Nikkei Dibuka Range Terbatas, Masih Kuatirkan Ekonomi AS
Nikkei pada perdagangan pagi ini (23/05) dibuka pada range terbatas dengan indeks cash pagi turun sebesar 36.51 poin (-0.26%) pada level 13949.48, sementara indeks berjangka kontrak Juni melemah tipis sekitar 20 poin di level 13950. Nikkei diperdagangkan dalam kisaran sempit dengan dorongan pembelian pada saham exportir Canon Inc dan lainnya setelah nilai dolar meningkat terhadap yen dan harga minyak mengalami penurunan tetapi peningkatan kemungkinan terbatasi karena kekhawatiran terhadap ekonomi US.
Fokus pasar lainnya terhadap Toyota Motor Corp dan Matsushita Electric Industrial Co yang merencanakan untuk membangun 2 pabrik batere yang akan digunakan dalam mobil hybrid dan lainnya yang ramah lingkungan menurut laporan Nikkei Business daily.
Wall Street meningkat tipis pada perdagangan kemarin dan Nikkei Future di Chicago diperdagangkan meningkat serta lemahnya harga minyak dunia sehingga hari ini diperkirakan adanya peningkatan menurut Yoku Ihara, GM dari Retela Crea Securities. Tetapi berita besar seperti kekhawatiran inflasi masih belum berubah. Nikkei diperkirakan diperdagangkan dalam range 13,900-14,100. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan dalam range 14,000-14,045 dan disettle di level 14,040.
Konica Minolta Holdings Inc merencanakan untuk menginvestasikan dana sampai 10 milyar yen untuk membangun fasilitas produksi baru untuk high tech film yang digunakan untuk membuat LCD panels tahun 2009. Ricoh Co merencanakan untuk buy back saham sekitar 15-20 milyar yen untuk meningkatkan pengembalian pemegang saham dan menyiapkan akuisisi. Sanyo Electric Co kembali membukukan keuntungan untuk pertama kali dalam 4 tahun. Honda Motor Co bertujuan untuk membeli lebih banyak komponen dari luar negeri untuk mobil yang dibangun di Jepang untuk mengurangi biaya produksi dan membuat pabrik local lebih kompetitif. Roche Holding AG merencanakan untuk meningkatkan saham dalam Chugai dari 50.1% menjadi 59.9%. (reuters/iwan)
Friday, May 23, 2008
Market Tokyo
Posted by Russley Futures-Administrator


