Wednesday, January 16, 2008

Market Tokyo

Nikkei Melorot Tajam, Wall Street Dihantam Kekuatiran Resesi

Indeks bursa Jepang, Nikkei, pada perdagangan pagi ini melemah tajam dengan indeks spot melorot 2.17% pada 13693.24, sementara indeks berjangka untuk periode Maret amblas sebesar 255 poin pada 13680. Nikkei merosot setelah penurunan yang tajam dalam Wall Street karena meningkatnya kekhawatiran terhadap resesi US.

Negatifnya laporan keuangan dari Citigroup, buruknya data Retail Sales, turunnya saham-saham unggulan lainnya seperti sektor minyak, Boeing, Apple serta laporan outlook yang mengecewakan dari Intel setelah bursa Wall Street tutup menjadi faktor-faktor negative bagi bursa yang sudah mendapat tekanan dari menguatnya nilai yen ke level 106. Faktor tersebut akan memukul sektor exportir dan teknologi. Fokus investor lainnya terhadap Mizuho Financial Group yang merupakan perbankan terbesar kedua di Jepang setelah unit perbankannya akan membeli $1.2 milyar saham Merrill Lynch. Selain itu investor terfokus dengan data Machiery Orders yang akan dirilis sebelum bursa dibuka. Data Machinery Orders yang mengalami penurunan dari 12.7% menjadi -2.8%, masih lebih baik dari perkiraan pasar sebesar -4.3%.

Menurut Reuters, Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 13,700-13,900. Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 13, 655-13,870 dan disettle di level 13,795. (REUTERS/RISET-iwan)

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649