Monday, June 25, 2007

Market Tokyo

Saham-saham Developer Melemah, Pemicu Pelemahan Nikkei

Nikkei melemah, terutama saham-saham developer properti diantaranya Mitsubishi Estate Co. serta perusahaan-perusahaan asuransi seperti Millea Holdings Inc. dipicu oleh kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga obligasi akan menyebabkan penurunan profit perusahaan. Saham Mitsubishi Estate, developer properti nomor dua terbesar di Jepang, melemah 3,9%. Millea Holdings Inc., perusahaan properti dan asuransi terbesar di Jepang, turun 3,7%.

Kemarin, suku bunga obligasi pemerintah Jepang untuk 10 tahun kemarin mencapai 1,925% sementara pekan lalu berada pada level 1,985%, level tertinggi sejak Juli. Suku bunga obligasi pemerintah Jepang untuk lima tahun, yang lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga dibandingkan obligasi dengan jangka waktu lebih lama, pekan lalu mencapai rekor 1,605% karena tanda-tanda pertumbuhan ekonomi global memicu trader untuk menaikkan pertaruhan terhadap kenaikan suku bunga kredit. Hari ini, suku bunga obligasi turun 1,495%.

Saham-saham terkait semikonduktor kembali menguat untuk hari kedua, terutama Adavantest Corp. setelah kenaikan harga DRAM (Dynamic Randon Access Memory). Kemarin, harga spot index chip DRAM 512 MB menguat 4,1% pada level $2,30 setelah melonjak 17% pada 20 Juni, sesuai keterangan Dramexchange.com, pasar spot chip terbesar di Asia. Kenaikan tersebut merupakan rekor tertinggi.

Sementara, produsen produk makanan dari susu, Meiji Dairies, melemah 3,3% dan Nippon Paper turun 1,5% dipicu oleh kekhawatiran bahwa melemahnya yen akan menekan impor produk perusahaan. Pada hari Jumat, yen mencapai level terendah 4 ½ tahun terhadap dolar.

Index Nikkei melemah 0,45% pada hari Senin, investor melepas saham-saham eksportir high-tech seperti Advantest Corp. serta beberapa saham menguat lain akibat penurunan saham-saham Amerika.

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649