Hang Seng, Luar Biasa..!!
Pada hari Rabu, index saham Hong Kong kembali mencapai rekor karena investor memburu saham dipicu berita terbaru mengenai terdaftarnya saham perusahaan-perusahaan terkemuka China di bursa Shanghai, namun menjelang akhir sesi index melemah akibat penurunan bursa China. Index blue chip Hong Kong ditutup menguat dengan mencapai level tertinggi untuk ketiga kali sementara index H-share mencapai level tertinggi untuk keempat kali. Bursa mencapai rekor sejak sesi pagi akibat volume transaksi yang tinggi, namun pada sesi sore bursa China yang melemah menyebabkan investor melepas saham yang menguat dalam empat sesi terakhir.
Saham perusahaan minyak PetroChina Co. Ltd. mencapai level tertinggi setelah menyatakan rencana mendaftarkan saham dalam bursa China untuk pertama kali, mengikuti operator seluler China Mobile yang sebelumnya telah merencanakan hal yang sama. Pernyataan PetroChina tersebut menyebabkan index H-share melampaui level 12.000 untuk pertama kali karena investor bermaksud untuk mengurangi perbedaan harga antara H-share dan A-share yang ditransaksikan di China. PetroChina mencapai level tertinggi dengan melonjak 5,2% setelah menyatakan rencana mendaftarkan saham di Shanghai yang diperkirakan akan menghasilkan US$5,7 miliar untuk membiayai akuisisi saham di luar negeri.
Hong Kong Exchanges and Clearing, dipicu oleh volume transaksi yang tinggi, ditutup menguat 3,8% atau terpaut 10 sen dari level tertinggi pada awal sesi transaksi. China Mobile stabil namun pada awal sesi melonjak pada level tertinggi setelah menyatakan bahwa pelanggan baru perusahaan mencapai jumlah 5,46 juta pada bulan Mei. Sementara, saham perusahaan listrik China juga menguat, terutama Datang International Power Generation Co. Ltd. yang melambung 13,6%. Huadian Int’l Corp. Ltd. melonjak 5,4%.
Index saham Hong Kong diprediksi akan menguat pada hari Kamis setelah regulator bursa saham China memberikan izin kepada para manager dan broker untuk menginvestasikan dana nasabah dalam bursa asing sesuai skema QDII (Qualified Domestic Institutional Investor).


