Index blue chip Hong Kong ditutup melemah 0,4% pada hari Selasa setelah investor melepas saham-saham perbankan China sebagai antisipasi bahwa pemerintah negara tersebut akan kembali memberlakukan kebijakan yang ketat, namun kenaikan harga minyak mentah menyebabkan saham-saham perusahaan minyak menguat sehingga membatasi melemahnya bursa. Index saham perbankan China kembali turun, sehari setelah melemah tajam akibat kebijakan pemerintah China menaikkan suku bunga serta jumlah cadangan dana perbankan. Bank of China melemah 1% sementara Bank of Communications turun 2,1%. China Life, saham paling aktif ditransaksikan pada hari ini, melemah 1%.
Saham perusahaan minyak lepas pantai terkemuka, CNOOC Ltd., saham blue chip serta saham nomor dua paling aktif ditransaksikan, melambung 3% setelah harga minyak mentah brent bergerak stabil melampaui level $70/barel sebagai akibat dari pertikaian di Nigeria yang terus memicu kekhawatiran bahwa pasokan minyak akan kembali terganggu. PetroChina Co. Ltd. menguat 0,4%. Investor melepas saham-saham properti China yang menguat pada hari Senin, yang menguat akibat kebijakan pemerintah China dengan memperkenankan yuan ditransaksikan secara lebih fleksibel. Shimao Property Holdings Ltd. melemah 1,3% sementara Agile Property Holdings Ltd. merosot 3,4%.
Saham China Southern Airlines Co. Ltd. melambung 3,4%, pada awal sesi mencapai level tertinggi, akibat spekulasi bahwa saham tersebut diminati oleh investor berpengaruh. Saham melonjak setelah China Eastern Airlines Corp. Ltd., yang menguat pada hari Senin, mengalami penundaan transaksi pada hari Selasa karena spekulasi bahwa Singapore Airlines, dengan saham yang juga mengalami penghentian transaksi sementara, akan mengambil alih saham perusahaan penerbangan tersebut.
Index saham Hong Kong diprediksi akan dibuka menguat pada hari Rabu, seiring dengan menguatnya bursa saham Asia, saham Belle International Holdings Ltd. akan memulai debut transaksi setelah menerbitkan IPO US$1,1 miliar.


