Thursday, April 3, 2008

Market Hongkong

Bursa Hong Kong Menguat Tajam

Index saham Hong Kong ditutup menguat tajam pada hari Rabu, walau benchmark belum mencapai level tertinggi, dipicu oleh penguatan Wall Street overnight menyusul berita-berita ekonomi dan finansial Amerika yang positif. Index Hang Seng sedikit terkoreksi pada sesi transaksi sore karena investor melakukan profit taking setelah menguat sehari sebelumnya. Pada hari Selasa, index saham Amerika kembali ditutup menguat untuk hari kedua setelah UBS, salah satu bank terbesar di Eropa, menyatakan akan menerbitkan $15 miliar saham baru untuk menambah modal perusahaan. Lehman Brothers, tertekan oleh spekulasi bahwa perusahaan akan mengalami kerugian yang sangat tinggi sehingga melumpuhkan bisnis mereka, memperoleh $4 miliar pada hari Selasa. Sentimen juga dipengaruhi oleh data manufaktur dan konstruksi yang melampaui prediksi dari Amerika.

Index saham China ditutup menguat menyusul penguatan Shanghai Composite Index. Index Hang Seng China Enterprises menguat 4,7%. Minat terhadap saham-saham China juga dipengaruhi oleh berita bahwa pemerintah China akan mengalihkan perhatian dari usaha mengendalikan inflasi kepada usaha menghindarkan pertumbuhan ekonomi melambat yang dipicu oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika. Investor meyakini bahwa fakta tersebut akan mencegah pemerintah China memberlakukan peraturan pengetatan makro ekonomi baru. Pada tahun 2007, China menaikkan benchmark suku bunga setahun sementara pada bulan Maret menaikkan persyaratan jumlah deposit perbankan menjadi 15,5%, rekor tertinggi.

Saham China Life Insurance menguat 4,4%. Pesaing perusahaan Ping An Insurance menguat 5,6% sementara PICC Property & Casualty menguat 4,7%. Para regulator China merencanakan untuk menghalangi investor asing membeli lebih dari satu saham perusahaan asusansi yang terlibat dalam bisnis sama.

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649