikeluarkan oleh HKMA adalah tingkat suku bunga yang dipakai untuk peminjaman overnite yang terjadi antar lokal bank. Tingat bunga dasar HKMA adalah 5.75%, turun 25 basis poin dari level lama yaitu 6.00. 1 usd = 7.8 hkd. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Wednesday, December 12, 2007
Market Tokyo
Nikkei Ditutup Naik Akibat Rencana Penyuntikan Dana ke UBS
Penutupan perdagangan di bursa Jepang kemarin siang (11/12) kembali memperlihatkan terjadinya peningkatan pada harga-harga sahamnya. Berita bahwa UBS akan memperoleh suntikan dana dari pemerintah Singapura dan investor Timur tengah memberikan kembali keyakinan bagi investor saham. Kondisi ini menjadi pendorong kokohnya perdagangan di bursa Jepang, di samping harapan akan kembali diturunkannya tingkat bunga di AS.
Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Desember ditutup naik 1.3% menjadi 16085 poin. Indeks spot Nikkei 225 mengalami penutupan pada posisi 16044.72 poin dengan membukukan peningaktan sebesar 120.33 poin (0.8%). Sementara indeks Topix yang cakupannya lebih luas mengalami peningkatan sebesar 8.52 poin (0.6%) dan berakhir pada level 1567.02.
Penguatan yang dialami oleh bursa Jepang ini didorong oleh saham-saham berikut: Orix menguat 1230 yen menjadi 23330 yen. Penguatan harga saham Orix ini merupakan yang terbesar sejak 1 November lalu. Mitsubishi UFJ naik 8 yen menjadi 1228 yen. (REUTERS)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Berakhir Bullish, Saham Property Leading
Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong kemarin sore (11/12) berhasil masih bertahan di teritori positif. Saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga mengalami peningkatan tajam di tengah-tengah harpan kembali diturunkannya tingkat bunga di AS. Para pelaku pasar juga mengatakan bahwa penguatan indeks di bursa Hong Kong hari ini didorong oleh posisi beli pada saham-saham blue chips.
Indeks berjangka Hang Seng mengalami peningkatan dan ditutup pada level 29405 poin. Indeks ini telah bergerak pada kisaran 28810 – 29415 poin pada perdagangan hari ini. Indeks spot Hang Seng mengalami peningkatan sebesar 725.74 poin (2.55%) 29226.84 poin.
Saham-saham yang mengalami penguatan antara lain China Mobile, naik 4.90 hkd menjadi 145.50 hkd. HSBC meningkat 2.90 hkd menjadi 136.70 hkd. SHK properties mengalami penguatan sebesar 10.50 hkd menjadi 165.50 hkd. (REUTERS)
Posted by Russley Futures-Administrator
Tuesday, December 11, 2007
Global Market
Bursa Saham Asia Turun Setelah Raly Menguat Selama 4 Hari
Saham-saham di pasar Asia (10/12) turun untuk pertama kalinya dalam 4 hari terakhir sejak laporan tingkat pekerjaan di US yang naik karena spekulasi Federal Reserve akan menurunkan tingkat suku bunganya lebih rendah daripada yang diperkirakan para investor, yang sedikit mendorong pertumbuhan ekonomi US.
Group Financial Mizuho di Jepang dan Bank Nasional Australia, sebagai Bank pemberi pinjaman terbesar, mengalami kerugian dalam saham-saham sector keuangan. Saham Perusahaan Inpex Holdings dan Woodside Petroleum turun setelah penurunan harga minyak mentah dibawah $88 per barel.
Index MSCI Asia Pasific jatuh 0.3% yaitu pada level 164.07 pada pukul 10.08 waktu Tokyo, setelah berusaha naik selama 3 hari terakhir, sebesar 1.4 %. Perbandingan sekitar 3 saham jatuh setiap 2 saham naik. Hal itu merupakan patokan dalam pembukaan pasar uang, kecuali di Negara Singapura. Saham Nikkei 225 turun 0.5% menjadi 15.863.29.
Pada tanggal 7 Desember lalu saham-saham di US turun, menyebabkan index saham S&P mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam 3 hari terakhir, setelah mengalami kenaikan non-farm payroll sebesar 94,000 tenaga kerja, para trader memprediksikan tingkat level yang lebih rendah mengikuti kebijakan dari Fed, yang akan memotong biaya pinjaman pada pertemuan besok pada tanggal 11 Desember.
Dari pasar berjangka terpantau peluang sebesar 26% untuk aksi pemotongan suku bunga, dibandingkan dengan peluang 36% di hari sebelumnya.
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Ditutup Bearish, Penurunan Bunga AS Diprediksi Kurang Dari Harapan
Akhir perdagangan di bursa Hong Kong kemarin sore (10/12) memperlihatkan bahwa bursa tidak mampu bertahan pada teritori positif . Indeks saham di bursa Hong Kong terpeleset ke teritori negatif akibat pengetatan ekonomi China dan spekulasi bahwa Fed hanya akan menurunkan tingkat bunganya sebesar 25 bps.
Indeks berjangka Hang Seng untuk kontrak bulan Desemebr mengalami penurunan dan ditutup pada level 20529 poin. Indeks berjangka ini telah bergerak pada kisaran 28491–29242 poin pada sesi perdagangan kemarin. Indeks spot Hang Seng mengalami penurunan sebesar 1.18% (341.37 poin) dan berakhir pada posisi 28501.10.
Sub indeks property mengalami penurunan sebesar 242.20 poin menjadi 36975.32. Saham-saham yang mengalami penurunan antara lain China Mobile, turun 1.70 hkd (1.19%) menajdi 140.60 hkd. HSBC turun 2.90 hkd menjadi 133.80 hkd. China Railway naik 0.39 hkd menjadi 7.75 hkd. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Monday, December 10, 2007
Market Tokyo
Nikkei Menguat Terbatas, Machinery Order Jepang Meningkat
Indeks bursa saham Jepang, Nikkei, pada perdagangan minggu ini mengawali pagi (10/12) dengan steady bias menguat dimana indeks berjangka naik sekitar 35 poin pada level 15985, sedangkan indeks tunai bertambah 32.75 poin (0.21%) di level 15999.78. Indeks berada pada range terbatas karena banyaknya data ekonomi yang akan dirilis dalam minggu ini termasuk keputusan Federal Reserve, Tankan Survey dan berakhirnya kontrak Future. Pasar juga terfokus dengan data Machinery Orders yang dirilis sebelum bursa dibuka. Data Machinery Orders menunjukkan peningkatan +12.7% dari -7.6% bulan sebelumnya dan diatas perkiraan +7.0%. Fokus pasar lainnya terhadap Suzuki Motor Corp yang mengatakan perusahaan akan investasi sebesar 9.5 milyar baht untuk membangun pabrik mobil di Thailand yang akan memulai produksi pada musim panas tahun 2010.
Pergerakan bursa terbatas hari ini karena banyaknya data ekonomi yang akan dirilis baik dari Jepang maupun US. Fed diperkirakan akan mengikuti bank sentral Kanada dan Inggris dengan penurunan 25 basis point pada hari selasa mendatang. Nikkei diperkirakan diperdagangkan dalam range 15,850-16,100. Di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 15,950-16,070 dan disettle di level 16,010. Softbank Corp melaporkan penambahan pelanggan lebih banyak dari 2 perusahaan saingannya yang lebih besar. Denso Corp meningkatkan perkiraan penjualan untuk China sebesar 50% menjadi 220 milyaryen dari 150 milyar yen dari perkiraan awal. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Akhirnya Melemah Setelah 7 Hari Rally, Saatnya Profit Taking
Untuk pertama kalinya selama 8 sesi terakhir, Jum'at lalu (07/12) akhirnya bursa saham Hong Kong akhiri sesinya dengan pelemahan. Selain karena profit taking, konsolidasi juga terjadi karena akan adanya penambahan tiga saham baru ke dalam indeks Hang Seng, sehingga dapat merubah bobot masing-masing saham yang sudah ada sebelumnya.
China Mobile Ltd. Pimpin pelemahan, memimpin saham-saham lain yang bobotnya akan mengalami penurunan signifikan oleh hadirnya 3 saham baru tersebut. Adapun saham-saham yang akan ditambahkan adalah saham-saham yang tidak kalah populer seperti PetroChina Co., China Shenhua Energy Co. dan China Overseas Land & Investment Ltd. Dari semua 40 anggota lama indeks Hang Seng, HSBC Holdings Plc, adalah satu-satunya saham yang menguat.
Mengakhiri sesi minggu lalu, indeks Hang Seng anjlok sebesar 716.45 poin atau 2.4% ke level 28,842.47, memutus rally berturut-turut selama 7 hari. Sementara indeks Hang Seng berjangka juga anjlok dengan turun 703 poin ke level 28,996; setelah bergerak di kisaran 28,938.00 sampai 30,094.00. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Friday, December 7, 2007
Market Tokyo
Nikkei Melanjutkan Penguatannya Didukung Melemahnya Yen Dan Penguatan Wall Street
Pagi ini Jumat (07/12), Nikkei melanjutkan peningkatannya dengan saham-saham exportir seperti Canon Inc menjadi focus utama karena pelemahan yen dan rallynya Wall Street karena optimisnya rencana mortgage yang diumumkan oleh Presiden Bush akan menjaga perekonomian dari penurunannya kedalam resesi.
Fokus pasar lainnya kemungkinan terhadap Sumitomo Chemical Co Ltd setelah Nikkei business daily mengatakan sedang mempertimbangkan membangun pabrik untuk “high value added plastics” dalam Saudi Arabia dalam tahun 2012. Drastisnya langkah rencana masalah mortgage dan bertumbuhnya harapan Fed akan juga agresif dengan masalah subprie akan positif untuk bursa saham Jepang menurun Kazuhiro Takahashi, GM dari Daiwa Securities SMBC
Nikkei diperkirakan akan diperdagangkan melampaui level 16,000. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan dalam range 15,820-16,085 dan disettle di level 16,085. Dan di pasar berjangka indeks Nikkei 225 dibuka di level 16.055, naik 115 poin dari penututpannya kemarin dan telah mencapai level tertingginya pada saat berita ini diturunkan di 16.085. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Berakhir Naik Di Tengah Harapan Pemotongan Bunga di AS
Akhir perdagangan di bursa Hong Kong pada sore kemarin (06/12) masih terus memperlihatkan penguatan yang stabil. Para investor melakukan pembelian pada saham-saham perbankan dengan harapan akan kembali diturunkannya suku bunga di AS pada pengumuman tanggal 11 Desember mendatang. Kondisi ini juga turut menggairahkan sektor property.
Indeks Hang Seng berakhir cukup tinggi dengan membukukan penguatan sebesar 213.47 poin (0.7%). Indeks kembali berakhir di atas 29000 poin, yaitu pada level 29558.92 poin. Indeks spot Hang Seng ini telah bergerak pada kisaran 29530.32 poin dan 29889.35 poin. Transaksi perdagangan kemarin mencapai nilai 125.14 miliar dolar Hong Kong.
Saham-saham yang membukukan peningkatan pada perdagangan antara lain China Mobile, naik 0.8 hkd menjadi 145.70 hkd. HSBC mengalami peningkatan sebesar 8.10 hkd menjadi 166.90 hkd. Bank of East Asia menguat 2.95 hkd menjadi 58.18 hkd. BOC naik 1.1 hkd menjadi 21.70 hkd. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Thursday, December 6, 2007
Bursa Tokyo Ditutup Menguat Didukung oleh Melemahnya Yen
Penutupan perdagangan di bursa Tokyo kemarin siang (05/12) akhirnya mampu menguat setelah sempat mengalami penurunan pada akhir sesi pertamanya. Peningkatan indeks-indeks saham di bursa Tokyo ini terjadi akibat kembali melemahnya nilai tukar yen. Para investor kembali membeli saham-saham lokal meskipun kekhawatiran terhadap kondisi sector kredit masih tetap tinggi.
Indeks berjangka Nikkei 225 ditutup menguat pada level 15615 poin. Indeks berjangka ini telah bergerak pada kisaran 15360 – 15675. Indeks spot Nikkei 225 mengalami peningkatan sebesar 0.83% dan ditutup pada level 15608.88. sementara itu, indeks Topix yang cakupannya lebih luas mengalami peningkatan sebesar 0.27% menjadi 1526.63.
Saham-saham yang mengalami pergerakan bullish pada akhir perdagangan di bursa Tokyo ini antara lain Mitsubishi UFJ, naik 34 yen menjadi 1156. Nikkon meningkat 220 yen menjadi 3670 yen. Aeon mengalami penguatan sebesar 45 yen dan ditutup pada 1729 yen. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Berakhir Bullish Iringi Penguatan Regional Asia
Akhir perdagangan di bursa Hong Kong kemarin sore (05/12) masih memperlihatkan kondisi yang menguat. Penguatan ini seiring dengan menguatnya bursa Jepang dan Korea pada akhir perdagangan masing-masing. Bursa Hong Kong telah mengalami bullish sejak pembukaan sesi perdagangan pagi meskipun pergerakan indeks Hang Seng diwarnai volatilitas. Harapan akan kembali dipotongnya suku bunga di AS menggerakan indeks kembali pada teritori positif.
Indeks spot Hang Seng berhasil rally hingga berakhir di atas 29000 poin. Kondisi ini didorong oleh berita tentang Northern Rock. Indeks spot ini berakhir pada level 29345.45 poin dengan membukukan peningkatan sebesar 465.86 poin (1.6%). Transaksi perdagangan di bursa mencapai 11.2 juta lembar saham senilai 114.78 miliar hkd.
Saham-saham yang mengalami penguatan pada perdagangan kemarin antara lain Sinopec Corp, naik 0.5 hkd menjadi 12.16 hkd. PetroChina naik 0.56 hkd menjadi 15.44 hkd. HSBC Holdings, di lain pihak membukukan penurunan sebesar 1 hkd menjadi 131.30 hkd. (EFINET/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Wednesday, December 5, 2007
Market Tokyo
Bursa Jepang Berakhir Bearish Akibat Komentar Paulson
Penutupan perdagangan di bursa Jepang kemarin siang (04/12) terlihat mengalami penurunan yang cukup tajam. Indeks-indeks benchmark di bursa Jepang mengalami penurunan dipimpin oleh sektor pembuat mesin dan perkapalan. Penurunan ini dipicu oleh penurunan yang terjadi pada sektor industri di AS dan komentar Paulson yang mengisyaratkan bahwa krisis di sector kredit berlum akan berakhir.
Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Desember ditutup turun 1.5% menjadi 15465. Indeks spot Nikkei 225 ditutup turun 148.78 poin (1%) menjadi 15480.19. Sementara itu, indeks Topix yang memiliki cakupan lebih besar mengalami penurunan sebesar 16.66 poin (1.1%) dan ditutup pada level 1515.50 poin.
Saham-saham yang menjadi pemicu penurunan indeks-indeks benchmark kemarin siang adalah Komatsu dan JFE Holdings. Kedua perusahaan tersebut mengalami penurunan harga saham setelah industri manufaktur AS bertumbuh paling lambat pada bulan November lalu. Mitsui OSK memimpin penurunan pada sector perkapalan. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Ditutup Naik 0.8%, Investor Hanya Wait N See
Bursa Hong Kong (04/12) akhiri sesinya dengan sebuah penguatan tipis. Pelemahan yang terjadi pada sesi Wall Street menyebabkan kecemasan atas kemungkinan resesi ekonomi AS, membuat banyak investor memilih untuk menunggu dari luar pasar hingga waktu yang tepat untuk kembali masuk pasar.
Sepinya berita penggerak pasar juga membuat pergerakan kemarin tergolong kurang agresif, di mana indeks Hang Seng hanya ditutup naik sebesar 221.17 poin atau 0.8% ke level 28,879.59; setelah sempat menyentuh level tertinggi hariannya di level 29,020.79. Sementara indeks Hang Seng berjangka menguat 498 poin ke level 29,102; setelah bergerak di dalam kisaran 28,494 sampai 29,136.
Adapun untuk hari ini, diprediksi indeks akan mulai mengalami tekanan koreksi mengingat belum adanya faktor pengangkat kuat, sebelum hari Jumat nanti di mana semua mata menanti pengumuman Non-Farm Payrol. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Tuesday, December 4, 2007
Market Tokyo
Bursa Jepang Ditutup Mixed, Nikkei Turun Tertekan Oleh Eksportir
Penutupan perdagangan di Jepang kemarin siang (03/12) Nikkei terpantau mengalami pergerakan yang mixed. Indeks spot Nikkei 225 mengalami penurunan akibat menguatnya yen dan laporan pengeluaran modal untuk kuartal ketiga tahun ini memperlihatkan penurunan. Kembali berkembangnya kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi juga turut menekan pergerakan indeks siang kemarin.
Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Desember ditutup turun tipis menjadi 15705 poin. Indeks spot Nikkei 225 ditutup pada posisi 15628.97 poin dengan membukukan penurunan sebesar 51.70 poin (0.3%). Sementara itu indeks Topix membukukan peningkatan sebesar 0.28 poin dan ditutup pada 1532.16 poin.
Saham-saham yang bergerak bearish pada perdagangan kemarin antara lain Canon mengalami penurunan sebesar 50 yen dan ditutup menjadi 5760 yen. Toyota Motors turun 50 yen menjadi 6190 yen. (NIKKEINET/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Bursa Hong Kong Berakhir Bullish Didorong Sektor Property
Penutupan perdagangan di bursa Hong Kong pada kemarin sore (03/12) masih memperlihatkan hasil yang positif. Indeks-indeks benchmark di bursa terlihat mengalami peningkatan. Kondisi bullish di bursa Hong Kong yang berbeda dengan Jepang dan Korea Selatan ini terjadi akibat peningkatan yang dialami oleh sektor propery negara tersebut. Sektor property menguat akibat harapan akan adanya pemotongan suku bunga AS dan tingginya harga property di Hong Kong.
Indeks spot Hang Seng ditutup naik 14.81 poin (0.1%) pada posisi 28658.42 poin. Harapan akan diturunkannya tingkat suku bunga di AS memberikan support yang cukup tinggi bagi pergerakan indeks hari ini.
Saham-saham yang mengalami penguatan pada perdagangan kemarin (03/12) antara lain China COSCO, meningkat 1.4 hkd menjadi 27.6 hkd. Hutchinson mengalami peningkatan sebesar 0.45 hkd menjadi 92.65 hkd. Ping An naik 1.1 hkd menjadi 80.05 hkd. Sementara itu Cheung Kong terpantau mengalami penurunan 3.8 hkd menjadi 150.1 hkd. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Monday, December 3, 2007
Market Tokyo
Minggu Ini, Diperkirakan Bursa Saham Tokyo Akan Menguat Didukung Harapan Kuat Akan Pemangkasan Suku Bunga
Saham-saham yang diperdagangkan di bursa Tokyo di harapkan akan melanjutkan penguatannya minggu depan, setelah naiknya sentiment positif mengenai adanya perbaikan dalam masalah perkreditan di Amerika dan juga semakin stabilnya Wall Street. Kekuatiran akan memburuknya kondisi pasar juga semakin berkurang, demikian para analis dari perusahaan sekuritas di Jepang. Bank Sentral Amerika juga tampaknya akan memotong kembali tingkat suku bunga di bulan Desember dan bursa saham Amerika juga sudah memasuki pemulihan. Kondisi pasar global inilah yang akan membawa indeks saham Nikkei ke level 16.000 sebelum kebijakan Fed yang akan diumumkan tgl 11 Desember 2007 nanti.
Minggu kemarin indeks Nikkei 225 turun tajam 791.90 poin atau 5.3% dan di akhir penutupan bursa di tutup di level 15.680.67. Pasar menantikan kebijakan Fed untuk menurunkan suku bunga yang di ambil karena keadaan perkreditan dan bursa saham Amerika yang sedang mulai membaik. Toshihiko Matsuno wakil general manger dari SMBC Friend Securities Co. mengatakan bahwa turunnya harga saham Jepang akan mendorong pasar untuk melakukan aksi beli yang di dasarkan atas kondisi pasar yang membaik. Namun demikian para broker juga menyebutkan bahwa kekuatiran mengenai krisis perkreditan rumah masih menjadi penahan penguatan pasar. Walaupun harga saham menguat cukup baik minggu ini, para investor masih ragu mengenai apakah bursa saham benar-benar sudah di level bawah untuk siap rebound. Karena itu investor yang mulai berani untuk mengambil posisi beli masih sedikit.
Kebanyakan investor institusi akan ragu untuk melakukan pembelian di atas level 15.000. Market hanya memerlukan bukti sehingga akan mengundang para pembeli baru seperti para pengelola dana dari “sovereign wealth funds “akan tertarik untuk membeli saham-saham di bursa Jepang.
Minggu ini, pemain-pemain saham akan melanjutkan perhatian mereka ke pada kondisi perekonomian Amerika yang merupakan penggerak ekonomi terbesar di dunia. Indikator yang akan dinantikan termasuk data yang dikeluarkan oleh Institute for Supply Management baik itu indeks manufacturing dan non manufacturing , dan juga indeks non farm payroll. (RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator
Market Hongkong
Hang Seng Teruskan Penguatan, Minggu Lalu Bukukan Kenaikan 7.9%
Bursa Hong Kong (30/11) ikut berakhir menguat sejalan dengan mencuatnya ekspektasi bahwa The Fed akan terus menurunkan suku bunganya. Seperti biasa, saham properti Hong Kong merupakan yang paling merasakan dampak setiap adanya ekspektasi penurunan suku bunga.
Adapun indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 161.07 poin atau 0.57% ke level 28,643.61, dengan 28,436.71 sebagai level terendah dan 28,792.30 tertinggi. Pada minggu lalu, indeks bukukan penguatan sebesar 2,102 poin atau 7.9%. Sementara Hang Seng berjangka terpantau menguat 479 poin ke level 28,880; setelah bergerak di kisaran 28,526 sampai 28,984.
Pelemahan memang bersifat terbatas pada Jum'at lalu, oleh koreksi pada saham-saham perbankan, di antaranya Bank of China dan China Construction Bank yang tengah mengalami tekanan jual setelah Temasek umumkan penjualan sahamnya atas dua bank tersebut. Adapun sub-indeks properti terpantau menguat sebesar 426.88 poin atau 1.13% menjadi 38,179.32. (REUTERS/RISET-iwan)
Posted by Russley Futures-Administrator


