Bursa Hong Kong Menguat; Dominasi Saham Properti dan Tambang
Bursa Hong Kong pada akhir perdagangan pekan lalu (2/05) kembali ditutup dalam keadaan menguat. Penguatan ini masih disebabkan oleh beberapa faktor eksternal seperti kebijakan pemotongan tingkat suku bunga Fed yang mencapai 2% kemarin. Hal ini secara langsung berpengaruh pada positifnya ekspektasi para investor bahwa kondisi perekonomian Amerika Serikat telah sedikit demi sedikit mulai membaik. Menurut laporan dari Departemen Perdagangan tingkat pertumbuhan ekonomi pada kuartal awal tahun ini mencapai 0,6% atau lebih besar dibandingkan ekspektasi para analis yang menyebutkan level sebesar 0,2%.
Indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 485,67 poin atau 1,9% menjadi 26.241,02 basis poin, dengan pergerakan transaksi pada perdagangan akhir pekan, hanya berkisar antara 26.052 - 26.241. Saham-saham yang mendorong menguatnya bursa diantara dipimpin oleh sektor perbankan, tambang dan properti.
Saham properti Sino land menguat 9,1% menjadi 21,50 hkd dan saham Cheung Kong naik 2,6% menjadi 124,50 hkd. Untuk saham perbankan dipimpin oleh saham HSBC yang naik 0,9% menjadi 166,50 hkd. Sedangkan pada saham tambang, peningkatan dialami oleh saham PetroChina yang naik 4,1% menjadi 12,08 hkd, akibat melemahnya harga minyak mentah hari ini sebesar 58 sen menjadi 111,94 dollar.
Monday, May 5, 2008
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


