Nikkei Ditutup Anjlok Tertekan Kekhawatiran Resesi AS
Penutupan perdagangan di bursa Jepang pada siang kemarin (21/01) kembali membukukan penurunan tajam. Indeks-indeks benchmark di bursa anjlok ke titik terendah dalam jangka waktu dua tahun oleh kekhawatiran ekonomi AS yang akan jatuh ke jurang resesi. Penguatan mata uang yen juga turut memberikan tekanan bagi pergerakan saham-saham eksportir.
Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Maret mengalami penutupan pada posisi 13305 poin dengan membukukan penurunan sebesar 370 poin. Indeks ini telah bergerak pada kisaran 13335 – 13660 poin. Sementara itu indeks spot Nikkei 225 mengalami penurunan sebesar 535.35 poin (3.9%) ke level 13325.94 poin, tingkat terendah sejak 25 Oktober lalu. Indeks Topix ditutup pada level 1293.74 poin dengan penurunan sebesar 47.76 poin (3.6%).
Saham-saham perbankan menjadi pimpinan penurunan pada sesi siang kemarin. Mitsubishi UFJ turun 60 yen menjadi 915 yen. Sumitomo Mitsui FG turun 42000 yen menjadi 759000 yen. Toyota turun 180 yen ke level 5260 yen. Honda turun 130 yen menjadi 3100 yen. (REUTERS/RISET-iwan)
Tuesday, January 22, 2008
Market Tokyo
Posted by Russley Futures-Administrator


