Nikkei Berakhir Melemah, Imbas Kabar Negatif Merrill Lynch
Setelah sempat menguat, kemarin (24/10) indeks Nikkei ditutup melemah. Berita bahwa Merrill Lynch & Co. kemungkinan akan mengalami penurunan tingkat keuntungan sebesar $2.5 milyar, terimbas oleh krisis kredit subprime kemarin.
Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. dan Toyota Motor Corp. tampak pimpin pelemahan. Selain itu, penguatan nilai tukar yen kemarin juga pacu pelemahan pada saham-saham ekportir.
Nikkei ditutup melemah sebesar 92.19 poin atau 0.6% ke level 16,358.39; sementara indeks Nikkei berjangka juga melemah sebesar 110 poin ke level 16,370; dengan 16,340 sebagai level terendah dan 16,600 tertingg. Topix, indeks Jepang yang mencakup seluruh saham yang aktif di Tokyo Stocks Exchange hari ini turun sebesar 6.69 poin atau 0.4% ke level 1,563.86; sebelumnya Topix sempat menguat sebesar 1%.
Mitsubishi UFJ, bank publik terbesar Jepang, ditutup turun sebesar 0.8% ke level Y1,038; Mizuho Financial Group Inc., bank ke dua terbesar, anjlok turun 1.5% ke level Y 612,000; dan Sumitomo Mitsui Financial Group Inc., ke tiga terbesar, juga turun yaitu sebesar 1.3% menjadi Y840,000.
Adapun ditingkatkannya proyeksi pada tingkat pendapatan perusahaan-perusahaan pertambangan dan pengolah besi baja, saham-saham terkait hari ini tetap ditutup menguat dan batasi pelemahan yang terjadi. (REUTERS/RISET-iwan)
Thursday, October 25, 2007
Market Tokyo
Posted by Russley Futures-Administrator


