Nikkei Naik 1.6%, Akibat Melemahnya Yen
Indeks Nikkei naik 1.58% pada perdagangan Senin (07/Mei) dan mencetak harga penutupan tertinggi selama kurun waktu 3 pekan belakangan ini, saham-saham teknologi seperti Canon Inc. naik menyusul kenaikan saham-sahamnya yang diperdagangkan di AS dan dibantu Saham TDK Corp. naik 1.3% setelah juru bicara perusahaan tersebut pada hari Jum’at (04/Mei) menyatakan akan menginvestasikan dana senilai 50 miliar yen untuk Investor ritel kembali beroperasi setelah liburan Golden Week, kembali melanjutkan aksi beli pada saham-saham perusahaan yang diperkirakan earning-nya positif, hal tersebut melambungkan saham-saham properti dan produsen Hiroyuki Fukunaga dari Rakuten Sec, mengatakan : "Investors picked up property shares as rising land prices and higher office rents mean real estate companies have potential to expand their earnings. In the past business year steel
makers revised upward their earnings forecast almost quarterly. So investors brace for the repeat of the same scenario this year".
Saham-saham produsen baja juga menjadi target aksi beli para investor, saham Nippon Steel Corp. menjadi saham teraktif dalam perdagangan sesi pertama di bursa utama Indeks Nikkei <.N225> naik 274.91 poin ke level 17,669.83, yang merupakan level penutupan tertinggi sejak 11 April 2007. indeks TOPIX <.TOPX> naik 1.69% ke level 1,733.03. Sementara Soichiro Monji dari Daiwa SB Investments, mengatakan : "Japanese shares are seen as laggards as overseas stock markets rallied while the Tokyo market was closed for holidays. The market is in a catch-up rally. But the question is which shares to buy ".
Data-data ekonomi AS belakangan ini membuat sebagian investor menahan pembelian saham-saham otomotif dan saham-saham eksportir meskipun nilai tukar yen terhadap dolar AS masih cukup lemah. Yen diperdagangkan di level 119.90 per dolar AS pada hari Senin (07/Mei) setelah sempat mencatat rekor tertinggi selama dua bulan di 120.50 dolar peryen. Saham properti naik sehubungan adanya laporan dari harian Nikkei business daily pada hari Sabtu (05/Mei) bahwa lembaga Government Pension Investment Fund (sebuah lembaga yang mengatur aset pensiun publik senilai 81.9 trilyun yen) mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam saham-saham real-estate sebagai diversifikasi dari investasinya. Secara terpisah, surat kabar tersebut juga melaporkan pada hari Jum’at (04/Mei) bahwa tingkat penyewaan perkantoran di Tokyo mengalami peningkatan selama dua tahun berturut-turut mengindikasikan permintaan yang bagus terhadap gedung-gedung perkantoran. Penyewaan perkantoran di Osaka juga naik. Perusahaan properti nomor satu di Jepang, Mitsui Fudosan Co. Ltd. naik 5.7%. (reuters)
Tuesday, May 8, 2007
Market Japan
Posted by Russley Futures-Administrator


