Kospi Merosot oleh Harga Minyak Tinggi, Berjangka Turun 300 Poin
Indeks bursa di Korea, Kospi, pada perdagangan awal pasar pagi ini (26/05) melemah, di mana terakhir posisi indeks cash anjlok sebesar 24.36 poin (1.33%) pada level 1803.42, sementara indeks berjangka kontrak Juni melorot sudah sekitar 300 poin pada level 231.55. Kospi kembali membukukan pelemahan tajam setelah harga minyak dunia kembali menyentuh level rekor pada hari Jumat kemarin sehingga memukul bursa saham Wall Street yang membukukan penurunan terburuk dalam 1 minggu selama 3 bulan.
Saham penerbangan dan manufaktur seperti Korean Air Line dan Hyundai Motor melemah setelah harga minyak dunia menyentuh level tertinggi di atas level $135/barrel dan ditutup di level $132.19/barrel sehingga memicu kekhawatiran terhadap pengeluaran konsumen dan keuntungan perusahaan karena tingginya harga minyak dunia. Saham penerbangan akan menjadi sektor yang paling terpukul tingginya harga minyak yang membuat American Stock Exchange Index of Airline shares turun 4.2% pada hari Jumat dan sudah turun 20% dalam 1 minggu.
Bagaimanapun juga, sektor broker kemungkinan membukukan peningkatan karena harapan merger dan akuisisi setelah Kyobo Securities mengkonfirmasikan setelah bursa tutup bahwa pemegang saham utama Kyobo Life sedang mempertimbangkan untuk menjual sahamnya setelah pertengahan Juni.
Index utama turun ke level 1,800 karena sentiment kembali mudah goyah dengan tidak adanya faktor yang jelas untuk kuat. Hyundai Heavy Industries mengatakan pendapatan penjualan dalam bulan April naik 25.5% y/y menjadi 1.58 trilyun won. Daewoo mengatakan mendapat order untuk membangun 2 kapal pengebor sebesar 1.44 trilyun won dari America. (reuters/iwan)
Monday, May 26, 2008
Market Korsel
Posted by Russley Futures-Administrator


