Nikkei flat, Toyota Turun tetapi Saham Property Membantu Penguatan
Nikkei ditutup flat pada perdagangan Kamis (10/Mei), saham Toyota Motor Corp. turun setelah melaporkan turunnya keuntungan kuartal pertama, sementara saham properti naik sebagai dampak dari rilis earning yang diharapkan membaik. Investor melakukan aksi proift-taking pada saham-saham yang naik pada sesi sebelumnya seperti saham-saham perkapalan, tetapi mereka membeli saham dari perusahaan-perusahaan yang membukukan earning yang solid termasuk NTT Data Corp. dan Secom Co. Ltd. Mitsui Fudosan Co. Ltd. naik setelah perusahaan real estate terbesar di Jepang tersebut memaparkan perkiraan earning yang sangat positif dan mengundang minat investor untuk memborong saham-saham sektor properti serta mensupport penurunan Nikkei secara keseluruhan. Yoku Ihara dari Retela Crea Securities, mengatakan : "Investors are hesitant to push the Nikkei back to where it was before the global equity sell-off. There are still lots of companies that have yet to announce their earnings, and investors want to see their reports before moving forward". Indeks Nikkei <.N225> ditutup melemah 11.16 poin atau 0.06% pada level 17,736.96. Padahal pada sesi perdagangan Rabu (09/Mei) Nikkei mencatat penutupan tertinggi sejak aksi profit-taking besar-besaran di bursa saham global pada bulan Februari. Indeks TOPIX <.TOPX> turun 0.46% di level 1,736.99. Yoshinori Nagano dari Daiwa Asset Management, mengatakan : “Nikkei was capped by caution about the chances of a correction in the New York market, which has had a bullish run for about two onths. Uncertainty about Japan's economic outlook is another factor preventing the Nikkei from moving to a higher level, with ome investors questioning the government's scenario that the economy will continue to recover gradually. Japan's gross domestic product data next week may give some clue to the market's direction".
Perdagangan cukup aktif dengan 2.49 miliar lembar saham yang diperdagangkan pada sesi pertama di Bursa utama Tokyo. 955 perusahaan yang sahamnya turun dan 625 yang naik.
Toyota turun
Turunnya saham Toyota sebesar 1.8% menjadi motor penurunan indeks Nikkei. Penjualan mobil Toyota di seluruh dunia naik 4.3% pada tahun fiskal 2006/2007 di bawah perkiraan analis. Pihak Toyota menggunakan patokan dolar AS 115 per yen untuk tahun fiskal 2007/2008 dan memperkirakan adanya kenaikan harga bahan baku. Kenichi Hirano dari Tachibana Securities, mengatakan :
“Investors have been pulling money out of Toyota since late February on concerns about the outlook, and Thursday's fall is unlikely to have any broader impact on the market”. (reuters/iwan)
Friday, May 11, 2007
Market Japan
Posted by Russley Futures-Administrator


