Nikkei Pagi Naik, Imbas Hijaunya Wall Street
Kenaikan Nikkei hari ini dipicu dari menguatnya pasar amerika semalam akan tetapi pelaku pasar kemungkinan masih akan khawatir sampai dollar amerika kembali menguat. Nikkei kemarin ditutup turun sebesar 3.3% pada level 12433.44.
Kemarin, Indeks Nikkei tergelincir lebih dari 3% hingga mencapai penutupan terendah 21⁄2 tahun dipicu oleh tingginya nilai tukar yen yang membukukan tertinggi 12 tahun terhadap dolar, mengakibatkan saham-saham eksportir berjatuhan. Nasib serupa dialami oleh sektor perbankan, dimana Mizuho Financial Group sampai membentur penutupan terendahnya dalam kurun waktu 4 tahun atas tumbuh berkembangnya keraguan akan usaha the Fed untuk membantu menguatkan pasar kredit dan membatasi dampaknya kepada perekonomian AS. Pasar juga terluka oleh macetnya alur politis dalam penunjukkan Gubernur baru bagi bank sentral Jepang.
Indeks blue-chip Nikkei 225 turun 427.69 poin atau 3.3% di 12,433.44, terendah 12,351.72. Indeks Topix merosot 39.26 poin atau 3.1% menjadi 1,215.87. Penurunan mengungguli gainers 1,492 menjadi 175, dengan 51 saham yang tidak berubah. Volume secara perlahan merangkak naik menjadi 2.106 milyar saham dari 2.041 milyar saham sesi Rabu.
Di sektor finansial; Mizuho Financial Group melemah 6.8% menjadi 385,000 yen, Sumitomo Mitsui Financial Group merosot 7.3% menjadi 678,000 yen, dan Top lender Mitsubishi UJF Financial Group terdampar 6.8% menjadi 844 yen.
Friday, March 14, 2008
Market Tokyo
Posted by Russley Futures-Administrator


