Investor Kembali Bergairah Akibat Pelemahan Yen
Index saham Hong Kong berbalik menguat setelah melemah selama tiga hari terakhir dan ditutup dengan kenaikan 1% pada hari Kamis, mengikuti menguatnya saham-saham Amerika dan melemahnya yen, saham-saham perusahaan minyak China merupakan saham-saham blue chip H-share yang paling menguat. Minat investor kembali timbul, setelah yen melemah setelah menguat dalam tiga hari terakhir, memudarkan kekhawatiran mengenai masalah sektor pegadaian Amerika merupakan faktor pendukunt rebound Wall Street, memicu investor untuk kembali melepas yen. Namun karena bulan Juni akan segera berakhir, beberapa pengamat mengkhawatirkan bursa akan kembali melonjak bulan depan.
Qingling Motors melonjak, dengan kenaikan sampai 19% setelah diberitakan bahwa perusahaan otomotif tersebut diperkirakan akan terdaftar dalam bursa saham China setelah memperoleh penambahan aset dari para pemegang saham. Qingling Motors, dengan 40% saham dimiliki oleh Isuzu Motors Ltd., melambung 15,8% pada level HK$2,2 setelah sempat mencapai level tertinggi enam tahun.
Saham perusahaan minyak PetroChina Co. Ltd. melambung 2,5 pada level HK$11,62. Pesaing perusahaan dengan saham blue chip, CNOOC Ltd. melonjak hampir 4,1% pada level HK$8,81. Beberapa saham komoditi menguat lain diantaranya Yanzhou Coal, yang melambung 4,5% pada level HK$11,06. China Shenhua Energy melonjak 2,3% pada level HK$26,50.
Saham-saham finansial China juga kembali menguat, China Life menguat 1,2% pada level HK$28,95. China Construction Bank melambung 2,1% pada level HK$5,42. Ping An Insurance mengakhiri level melemah selama tiga hari dengan kenaikan 3,4% pada level HK$55,40.
Index saham Hong Kong diprediksi akan mengikuti bursa saham Asia yang menguat pada hari Jumat, sebagai hari transaksi terakhir pada semester pertama tahun 2007, kenaikan harga minyak mencapai level tertinggi 10 bulan diperkirakan akan kembali menyebabkan saham CNOOC Ltd. serta beberapa perusahaan minyak China lain melonjak.


