Bursa Hong Kong Ditutup Turun; Sektor Properti Dropped
Bursa Hong Kong pada akhir perdagangan kemarin (7/05) ditutup dalam posisi melemah. Kondisi melemahnya bursa disebabkan oleh munculnya kekhawatiran dari investor di bursa bahwa melonjaknya harga minyak pada kisaran 122 dollar akan membuat perekonomian China menjadi terbebani akibat inflasi yang diperkirakan akan meningkat.
Indeks hang Seng ditutup melemah 651,92 poin atau 2,5% menjadi 25.610,21 basis poin, dengan pergerakan transaksi berkisar antara 25.352 - 26.284. Saham - saham yang menyebabkan pelemahan bursa diantaranya saham-saham yang berasal dari saham properti. Anjloknya saham properti dikarenakan bahwa ada isu yang menjelaskan bahwa pemerintah China akan menaikkan tingkat suku bunganya demi menganggulangi inflasi.
Saham-saham properti yang mengalami pelemahan diantaranya ialah saham Hyundai Engineering yang jatuh sebesar 2,87% menjadi 88.000 won dan saham Daewoo Engineering melemah 3,31% menjadi 17.500 won. Diperkirakan dengan semakin tingginya harga minyak mentah akan menyebabkan harga bahan baku material properti akan semakin mahal.
Thursday, May 8, 2008
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


