Nikkei Dibuka Melemah; Berjangka Flat
Indeks bursa Nikkei pagi ini (17/12) dibuka melemah, dan terpantau untuk indeks cash di sesi awal pasar turun sebesar 74.24 poin (0.48 %) pada level 15430.22 dan indeks berjangka kontrak Maret flat pada 15470. Nikkei bias melemah mengikuti penurunan yang terjadi di Wall Street karena kekhawatiran terhadap meningkatnya inflasi yang kemungkinan mencegah Federal Reserve dari menurunkan suku bunganya. Pada saat yang sama, nilai dolar meningkat terhadap yen yang kemungkinan memberikan dukungan bagi saham-saham exportir seperti Sony Corp. Fokus pasar lainnya terhadap Nomura Holdings Inc yang dilaporkan sedang dalam pembicaraan dengan Collins Stewart Plc mengenai takeover yang dapat bernilai lebih dari 700 juta pound menurut Britain’s Sunday Telegraph.
Hari ini mungkin sangat sulit untuk saham keuangan setelah Wall Street melemah karena perkiraan penurunan suku bunga terhambat oleh kekhawatiran peningkatan inflasi. Tetapi disisi lain, rendahnya nilai yen dapat menarik minat pembeli untuk sektor exportir pada level rendah. Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 15,300-15,500. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan dilevel 15,490-15,600 dan disettle di level 15,490.
Millea Holdings Inc akan membeli Llyod’s of London Insurer Kiln Ltd sebesar 442 juta pound dalam bentuk tunai untuk menolong berkembang ke luar negeri. IHI Corp memperkirakan untuk membukukan sampai 5 milyar yen dalam keuntungan operasional. Sharp Corp akan menginvestasikan dana sebesar 100 milyar yen untuk membangun pabrik solar cell terbesar di dunia. Toyota memperkirakan produksi global dalam tahun 2008 akan meningkat menjadi 9.9 juta kendaraan atau 500,000 lebih besar dari proyeksi tahun ini. (REUTERS/RISET-iwan)
Monday, December 17, 2007
Market Tokyo
Posted by Russley Futures-Administrator


