Nikkei flat tetapi masih berada di atas level 18,000
Indeks Nikkei berakhir flat pada sesi perdagangan Rabu (06/Juni) setelah para investor melakukan aksi jual terhadap saham-saham yang menguat pada sesi sebelumnya seperti Advantest Corp., akan tetapi saham Marubeni Corp. menguat sebagai dampak dari rencana investasi ke United Arab Emirates dan adanya upgrade dari pihak brokerage sehingga membantu mengangkat indeks Nikkei menembus level 18,000. Goodwill Group Inc. yang merupakan perusahaan jasa perawatan kesehatan sahamnya ditutup melemah 122% akibat berita bahwa pemerintah jepang tidak akan memperbarui ijin 80% perawat dari perusahaan tersebut.
Saham perusahaan produsen mesin konstruksi terbesar kedua di Dunia, Komatsu Ltd.ditutup menguat 3%. Tsuyoshi Nomaguchi dari Daiwa Securities Co. Ltd, mengatakan : "Shares in companies that have exposure to BRIC nations are being targeted. They are about the only companies with strong profit prospects. The Nikkei is firmly above 18,000 and this indicates that people in the market see there is upside potential". Indeks Nikkei <.N225> melemah 0.07% atau sebanyak 12.88 poin ditutup di level 18,040.93, sementara indeks TOPIX <.TOPX> menguat 0.11% ke level 1,778.50.
Sementara itu analis dari United Investments Co. Ltd., Shozui Kobayashi, menyatakan : "U.S. stocks seem to have further upside potential and global investors appear to be putting more focus on natural resources-related stocks. It may not be wise to quit now". Volume perdagangan mencapai 2.6 miliar lembar saham yang diperdagangkan lebih tinggi dari rata-rata perdagangan harian minggu lalu sebanyak 2 miliar lembar saham. 929 perusahaan yang sahamnya naik dan 685 yang turun.
Marubeni bersinar
Saham Marubeni melonjak 9.3% setelah harian Nikkei business daily melaporkan kemungkinan investasi perusahaan tersebut ke negara United Arab Emirates. Daiwa Institute of Research menaikkan peringkat sahmnya dari “2” ke “1”. Naiknya saham Marubeni mendongkrak penguatan saham Itochu Corp. sebesar 3.8% dan Mitsui & Co. Ltd. naik 2.2%. Kenichi Azuma dari Cosmo Securities Co. Ltd., mengungkapkan : "We are seeing a jump in PE for trading firms". Saham dari perusahaan-perusahaan investasi Jepang diperdagangkan dengan PE di atas 10 dan 12 lebih rendah dari PE Nikkei di level 20. "These stocks also have liquidity and thus attract investors looking for short-term gains" tambah Azuma.
Yang cukup menyita perhatian adalah saham NEC Electronics Corp., yang meloncat 9.2% setelah Macquarie Research menaikkan peringkat sahamnya dari "underperform" ke "outperform". Sementara beberapa pelaku pasar melakukan aksi profit-taking terhadap saham-saham yang menguat pada sesi-sesi sebelumnya dimana Nikkei naik lebih dari 500 poin pada minggu lalu. Di antara saham-saham yang menjadi obyek profit-taking, Advantest turun 1.1%, Canon Inc. melemah 0.6%. (REUTERS-iwan)


