Monday, October 1, 2007

Market Tokyo

Nikkei Berakhir Melemah, Ambil Untung Pada Saham Asuransi dan Real Estate

Setelah rally selama 3 hari berturut-turut, Jum'at (28/09) indeks Nikkei akhiri sesi dengan pelemahan oleh tekanan ambil untung, khususnya pada saham-saham asuransi dan real estate. Saham-saham pembiayaan konsumen juga melemah, karena sebelumnya telah menguat tajam.

Indeks Nikkei ditutup melemah sebesar 46.53 poin atau 0.3% ke level 16,785.69 setelah sebelumnya sempat menguat hari ini. Hari ini merupakan pelemahan pertama dalam 4 sesi terakhir, di mana pada rally 3 hari tersebut, Nikkei telah bukukan penguatan lebih dari 500 poin yang dipicu oleh ekspektasi penurunan suku bunga lanjutan oleh The Fed. Sementara indeks Nikkei kontrak Desember hari ini turut melemah, yaitu sebesar 55 poin ke level 16,820; dengan 16,790 sebagai level terendah dan 17,000 tertinggi.

Untuk minggu ini diprediksi kenaikan indeks akan bersifat terbatas, mengingat kenaikan saham pada minggu ini hanya lebih kepada usaha “window dressing” menjelang pelaporan kondisi keuangan perusahaan kuartal III. Namun dikabarkan bahwa penguatan pada saham perkapalan bukan sekedar karena “window dressing” melainkan karena fundamental yang memang kokoh. Saham perkapalan diprediksi akan mampu membawa indeks Nikkei ke atas level 17,000.

Saham-saham asuransi yang didera tekanan ambil untung antara lain Mitsui Sumitomo Insurance yang turun sebesar 3.3% ke level Y1,349; dan Nomura Securities yang melemah sebesar 1.5% menjadi Y1,926; sementara dari real estate, Mitsubishi Estate turun sebesar 2.9% menjadi Y3,290.

Adapun saham energi masih terus meningkat atas masih tingginya harga minyak, di mana Cosmo Oil naik sebesar 4.8% menjadi Y548; dan Sumitomo Metal Mining Co. naik sebesar 1.1% ke level Y2,790. Adapun indeks dengan cakupan lebih luas, Topix, juga berakhir menguat, yaitu sebesar 0.1% ke level 1,616.62. (.REUTERS/RISET-iwan)

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649