Monday, February 11, 2008

Market Hongkong

REVIEW HANGSENG (06/02)

Index saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Rabu saat investor mengikuti koreksi Wall Street overnight serta melepas saham menjelang libur Lunar New Year. Pasar tidak akan bertransaksi sampai hari Senin saat China memasuki tahun baru. Dalam beberapa bulan terakhir, kekhawatiram mengenai kekuatan perekonomian Amerika yang semakin menekan, kenaikan inflasi di China, pertumbuhan ekonomi yang melambat di Eropa, serta peluang resesi di Jepang telah menghambat penguatan pasar karena investor yang khawatir enggan bertransaksi. Index hanya menguat 14%, sementara pada tahun 2007 menguat 39%.

Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 370 point, level terendah sejak Agustus, akibat data sektor jasa yang rendah. Menurut The Institute for Supply Management index sektor jasa Januari, menempati sekitar 2/3 dari perekonomian, turun dibawah level 50, level yang mengindikasikan kontraksi. Isu dalam pasar lokal bukan mengenai peluang resesi, namun mengenai akibat yang ditimbulkan. Investor bersiap terhadap awal tahun China yang tidak menguntungkan pada hari Senin jika data perekonomian Amerika yang dirilis saat libur empat hari mengindikasikan bukti-bukti baru mengenai resesi di Amerika.

Saham-saham perusahaan China melemah dipicu oleh beberapa berita bahwa klaim kerugian properti akibat badai salju terburuk di China dalam lima dekade terakhir telah mencapai 680 juta yuan. Perusahaan asuransi jiwa China Life, yang tidak terlalu terpengaruh oleh badai tersebut dibandingkan perusahaan asuransi lain, terkoreksi 8,8% karena pasar saham China masih melemah. Pesaing perusahaan, Ping An turun 8%. Perusahaan-perusahaan asuransi memperoleh pendapatan signifikan dari invesatasi di pasar saham sementara pendapatan tersebut telah menurun dalam beberapa pekan terakhir, karena pasar saham China terkoreksi akibat kekhawatiran mengenai inflasi. Penguatan pasar saham China telah menyebabkan perusahaan-perusahaan asuransi memperoleh profit tinggi pada tahun 2007.

Saham-saham eksportir lain juga ditutup melemah. Li & Fung, yang memasok produk-produk konsumsi bagi pertokoan ritel terkemuka Amerika Wal-Mart, terkoreksi 7,2% sementara Foxconn International Holdings turun 7%. PetroChina melemah 8,8% karena harga minyak dunia turun di Asia akibat data perekonomian baru di Amerika dan Eropa memicu kekhawatiran mengenai penurunan permintaan pasar.

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649