Thursday, May 22, 2008

Market Tokyo

Nikkei Dibuka Melemah, Melorotnya Wall Street

Nikkei pada perdagangan pagi ini (22/05) dibuka melemah dengan indeks cash anjlok sebesar 158.36 poin (-1.14%) pada level 13767.94, terpicu oleh penurunan tajam yang terjadi di Wall Street, sementara indeks berjangka kontrak Juni melorot 195 poin di level 13735. Nikkei melemah tajam oleh penurunan Wall Street akibat kekhawatiran terhadap stagflasi setelah harga minyak dunia meningkat di atas level $134/barrel dengan sektor exportir seperti Canon Inc mendapat tekanan dari peningkatan yen terhadap dolar.

Fokus pasar lainnya adalah terhadap Fujitsu Ltd setelah executive perusahaan sedang mencari akuisisi di luar negeri tahun ini untuk mengembangkan dalam jasa software dan tertarik akan Prancis. Kekhawatiran terhadap perekonomian US meningkat setelah Federal Reserve memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi sementara meningkatkan perkiraan untuk inflasi yang membuat bursa saham US membukukan kerugian terbesar dalam 2 minggu.

“Tidak ada jalan Nikkei dapat keluar dari dampak Wall Street meskipun issue yang ada disini benar-benar tidak khawatir terhadap inflasi secara langsung,” demikian menurut Nagayuki Yamagishi dari Mitsubishi UFJ Securities. Selain itu banyaknya pertanyaan mengenai nilai bahwa saham Jepang sudah menjadi mahal setelah peningkatan sebelumnya.

Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 13,600-14,000. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 13,740-13,940 dan disettle di level 13,740. NTT DoCoMo Inc merencanakan untuk membeli 30% saham dalam Aktel. Order untuk chip-making tools di Jepang masih lemah dalam bulan April atau turun dari bulan sebelumnya.

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649