Friday, January 11, 2008

Market Hongkong

Bursa Hong Kong berakhir melemah kemarin (10/01) dengan aksi para investor melepas saham-saham properti oleh isyu bahwa beberapa investor tertentu berencana untuk melepas porsi saham yang besar di Cheung Kong (Holdings). Sementara itu, perusahaan-perusahaan energi di China juga ikut memimpin pelemahan bursa setelah Beijing menyatakan akan membekukan harga-harga energi. Indeks Hang Seng ditutup turun 384.99 poin (1.4%) pada level 27,230.86, sempat di level rendahnya di 27,115.82. Sedangkan indeks berjangka ditutup turun 288 poin pada level 27,267. Volume perdagangan tercatat sebesar 123.32 miliar Hong Kong dollar.

"Ada banyak aksi trading jangka pendek terjadi di pasar. Hari ini campuran antara aksi ambil untung cepat atas saham-saham yang mengalami gain belakangan ini serta pengaruh dari pengumuman China tentang pengontrolan harga,” ujar seorang pimpinan di South China Securities kepada Thomson Financial.

Sektor property mengalami tekanan jual setelah beredarnya catatan UBS yang membangkitkan spekulasi pasar bahwa ada beberapa investor yang belum disebutkan akan melepas sejumlah 4.71 miliar dollar porsi saham mereka di Cheung Kong. Indeks property pun langsung anjlok ditutup turun 1,053.78 poin (2.7%) pada 37,785.05. Sementara saham Cheung Kong sendiri anjlok 5 dollar (3.4%) di level 141.00. Saham Sun Hung Kai Properties juga anjlok 3.5% ke 166.70 dollar, serta Sino Land merosot 3.9% menjadi 28.20 dollar. (REUTERS/RISET-iwan)

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649