Nikkei Menguat Setelah Data Tankan; Saham Sekuritas Naik
Indeks Nikkei ditutup menguat tipis 0.04% pada sesi perdagangan Senin (02/Juni), saham-saham yang berhubungan dengan komoditas seperti Mitsui & Co. dan Sumitomo Metal Mining Co. menguat sebagai dampak dari naiknya harga minyak. Di sisi lain saham Takashimaya Co. and Mitsukoshi Ltd. melemah sehubungan buruknya rilis earning, saham-saham properti melemah setelah survei kuartalan dari lembaga Tankan tentang corporate sentiment menunjukkan sektor tersebut tidak terlalu menggembirakan selama tiga bulan yang akan datang. Masaru Hamasaki analis dari Toyota Asset Management, mengatakan : "The Nikkei opened down after a weak finish in New York last week, but with the tankan bringing no major surprises, it lacked reasons for a further sell-off and picked up in the afternoon".
Nikkei <.N225> ditutup menguat 7.94 poin ke level 18,146.30. Indeks TOPIX <.TOPX> naik 0.31% ke level1,780.36. Volume perdagangan tidak terlalu ramai dengan 1.77 miliar lembar saham yang berpindah tangan pada sesi Senin (02/Juni), lebih tinggi dari volume perdagangan Jum’at (29/Juni) sebanyak 1.74 miliar lembar saham. Saham-saham yang naik mengungguli saham-saham yang turun dengan perbandingan 894 : 693. "It will be a struggle for the Japanese market for the rest of the week as the United States stays quiet before labour statistics expected after the weekend" ditambahkan Hamasaki. Hamasaki juga mengatakan bahwa ia memperkirakan hingga dua minggu mendatang pasar saham tidak terlalu bergejolak karena para investor menunggu rilis data earning dari perusahaan-perusahaan Jepang pada yang akan berlangsung selama bulan Juli. Sementara itu data Tankan tidak serta merta memancing selera investor untuk memborong saham-saham di lantai bursa. Data big manufacturers naik 23, sesuai dengan perkiraan dan unchanged dari bulan Maret. Akan tetapi saham sekuritas di Jepang menguat setelah harga minyak merangkak naik hingga di atas level 71 dolar AS per barrel minggu lalu. Mitsui naik 3% setelah pihak Mitsubishi UFJ menaikkan peringkat sahamnya menjadi peringkat "1". Saham Mitsubishi Corp., menguat 1.9%. Saham perusahaan yang berhubungan dengan logam seperti Sumitomo Metal menguat 2.6%, Sumitomo Metal Industries juga menguat 2.6%. Saham Nippon Light Metal Co. Ltd. naik 3.4%. Para investor menjual saham-saham ritel sehubungan turunnya penjualan baju dan produk fesyen lainnya yang akan berdampak pada earning. Saham perusahaan Takashimaya turun 1.6 setelah penurunan sebesar 12% pada pemasukan operasional persahaan kuartalan. Mitsukoshi turun 1%. Sapporo Holdings merupakan saham berperforma terburuk di bursa utama Tokyo dengan penurunan sebesar 5.9% setelah pihak Lehman Brothers menurunkan peringkat sahamnya dalam katagori "underweight" dengan dasar bahwa perusahaan tersebut nampaknya cukup kesulitan untuk mengejar rivalnya antara lain Asahi Breweries dan Kirin Holdings.


