Thursday, June 21, 2007

Market Tokyo

Bullish Trend Saham-Saham Eksportir

Index saham Jepang menguat setelah penurunan suku bunga obligasi Amerika memudarkan kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga kredit akan mengurangi pertumbuhan profit perusahaan. Kemarin, suku bunga obligasi Treasury selama 10 tahun kembali turun untuk hari ketiga, dengan penurunan 6 basis point atau 0,06% mencapai 5,07%. Saham-saham eksportir seperti Nintendo Co. dan perusahaan-perusahaan dagang, diantaranya Mitsui & Co. menguat. Nintendo, produsen game terbesar di dunia, melonjak 1,4%. Mitsui & Co., perusahaan dagang nomor dua terbesar di Jepang, yang memasarkan batu bara untuk industri, menguat 1%.

Saham-saham eksportir juga menguat akibat spekulasi bahwa melemahnya yen akan menyebabkan profit perusahaan-perusahaan tersebut dari luar negeri semakin tinggi. Pada tahun ini, yen telah melemah 3,7% terhadap dolar pada level 123,39 serta turun 5,4% pada level 165,61 terhadap euro.

Profit perusahaan-perusahaan dagang diperkirakan akan melonjak pada tahun bisnis ini karena permintaan dari China dan India memicu kenaikan harga logam dan minyak mentah. Tarif pengiriman produk-produk komoditi telah melonjak melebihi dua kali lipat pada tahun lalu dipicu oleh permintaan China terhadap kapal untuk mengangkut biji besi.

Fanuc Ltd., produsen robot industri terbesar di dunia, mencapai level tertinggi melebihi tujuh tahun. Fanuc menguat 1,5%, level tertinggi sejak 21 April 2000. Nomura Holdings Inc. menguat akibat spekulasi bahwa kenaikan harga saham akan memicu volume transaksi saham serta menaikkan profit perusahaan sekuritas. Nomura, perusahaan sekuritas terbesar di Jepang, melonjak 2,4%.

Index Nikkei melemah 0,52% pada hari Kamis, investor melepas saham-saham menguat (profit taking) diantaranya TDK Corp. dan beberapa saham perusahaan eksportir high-tech setelah saham-saham Amerika overnight melemah serta setelah index menguat dalam lima sesi terakhir.

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649