Bursa Hong Kong Melemah; Turunnya Harga Minyak dan Sentimen Finansial
Pada akhir perdagangan pekan lalu (25/04), bursa Hong Kong ditutup melemah. Pelemahan ini merupakan akibar melemahnya beberapa saham unggulan terutama saham dari sektor perbankan dan tambang. Sentimen negatif terhadap kemungkinan adanya pemotongan tingkat suku bunga Fed membuat sektor perbankan sedikit tertekan. Sedangkan pada sektor tambang, turunnya harga minyak menjadi 116 dollar/barel membuat para investor beralih kepada saham-saham transportasi.
Indeks Hang Seng terpantau melemah sebesar 164 poin atau 0,64% menjadi 25.516,78 basis poin. Dengan tingkat pergerakan transaksi berkisar antara 25.437,82 - 25.852,97. Sedangkan total nilai turnover pada perdagangan jum'at lalu mencapai 93.65 miliar hkd.
Saham - saham yang mendorong pelemahan bursa diperoleh dari saham perbankan seperti saham China Construction Bank yang melemah 0,07 hkd atau 1,02% menjadi 6,76 hkd, saham China Merchants Bank melemah 0,35 hkd menjadi 1,09% menjadi 31,8 hkd dan saham Bank of Communication turun 0,004 hkd atau 0,36% menjadi 11,14 hkd.
Sedangkan pada sektor tambang, saham - saham yang mengalami pelemahan diperoleh dari saham PetroChina yang melemah 0,18 hkd atau 1,52% menjadi 11,66, saham CNOOC turun 0,48 hkd atau 3,49% menjadi 13,26 hkd. Tercatat saham yang meningkat hanya diperoleh dari saham Cathay Pasific yang meningkat 0,76 hkd atau 4,81% menjadi 15,56 hkd dan saham Air China yang naik 0,12 hkd atau 1,99% menjadi 6,16 hkd. (reuters/iwan)
Monday, April 28, 2008
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


