Wednesday, May 16, 2007

Market Japan

Nikkei Turun ke Level Terendah Selama 2 bulan

Indeks Nikkei turun 0.93% ditutup di level terendah selama dua minggu terakhir pada perdagangan Selasa (15/Mei). Saham Fanuc Ltd.,turun seiring dengan data machinery orders Jepang untuk bulan Maret yang turun -4.5% di bawah perkiraan sebesar 1.35. Saham Eisai Co. Ltd. dan Daiichi Sankyo Co. Ltd. juga melemah, para investor menjual saham-saham tersebut sehubungan dengan perkiraan earning yang kurang menggembirakan. Saham-saham di sektor konstruksi <.ICNST.T> merupakan yang paling banyak di antara saham-saham yang tergabung dalam indeks TOPIX sub-indexes <.TSEK>, saham Taisei Corp. dan Obayashi Corp. melemah setelah adanya perkiraan earning yang mengecewakan untuk tahun fiskal 2007/2008.

Yasuo Yabe dari Meiwa Securities, mengatakan : "Machinery data, especially a negative forecast for April-June, dampened market sentiment. Market participants had braced for a scenario that the Japanese economy will soon come out of stagnation and regain strength. But today's data made them question it".

Indeks Nikkei <.N225> turun 164.96 poin ke level 17,512.98 merupakan penurunan paling tajam sejak tanggal 2 Mei. Indeks TOPIX <.TOPX> turun 1.07% ke level 1,712.55. Perdagangan cukup sepi karena para investor masih menunggu data GDP Jepang yang akan dirilis hari Kamis (17/Mei). Hiroaki Kuramochi dari Bear Stearns, mengatakan : "Investors can't assess the Japanese economic outlook based on just one indicator, and they will closely watch the GDP data and earnings results".

Fanuc turun 1%. Produsen mesin Okuma Holdings Inc. dan saham-saham mesin industri lainnya melemah sehubungan rilis data machinery orders. Eisai melemah 3.7%. Eisai yang memenangkan paten terhadap obat dengan merek Aciphex, mengharapkan keuntungan perusahaan setelah dipotong pajak naik 4% hingga 115 miliar yen (956 juta dolar AS). Perkiran tersebut berada di bawah perkiraan para analis sebesar 125 miliar yen.

Daiichi Sankyo turun 1.4%. pada hari Selasa (15/Mei) ini pihak perusahaan tersebut memperkirakan keuntungan tahun fiskal 2007/2008 naik 8.5% hingga senilai 165 miliar yen. Saham-saham otomotif naik mengikuti kenaikan saham-saham yang diperdagangkan di bursa AS pada perdagangan Senin (14/Mei). Suzuki Motor Corp. naik 2.2%, Isuzu Motors Ltd. naik 6.3%. Katsuhiko Kodama dari Toyo Securities, mengatakan : “The DaimlerChrysler news was positive for Japanese car makers, especially small ones. But in reality it is unlikely we will see big-scale consolidation like that in Japan, involving Toyota or something, as many small firms already have ties with big ones". Index Dow mencatat rekor tertinggi pada hari Selas (15 Mei) karena munculnya tanda-tanda inflasi yang stabil sehingga meningkatkan spekulasi pasar untuk turunnya suku bunga. (reuters)

The Ubuntu Counter Project - user number # 16649