Tuesday, June 12, 2007

Market Hongkong

Kerjasama Ericsson dengan China Mobile, Faktor Penguatan Hang Seng

Index blue chip Hong Kong berbalik menguat pada hari Senin setelah pada sesi terakhir melemah tajam, didukung oleh saham-saham telekomunikasi China yang menguat setelah perusahaan jaringan telekomunikasi Ericsson menandatangani kesepakatan dengan induk perusahaan China Mobile. Index H-share menguat 0,7% akibat kenaikan saham-saham perusahaan batu bara. Pada hari Senin, China Shenhua, produsen batu bara terkemuka di China, menyatakan telah memperoleh saham dua pabrik listrik untuk meningkatkan kapasitas perusahaan. Namun, investor masih waspada menjelang dirilisnya beberapa data ekonomi pekan ini, diantaranya CPI (index harga konsumen) China dan Amerika, sebagai dua data penting untuk mengukur inflasi. Kenaikan inflasi bahan pangan akan memicu perhatian investor terhadap CPI China bulan Mei, yang akan dirilis hari Selasa. CPI Amerika bulan Mei juga akan memicu perhatian investor setelah kenaikan suku bunga obligasi akhir pekan lalu.

Index saham perusahaan-perusahaan telekomunikasi menguat setelah pada hari Minggu, Ericsson menandatangani kesepakatan untuk menyediakan peralatan jaringan telekomunikasi senilai $1 miliar kepada induk perusahaan China Mobile. Menurut pendapatan para trader, investor ingin mempertahankan saham-saham telekomunikasi dan menganggap bahwa kesepakatan tersebut sebagai tanda bahwa izin 3G akan segera diterbitkan. China Unicom, perusahaan seluler nomor dua terbesar di China, melambung 5,8%. China Telecom, operator telekomunikasi terbesar, menguat 2,3% sementara pesaing perusahaan China Netcom melambung 2,8%. China Mobile menguat 0,8%.

Diantara saham-saham produsen batu bara, China Shenhua menguat 1,6%, China Coal melambung 6% sementara Yanzhou Coal melonjak 6,1%. China Communications Construction Co. Ltd. diminati para investor setelah pekan lalu diberitakan bahwa direktur perusahaan menyatakan profit perusahaan konstruksi pelabuhan China tersebut melonjak 60% sampai 70% sementara pendapatan melambung 30% dalam empat bulan pertama tahun ini. Saham ditutup menguat 3,1%.

Index saham Hong Kong diperkirakan akan stabil pada hari Selasa, setelah Wall Street juga ditutup tanpa perubahan berarti, investor menantikan lelang tanah di Kowloon Barat yang dilaksanakan sore ini, diperkirakan akan menghasilkan sekitar US$1 miliar.

(RISET-iwan)

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649