Hangseng Menguat Tertinggi ke Empat Kali di Bulan Ini
Hangseng kembali mencapai rekor pada hari Jumat, sementara saham-saham perusahaan China mencapai level tertinggi, investor bertaruh bahwa pemerintah China akan menaikkan batas quota untuk investasi dalam pasar saham asing. Para analis dan broker berpendapat, bursa diperkirakan masih akan menguat pada pekan mendatang, dipicu oleh keyakinan serta optimisme dengan kebijakan terbaru pemerintah China untuk memberlakukan peraturan yang memperkenankan semakin banyak institusi finansial untuk berinvestasi dalam pasar saham asing. Namun sebagian lain menyatakan bursa dalam posisi menguat (bullish) sehingga tidak terlalu bergantung pada faktor fundamental.
Bursa saham berfluktuasi karena menguatnya saham memicu investor melepas saham (profit taking). Namun investor memburu saham menjelang berakhirnya sesi transaksi sehingga benchmark Index Hang Seng ditutup menguat 0,2% sebagai level tertinggi untuk kelima kali. Index mencpai level tertinggi keempat pada level 22.052,85. Pekan ini, index menguat 4,7%.
Debut transaksi unit RREEF China Commercial Trust melemah, dengan penurunan 10% dibawah harga IPO. China Life, saham paling aktif dalam transaksi hari ini, menguat 1,6% pada level HK$28,95 setelah mencapai level tertinggi HK$29,25. Ping An Insurance, saham pemicu menguatnya H-share, mencapai rekor pada level HK$57,95 sebelum akhirnya ditutup menguat 6% pada level HK$57,25.
PICC and Casualty Co. Ltd. menguat 0,8% pada level HK$6,52. Yue Yuen Industrial Holdings Ltd. melemah 4,6% setelah merilis laporan pendapatan sementara yang mengecewakan, sehingga Merrill Lynch menurunkan rating saham produsen sepatu olahraga tersebut pada level “sell” dari level “neutral”.
Index saham Hong Kong diperkirakan akan melemah pada hari Senin, dipicu oleh penurunan bursa saham Wall Street serta isu mengenai kenaikan suku bunga bank sentral China berikutnya dapat memicu profit taking terhadap saham-saham dalam bursa yang telah menguat 5% pada pekan lalu.


