Tuesday, August 28, 2007

Market Tokyo

Nikkei Pagi Melemah, Efek Wall Street

Nikkei pada pagi ini (28/08) diperdagangkan melemah karena mengikuti penurunan yang terjadi di Wall Street ditambah dengan penguatan yen ke level 115.38 pada pagi ini. Indeks berjangka kontrak September berada di level 16205 atau melemah 195 poin dari penutupan pasar kemarin, sedangkan indeks tunai yang baru dibuka berada di level 16212.81 atau turun 88.58 poin (-0.5%).
Saham-saham sektor teknologi exporter seperti Sony Corp dan saham perbankan diperkirakan akan dijual karena kekhawatiran mengenai perekonomian US. Meningkatnya persediaan rumah yang tidak terjual di US ke level tertinggi sejak 1991 membuat kekhawatiran investor kembali muncul setelah kemarin investor optimis dengan data penjualan rumah baru. Hal tersebut kembali membuat investor khawatir sehingga diperkirakan akan menjauhi saham perbankan seperti Mizuho Financial Group Inc yang dikhawatirkan keuntungannya akan berkurang karena masalah subprime Mortgage.

Selain itu berita dari Goldman Sachs yang memangkas perkiraan pendapatan untuk Lehman Brothers, Bear Stearns dan Morgan Stanley juga memberikan dampak yang negative bagi perbankan meskipun diperkirakan oleh para dealer di Tokyo akan memiliki dampak yang terbatas bagi saham di Jepang. Sementara dampak dari cabinet reshuffle oleh PM Shinzo Abe kemarin diperkirakan hanya mempunyai dampak yang kecil bagi bursa tetapi investor lebih mewaspadai pergerakan yen. Nikkei diperkirakan diperdagangkan di level 16,100-16,400.

Sementara di Chicago, Nikkei diperdagangkan di level 16,250-16,360 dan ditutup di level 16,250. Pigeon Corp merevisi naik atas keuntungan bersih tahunannya dari 1.6 milyar yen menjadi 1.7 milyar yen karena pertumbuhan yg meningkat di China dan Amerika Utara serta melemahnya yen. (.REUTERS)

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649