Bursa Hong Kong Ditutup Rebound
Indeks saham Hong Kong berhasil menguat pada akhir minggu akibat aksi borong investor
terhadap saham-saham Cina seiring pelemahannya selama dua sesi terakhir, ditopang pula oleh kenaikan saham Chalco yang mengajukan penawaran pembelian aset Rio Tinto. Para analis memprediksi penguatan indeks dimungkinkan seiring akan berlangsungnya Tahun Baru Cina, dimana Hong kong akan memulai libur nasional pada tanggal 7 Februari. Indeks Hang Seng <.HSI> ditutup menguat 2.9% atau 667.84 poin ke level 24,123.58, mencatat penurunan 4% selama pekan ini. Indeks H shares <.HSCE> naik 6.4% atau 799.67 poin ke level 13,284.74.
Saham Aluminum Corp of China (Chalco) melejit hingga 12% setelah perusahaan induknya, Chinalco menyatakan kerjasama dengan perusahaan alumunium asal AS - Alcoa dalam rangka pembelian aset Rio Tinto hingga 12%. Langkah tersebut diambil sehari menjelang tengat waktu penawaran terakhir BHP Billiton pada aset Rio, analis melihatnya sebagai upaya menjegal rancangan BHP. Cina memandang pergumulan antara BHP-Rio Tinto akan dapat menaikkan harga logam dunia. Saham keuangan Cina menjadi pemompa indeks di antara saham-saham unggulan, China Construction Bank naik 8.5% dan Industrial & Commercial Bank of China menguat hingga 9.7 pct. Saham asuransi jiwa Cina, China Life naik 5.4%. Saham properti Cina juga bangkita dari pelemahannya pada sesi sebelumnya, China Overseas menguat hingga 12.5%, Agile Property ditutup menguat 10%. Di antara saham-saham perminyakan, PetroChina Co Ltd ditutup menguat hingga 7% dan Sinopec Corp naik 7%. Saham Pacific Basin menguat 12.2%.
China COSCO melejit hingga 8.8%. Saham China Shipping Development naik 8.5%. Namun saham-saham properti Hong Kong turun karena kekecewaaan penurunan suku bunga
antar bank lokal yang hanya sebesar 25 bps, dibandingkan penurunan suku bunga oleh otoritas moneter Hong Kong sebelumnya sebesar 50 bps. Saham Sino Land menjadi saham berperforma terburuk di antara saham-saham unggulan dengan pelemahan sebesar 8.5%. (REUTERS/RISET-iwan)
Monday, February 4, 2008
Market Hongkong
Posted by Russley Futures-Administrator


